alexametrics
23.5 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ada Rindu Si Dilan di Curahdami

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketika teringat kata “Dilan”, maka yang terlintas di benak kita adalah judul sebuah film anak muda yang sempat trending, beberapa waktu lalu. Tapi, Rindu Si Dilan di Curahdami ini ternyata bukan sebuah film, melainkan sebuah inovasi dalam bidang kesehatan yang diperuntukkan para lansia di desa atau kelurahan di Curahdami.

Rindu Si Dilan merupakan akronim dari Program Terpadu dan Deteksi Dini Lansia. Program ini masih baru. Saat ini sudah dijalankan di beberapa titik.

Kepala Puskesmas Curahdami dr Umi Fadillah menerangkan, pemeriksaan terpadu kepada masyarakat di wilayah Puskesmas Curahdami. Pemeriksaan tersebut meliputi screening kadar gula, asam urat, kolesterol, dan pengkajian mental. Hal itu bertujuan untuk mendeteksi masalah-masalah dini yang biasa dialami oleh para lansia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Disampaikan, sebelumnya di wilayahnya sudah ada posyandu lansia. Sifat dari posyandu tersebut untuk melakukan screening kepada mereka. Ketika didapati masalah pada lansia, lantas ditangani. “Kalau sudah ditemukan, maka kami harus melakukan intervensi. Sifatnya men-support tenaga kesehatan ponkesdes,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketika teringat kata “Dilan”, maka yang terlintas di benak kita adalah judul sebuah film anak muda yang sempat trending, beberapa waktu lalu. Tapi, Rindu Si Dilan di Curahdami ini ternyata bukan sebuah film, melainkan sebuah inovasi dalam bidang kesehatan yang diperuntukkan para lansia di desa atau kelurahan di Curahdami.

Rindu Si Dilan merupakan akronim dari Program Terpadu dan Deteksi Dini Lansia. Program ini masih baru. Saat ini sudah dijalankan di beberapa titik.

Kepala Puskesmas Curahdami dr Umi Fadillah menerangkan, pemeriksaan terpadu kepada masyarakat di wilayah Puskesmas Curahdami. Pemeriksaan tersebut meliputi screening kadar gula, asam urat, kolesterol, dan pengkajian mental. Hal itu bertujuan untuk mendeteksi masalah-masalah dini yang biasa dialami oleh para lansia.

Disampaikan, sebelumnya di wilayahnya sudah ada posyandu lansia. Sifat dari posyandu tersebut untuk melakukan screening kepada mereka. Ketika didapati masalah pada lansia, lantas ditangani. “Kalau sudah ditemukan, maka kami harus melakukan intervensi. Sifatnya men-support tenaga kesehatan ponkesdes,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ketika teringat kata “Dilan”, maka yang terlintas di benak kita adalah judul sebuah film anak muda yang sempat trending, beberapa waktu lalu. Tapi, Rindu Si Dilan di Curahdami ini ternyata bukan sebuah film, melainkan sebuah inovasi dalam bidang kesehatan yang diperuntukkan para lansia di desa atau kelurahan di Curahdami.

Rindu Si Dilan merupakan akronim dari Program Terpadu dan Deteksi Dini Lansia. Program ini masih baru. Saat ini sudah dijalankan di beberapa titik.

Kepala Puskesmas Curahdami dr Umi Fadillah menerangkan, pemeriksaan terpadu kepada masyarakat di wilayah Puskesmas Curahdami. Pemeriksaan tersebut meliputi screening kadar gula, asam urat, kolesterol, dan pengkajian mental. Hal itu bertujuan untuk mendeteksi masalah-masalah dini yang biasa dialami oleh para lansia.

Disampaikan, sebelumnya di wilayahnya sudah ada posyandu lansia. Sifat dari posyandu tersebut untuk melakukan screening kepada mereka. Ketika didapati masalah pada lansia, lantas ditangani. “Kalau sudah ditemukan, maka kami harus melakukan intervensi. Sifatnya men-support tenaga kesehatan ponkesdes,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/