alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Tahap Awal Penilaian Ijen Geopark Oleh UNESCO

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penilaian terhadap Ijen Geopark terus berproses. Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah Virtual Advice Ceremiton (VAM). Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso Arif Setyo Rahardjo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Arif, VAM merupakan kegiatan penilaian awal sebelum dilakukan penilaian asesor perwakilan dari UNESCO nantinya. “Jadi, kegiatan VAM ini adalah tim yang sudah ditunjuk oleh asesor melakukan penilaian awal. Guna mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki sebelum dilakukan asesmen nantinya,” ujarnya.

Penilaian tersebut meliputi sejumlah item. Sebab, sebelumnya tim Kementerian ESDM dari Badan Geologi yang beberapa waktu lalu mengunjungi wilayah Ijen Geopark di Banyuwangi dan Bondowoso, yakni Hanang Samodra. Tepatnya tanggal 27 dan 28 April.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Apakah rekomendasi yang diberikan April lalu ketika berkunjung ke Bondowoso sudah dilakukan apa belum. Seperti kondisi sarana dan prasarananya, pemberdayaan masyarakat, produknya, hingga kerja sama dengan stakeholder terkait sudah dilakukan apa belum,” jelas Arif.

Dia menambahkan, inti dari VAM tersebut untuk mencari informasi faktual terkait progres atau perkembangan terakhir Ijen Geopark yang ada di wilayah Bondowoso. “Untuk kemudian dilaporkan secara virtual kepada dua orang, yakni Martini dan Hanang Samodra yang ditunjuk UNESCO untuk melakukan pendampingan Ijen Geopark di Bondowoso serta Banyuwangi,” lanjut Arif.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penilaian terhadap Ijen Geopark terus berproses. Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah Virtual Advice Ceremiton (VAM). Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso Arif Setyo Rahardjo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Arif, VAM merupakan kegiatan penilaian awal sebelum dilakukan penilaian asesor perwakilan dari UNESCO nantinya. “Jadi, kegiatan VAM ini adalah tim yang sudah ditunjuk oleh asesor melakukan penilaian awal. Guna mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki sebelum dilakukan asesmen nantinya,” ujarnya.

Penilaian tersebut meliputi sejumlah item. Sebab, sebelumnya tim Kementerian ESDM dari Badan Geologi yang beberapa waktu lalu mengunjungi wilayah Ijen Geopark di Banyuwangi dan Bondowoso, yakni Hanang Samodra. Tepatnya tanggal 27 dan 28 April.

“Apakah rekomendasi yang diberikan April lalu ketika berkunjung ke Bondowoso sudah dilakukan apa belum. Seperti kondisi sarana dan prasarananya, pemberdayaan masyarakat, produknya, hingga kerja sama dengan stakeholder terkait sudah dilakukan apa belum,” jelas Arif.

Dia menambahkan, inti dari VAM tersebut untuk mencari informasi faktual terkait progres atau perkembangan terakhir Ijen Geopark yang ada di wilayah Bondowoso. “Untuk kemudian dilaporkan secara virtual kepada dua orang, yakni Martini dan Hanang Samodra yang ditunjuk UNESCO untuk melakukan pendampingan Ijen Geopark di Bondowoso serta Banyuwangi,” lanjut Arif.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Penilaian terhadap Ijen Geopark terus berproses. Saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah Virtual Advice Ceremiton (VAM). Hal itu dikonfirmasi oleh Ketua Pengurus Harian Ijen Geopark (PHIG) Bondowoso Arif Setyo Rahardjo kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Arif, VAM merupakan kegiatan penilaian awal sebelum dilakukan penilaian asesor perwakilan dari UNESCO nantinya. “Jadi, kegiatan VAM ini adalah tim yang sudah ditunjuk oleh asesor melakukan penilaian awal. Guna mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki sebelum dilakukan asesmen nantinya,” ujarnya.

Penilaian tersebut meliputi sejumlah item. Sebab, sebelumnya tim Kementerian ESDM dari Badan Geologi yang beberapa waktu lalu mengunjungi wilayah Ijen Geopark di Banyuwangi dan Bondowoso, yakni Hanang Samodra. Tepatnya tanggal 27 dan 28 April.

“Apakah rekomendasi yang diberikan April lalu ketika berkunjung ke Bondowoso sudah dilakukan apa belum. Seperti kondisi sarana dan prasarananya, pemberdayaan masyarakat, produknya, hingga kerja sama dengan stakeholder terkait sudah dilakukan apa belum,” jelas Arif.

Dia menambahkan, inti dari VAM tersebut untuk mencari informasi faktual terkait progres atau perkembangan terakhir Ijen Geopark yang ada di wilayah Bondowoso. “Untuk kemudian dilaporkan secara virtual kepada dua orang, yakni Martini dan Hanang Samodra yang ditunjuk UNESCO untuk melakukan pendampingan Ijen Geopark di Bondowoso serta Banyuwangi,” lanjut Arif.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/