alexametrics
23.2 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Tiga Tahun Gaji Karyawan PT Indah Plywood Dipotong sampai Rp 500 Ribu

Mobile_AP_Rectangle 1

TENGGARANG, Radar Ijen – Gaji buruh pabrik PT Indah Plywood Bondowoso dalam dua tahun terakhir sering dipangkas. Tak hanya dipangkas, beberapa bulan terakhir ini mereka tidak  menerima gaji sama sekali. Persoalan tersebut membuat para buruh menggugat. Mereka menggelar aksi di tiga titik. Di pabrik plywood (triplek), kantor pemerintah kabupaten (Pemkab), dan Kantor DPRD Bondowoso.

BACA JUGA : Ratusan Atlet Magetan Siap Perbaiki Peringkat Porprov

Ari Febrianto, salah satu pekerja menuturkan, tindakan yang dilakukan pihak perusahaan tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, para pekerja di perusahaan yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu beberapa bulan tidak menerima gaji dalam dalam tiga tahun terakhir. Mirisnya lagi, pada Juni 2021, terdapat pemotongan gaji. “Mediasi dan rapat sudah, tapi belum ada titik temu,” terangnya saat diwawancara oleh wartawan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (13/6).

Mobile_AP_Rectangle 2

Para pekerja makin kecewa. Sebab, pihak perusahaan sudah mengkonfirmasi dan akan menghadiri saat aksi. Namun, pihak perusahaan tidak merapatkan diri pada aksi yang digelar. “Hari ini dari pihak PT Indah Plywood akan menghadiri. Tapi nyatanya tidak datang. Di pabrik dan pemkab tidak hadir. Yang hadir dari pihak ketenagakerjaan,” ucapnya.

- Advertisement -

TENGGARANG, Radar Ijen – Gaji buruh pabrik PT Indah Plywood Bondowoso dalam dua tahun terakhir sering dipangkas. Tak hanya dipangkas, beberapa bulan terakhir ini mereka tidak  menerima gaji sama sekali. Persoalan tersebut membuat para buruh menggugat. Mereka menggelar aksi di tiga titik. Di pabrik plywood (triplek), kantor pemerintah kabupaten (Pemkab), dan Kantor DPRD Bondowoso.

BACA JUGA : Ratusan Atlet Magetan Siap Perbaiki Peringkat Porprov

Ari Febrianto, salah satu pekerja menuturkan, tindakan yang dilakukan pihak perusahaan tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, para pekerja di perusahaan yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu beberapa bulan tidak menerima gaji dalam dalam tiga tahun terakhir. Mirisnya lagi, pada Juni 2021, terdapat pemotongan gaji. “Mediasi dan rapat sudah, tapi belum ada titik temu,” terangnya saat diwawancara oleh wartawan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (13/6).

Para pekerja makin kecewa. Sebab, pihak perusahaan sudah mengkonfirmasi dan akan menghadiri saat aksi. Namun, pihak perusahaan tidak merapatkan diri pada aksi yang digelar. “Hari ini dari pihak PT Indah Plywood akan menghadiri. Tapi nyatanya tidak datang. Di pabrik dan pemkab tidak hadir. Yang hadir dari pihak ketenagakerjaan,” ucapnya.

TENGGARANG, Radar Ijen – Gaji buruh pabrik PT Indah Plywood Bondowoso dalam dua tahun terakhir sering dipangkas. Tak hanya dipangkas, beberapa bulan terakhir ini mereka tidak  menerima gaji sama sekali. Persoalan tersebut membuat para buruh menggugat. Mereka menggelar aksi di tiga titik. Di pabrik plywood (triplek), kantor pemerintah kabupaten (Pemkab), dan Kantor DPRD Bondowoso.

BACA JUGA : Ratusan Atlet Magetan Siap Perbaiki Peringkat Porprov

Ari Febrianto, salah satu pekerja menuturkan, tindakan yang dilakukan pihak perusahaan tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, para pekerja di perusahaan yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu beberapa bulan tidak menerima gaji dalam dalam tiga tahun terakhir. Mirisnya lagi, pada Juni 2021, terdapat pemotongan gaji. “Mediasi dan rapat sudah, tapi belum ada titik temu,” terangnya saat diwawancara oleh wartawan Jawa Pos Radar Ijen, kemarin, (13/6).

Para pekerja makin kecewa. Sebab, pihak perusahaan sudah mengkonfirmasi dan akan menghadiri saat aksi. Namun, pihak perusahaan tidak merapatkan diri pada aksi yang digelar. “Hari ini dari pihak PT Indah Plywood akan menghadiri. Tapi nyatanya tidak datang. Di pabrik dan pemkab tidak hadir. Yang hadir dari pihak ketenagakerjaan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/