24.5 C
Jember
Tuesday, 6 June 2023

Khanaya Neysha, Penyanyi Cilik Bondowoso Tembus AMI Awards

Khanaya Neysha mampu bangga atas pencapaiannya. Dua lagu yang dinyanyikan gadis cilik ini mampu menembus Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021. Namun, ketika mampu meraih prestasi, Khanaya justru tengah berduka akan kehilangan sosok guru favoritnya.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak banyak sosok penyanyi asli Bondowoso yang berhasil menembus Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021, yang merupakan rangkaian penghargaan musik Indonesia. Penghargaan bergengsi bagi musisi tanah air.

Sebagai penyanyi cilik debutan asal Bondowoso, Khanaya pun langsung mencuat namanya. Dua lagu yang dia nyanyikan masuk kategori yang sama. Yakni kategori duo/grup/kolaborasi anak-anak. Lagu pertama berjudul “Cerita Takkan Terganti”. Khanaya tak sendiri menyanyikan lagu tersebut. Dia bersama lima penyanyi cilik lainnya, yakni Jovan Josse, Keysha Putri, Ella Vinda, Dewi Martyna, dan Victoria Angela. Sedangkan di lagu keduanya, Khanaya berduet bersama Keysha Putri menyanyikan “Menghitung Bintang”.

Meskipun pada akhirnya Khanaya tak dinobatkan menjadi yang terbaik dalam kategori tersebut, namun raihannya masuk dalam kategori ajang sekelas AMI Awards sudah menjadi penghargaan tersendiri bagi dirinya. “Masuk dalam kategori saja sudah senang dan bangga. Apalagi pada ajang AMI Awards bersaing dengan penyanyi bagus lainnya,” ungkap penyanyi cilik yang kini duduk di bangku SMP ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Putri pertama dari dua bersaudara anak pasangan Devio Ayusfi Arisandy dan Linda Tri Aryani ini mengaku sangat terharu atas pencapaiannya itu. Sebab, ketika prestasi Khanaya sudah mulai terlihat, Khanaya justru dibayangi perasaan duka cita.

“Aku sedih ketika bisa masuk nominasi AMI Awards, justru guru menyanyi saya, Budi Ho, meninggal dunia sebelum itu. Jadi, prestasi bisa masuk kategori AMI Awards ini saya persembahkan untuk almarhum,” beber gadis berhijab ini.

Sebelum lagu Khanaya masuk AMI Awards, dia mengikuti kontes menyanyi di Jakarta. Ya, Khanaya merupakan jebolan dari ajang Arsha Mencari Soulmate Bernyanyi (AMSB) 2021. Dia berhasil menembus hingga 15 besar AMSB dan bersaing dengan sejumlah penyanyi dewasa yang sudah memiliki pengalaman mengikuti ajang pencarian bakat.

“Saat malam grand final, Khanaya sempat menangis karena beban. Akhirnya, saya coba komunikasikan dengan beberapa guru lainnya. Yakni belajar bernyanyi pakai hati, apalagi saat itu Khanaya harus membawakan tiga lagu dengan waktu latihan hanya sepekan,” jelas Linda, ibunda Khanaya.

Aliran musik Khanaya lebih condong ke pop alternative. Penggemar Tiara Idol ini akhirnya mampu mendapatkan vote terbanyak di Instagram. “Khanaya masuk dalam ajang AMSB juga berkat semua guru nyanyinya. Budi Ho menurut Khanaya masih ada di hati kecilnya dan berjasa,” imbuh Linda.

Setelah dari AMSB, Khanaya pun merilis single terbarunya bersama Keysha Putri. Duo penyanyi yang sedang merintis karirnya itu mengeluarkan lagu berjudul “Menghitung Bintang”. Bahkan duet mereka diiringi Budapest Scoring Orchestra, salah satu orkestra papan atas.

Sedangkan video klip lagu bertemakan persahabatan tersebut diambil di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen. Sekaligus mempromosikan sektor pariwisata Bondowoso. “Memang tantangan terberat duet dengan Keysha ya menyesuaikan dengan gaya dan vokalnya. Tapi, alhamdulillah kami berdua akhirnya bisa menjalaninya sama-sama,” kata Khanaya.

Gadis cilik kelahiran 19 Oktober 2008 ini mengaku masih ingin terus merintis karir tarik suaranya. Dia menambahkan bahwa kini target jangka pendek maupun panjangnya masih ditentukan oleh pihak manajemen label yang menaungi Khanaya. (c2/lin)

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak banyak sosok penyanyi asli Bondowoso yang berhasil menembus Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021, yang merupakan rangkaian penghargaan musik Indonesia. Penghargaan bergengsi bagi musisi tanah air.

Sebagai penyanyi cilik debutan asal Bondowoso, Khanaya pun langsung mencuat namanya. Dua lagu yang dia nyanyikan masuk kategori yang sama. Yakni kategori duo/grup/kolaborasi anak-anak. Lagu pertama berjudul “Cerita Takkan Terganti”. Khanaya tak sendiri menyanyikan lagu tersebut. Dia bersama lima penyanyi cilik lainnya, yakni Jovan Josse, Keysha Putri, Ella Vinda, Dewi Martyna, dan Victoria Angela. Sedangkan di lagu keduanya, Khanaya berduet bersama Keysha Putri menyanyikan “Menghitung Bintang”.

Meskipun pada akhirnya Khanaya tak dinobatkan menjadi yang terbaik dalam kategori tersebut, namun raihannya masuk dalam kategori ajang sekelas AMI Awards sudah menjadi penghargaan tersendiri bagi dirinya. “Masuk dalam kategori saja sudah senang dan bangga. Apalagi pada ajang AMI Awards bersaing dengan penyanyi bagus lainnya,” ungkap penyanyi cilik yang kini duduk di bangku SMP ini.

Putri pertama dari dua bersaudara anak pasangan Devio Ayusfi Arisandy dan Linda Tri Aryani ini mengaku sangat terharu atas pencapaiannya itu. Sebab, ketika prestasi Khanaya sudah mulai terlihat, Khanaya justru dibayangi perasaan duka cita.

“Aku sedih ketika bisa masuk nominasi AMI Awards, justru guru menyanyi saya, Budi Ho, meninggal dunia sebelum itu. Jadi, prestasi bisa masuk kategori AMI Awards ini saya persembahkan untuk almarhum,” beber gadis berhijab ini.

Sebelum lagu Khanaya masuk AMI Awards, dia mengikuti kontes menyanyi di Jakarta. Ya, Khanaya merupakan jebolan dari ajang Arsha Mencari Soulmate Bernyanyi (AMSB) 2021. Dia berhasil menembus hingga 15 besar AMSB dan bersaing dengan sejumlah penyanyi dewasa yang sudah memiliki pengalaman mengikuti ajang pencarian bakat.

“Saat malam grand final, Khanaya sempat menangis karena beban. Akhirnya, saya coba komunikasikan dengan beberapa guru lainnya. Yakni belajar bernyanyi pakai hati, apalagi saat itu Khanaya harus membawakan tiga lagu dengan waktu latihan hanya sepekan,” jelas Linda, ibunda Khanaya.

Aliran musik Khanaya lebih condong ke pop alternative. Penggemar Tiara Idol ini akhirnya mampu mendapatkan vote terbanyak di Instagram. “Khanaya masuk dalam ajang AMSB juga berkat semua guru nyanyinya. Budi Ho menurut Khanaya masih ada di hati kecilnya dan berjasa,” imbuh Linda.

Setelah dari AMSB, Khanaya pun merilis single terbarunya bersama Keysha Putri. Duo penyanyi yang sedang merintis karirnya itu mengeluarkan lagu berjudul “Menghitung Bintang”. Bahkan duet mereka diiringi Budapest Scoring Orchestra, salah satu orkestra papan atas.

Sedangkan video klip lagu bertemakan persahabatan tersebut diambil di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen. Sekaligus mempromosikan sektor pariwisata Bondowoso. “Memang tantangan terberat duet dengan Keysha ya menyesuaikan dengan gaya dan vokalnya. Tapi, alhamdulillah kami berdua akhirnya bisa menjalaninya sama-sama,” kata Khanaya.

Gadis cilik kelahiran 19 Oktober 2008 ini mengaku masih ingin terus merintis karir tarik suaranya. Dia menambahkan bahwa kini target jangka pendek maupun panjangnya masih ditentukan oleh pihak manajemen label yang menaungi Khanaya. (c2/lin)

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak banyak sosok penyanyi asli Bondowoso yang berhasil menembus Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2021, yang merupakan rangkaian penghargaan musik Indonesia. Penghargaan bergengsi bagi musisi tanah air.

Sebagai penyanyi cilik debutan asal Bondowoso, Khanaya pun langsung mencuat namanya. Dua lagu yang dia nyanyikan masuk kategori yang sama. Yakni kategori duo/grup/kolaborasi anak-anak. Lagu pertama berjudul “Cerita Takkan Terganti”. Khanaya tak sendiri menyanyikan lagu tersebut. Dia bersama lima penyanyi cilik lainnya, yakni Jovan Josse, Keysha Putri, Ella Vinda, Dewi Martyna, dan Victoria Angela. Sedangkan di lagu keduanya, Khanaya berduet bersama Keysha Putri menyanyikan “Menghitung Bintang”.

Meskipun pada akhirnya Khanaya tak dinobatkan menjadi yang terbaik dalam kategori tersebut, namun raihannya masuk dalam kategori ajang sekelas AMI Awards sudah menjadi penghargaan tersendiri bagi dirinya. “Masuk dalam kategori saja sudah senang dan bangga. Apalagi pada ajang AMI Awards bersaing dengan penyanyi bagus lainnya,” ungkap penyanyi cilik yang kini duduk di bangku SMP ini.

Putri pertama dari dua bersaudara anak pasangan Devio Ayusfi Arisandy dan Linda Tri Aryani ini mengaku sangat terharu atas pencapaiannya itu. Sebab, ketika prestasi Khanaya sudah mulai terlihat, Khanaya justru dibayangi perasaan duka cita.

“Aku sedih ketika bisa masuk nominasi AMI Awards, justru guru menyanyi saya, Budi Ho, meninggal dunia sebelum itu. Jadi, prestasi bisa masuk kategori AMI Awards ini saya persembahkan untuk almarhum,” beber gadis berhijab ini.

Sebelum lagu Khanaya masuk AMI Awards, dia mengikuti kontes menyanyi di Jakarta. Ya, Khanaya merupakan jebolan dari ajang Arsha Mencari Soulmate Bernyanyi (AMSB) 2021. Dia berhasil menembus hingga 15 besar AMSB dan bersaing dengan sejumlah penyanyi dewasa yang sudah memiliki pengalaman mengikuti ajang pencarian bakat.

“Saat malam grand final, Khanaya sempat menangis karena beban. Akhirnya, saya coba komunikasikan dengan beberapa guru lainnya. Yakni belajar bernyanyi pakai hati, apalagi saat itu Khanaya harus membawakan tiga lagu dengan waktu latihan hanya sepekan,” jelas Linda, ibunda Khanaya.

Aliran musik Khanaya lebih condong ke pop alternative. Penggemar Tiara Idol ini akhirnya mampu mendapatkan vote terbanyak di Instagram. “Khanaya masuk dalam ajang AMSB juga berkat semua guru nyanyinya. Budi Ho menurut Khanaya masih ada di hati kecilnya dan berjasa,” imbuh Linda.

Setelah dari AMSB, Khanaya pun merilis single terbarunya bersama Keysha Putri. Duo penyanyi yang sedang merintis karirnya itu mengeluarkan lagu berjudul “Menghitung Bintang”. Bahkan duet mereka diiringi Budapest Scoring Orchestra, salah satu orkestra papan atas.

Sedangkan video klip lagu bertemakan persahabatan tersebut diambil di Kawah Wurung, Kecamatan Ijen. Sekaligus mempromosikan sektor pariwisata Bondowoso. “Memang tantangan terberat duet dengan Keysha ya menyesuaikan dengan gaya dan vokalnya. Tapi, alhamdulillah kami berdua akhirnya bisa menjalaninya sama-sama,” kata Khanaya.

Gadis cilik kelahiran 19 Oktober 2008 ini mengaku masih ingin terus merintis karir tarik suaranya. Dia menambahkan bahwa kini target jangka pendek maupun panjangnya masih ditentukan oleh pihak manajemen label yang menaungi Khanaya. (c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca