alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Harga LPG Melon Tembus Rp 30.000

Mobile_AP_Rectangle 1

Sholikhul Huda/Radar Ijen

RADARJEMBER.ID: Jelang Lebaran, tidak hanya bahan makanan saja yang mahal. Gas LPG 3 kg (gas melon) yang di subsidi pemerintah, ikut-ikut naik. Bahkan naiknya edan-edanan.
Kenaikan gas LPG terjadi di sejumlah daerah. Dan kenaikannya beragam. Seperti di Kecamatan Tlogosari, Bondowoso, gas LPG yang biasanya hanya Rp 18 ribu, dijual Rp 30 ribu. “Tadi pagi (kemarin pagi) saya beli masih Rp 22 ribu, siangan dikit sudah Rp 30 ribu,” terang Abdul Yazid, warga Tlogosari.

Yang dia sayangkan, gas itu disubsidi pemerintah. Masyarakat kecil yang membutuhkan justru tidak bisa menikmati gas bersubsidi tersebut. Pihaknya berharap ada penanganan khusus dari pemerintah. “Katanya penyebabnya langka, namun ini terjadi hampir setiap tahun saat lebaran pasti harga naik,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pantauan Radarjember.id, tidak hanya di Kecamatan Tlogosari, di Kecamatan Sumberwringin, Curahdami dan berbagai daerah di Bondowoso, juga sama. Gas LPG melon 3 kg, mengalami kenaikan cukup tinggi.

- Advertisement -

Sholikhul Huda/Radar Ijen

RADARJEMBER.ID: Jelang Lebaran, tidak hanya bahan makanan saja yang mahal. Gas LPG 3 kg (gas melon) yang di subsidi pemerintah, ikut-ikut naik. Bahkan naiknya edan-edanan.
Kenaikan gas LPG terjadi di sejumlah daerah. Dan kenaikannya beragam. Seperti di Kecamatan Tlogosari, Bondowoso, gas LPG yang biasanya hanya Rp 18 ribu, dijual Rp 30 ribu. “Tadi pagi (kemarin pagi) saya beli masih Rp 22 ribu, siangan dikit sudah Rp 30 ribu,” terang Abdul Yazid, warga Tlogosari.

Yang dia sayangkan, gas itu disubsidi pemerintah. Masyarakat kecil yang membutuhkan justru tidak bisa menikmati gas bersubsidi tersebut. Pihaknya berharap ada penanganan khusus dari pemerintah. “Katanya penyebabnya langka, namun ini terjadi hampir setiap tahun saat lebaran pasti harga naik,” ujarnya.

Pantauan Radarjember.id, tidak hanya di Kecamatan Tlogosari, di Kecamatan Sumberwringin, Curahdami dan berbagai daerah di Bondowoso, juga sama. Gas LPG melon 3 kg, mengalami kenaikan cukup tinggi.

Sholikhul Huda/Radar Ijen

RADARJEMBER.ID: Jelang Lebaran, tidak hanya bahan makanan saja yang mahal. Gas LPG 3 kg (gas melon) yang di subsidi pemerintah, ikut-ikut naik. Bahkan naiknya edan-edanan.
Kenaikan gas LPG terjadi di sejumlah daerah. Dan kenaikannya beragam. Seperti di Kecamatan Tlogosari, Bondowoso, gas LPG yang biasanya hanya Rp 18 ribu, dijual Rp 30 ribu. “Tadi pagi (kemarin pagi) saya beli masih Rp 22 ribu, siangan dikit sudah Rp 30 ribu,” terang Abdul Yazid, warga Tlogosari.

Yang dia sayangkan, gas itu disubsidi pemerintah. Masyarakat kecil yang membutuhkan justru tidak bisa menikmati gas bersubsidi tersebut. Pihaknya berharap ada penanganan khusus dari pemerintah. “Katanya penyebabnya langka, namun ini terjadi hampir setiap tahun saat lebaran pasti harga naik,” ujarnya.

Pantauan Radarjember.id, tidak hanya di Kecamatan Tlogosari, di Kecamatan Sumberwringin, Curahdami dan berbagai daerah di Bondowoso, juga sama. Gas LPG melon 3 kg, mengalami kenaikan cukup tinggi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/