alexametrics
27.6 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Berharap Pasar Hewan Tak Ditutup

Hewan Luar Daerah Dilarang Masuk

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Totok Haryanto mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan apakah pasar hewan itu ditutup atau tidak. Sebab, masih melihat situasi dan kondisinya. Apalagi saat ini kondisi di Bondowoso masih aman. “Kalaupun nanti ada satu atau dua sapi yang terpapar PMK, masih akan dipertimbangkan untuk soal penutupan pasar,” paparnya.

Dia menjelaskan, pasar hewan di Bondowoso sudah disediakan tim pemeriksa. Meski Bondowoso masih aman, bukan berarti lengah. Antisipasi tetap akan dilakukan. Penjagaan dilakukan secara ketat terhadap sapi yang datang dari luar. Meski bukan dari wilayah yang terpapar PMK.

Kabid Keswan, Kesmavet, P2HP, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso drh Cendy Herdiawan menjelaskan, sampai kemarin belum ada kasus sapi atau hewan ternak lainnya yang terkena PMK. Namun, kata dia, sejumlah cara dilakukan agar hewan ternak dari Bondowoso tidak terpapar penyakit tersebut, mengingat daerah lain di Jatim sudah ada yang terpapar. “Sementara ini melakukan pengetatan hewan ternak dari luar daerah masuk ke Bondowoso. Juga mengimbau masyarakat dan peternak Bondowoso agar menghindari transaksi hewan ternak dari daerah yang sudah tercatat PMK,” ucapnya. (mg5/c2/dwi)

Mobile_AP_Rectangle 2

 

- Advertisement -

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Totok Haryanto mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan apakah pasar hewan itu ditutup atau tidak. Sebab, masih melihat situasi dan kondisinya. Apalagi saat ini kondisi di Bondowoso masih aman. “Kalaupun nanti ada satu atau dua sapi yang terpapar PMK, masih akan dipertimbangkan untuk soal penutupan pasar,” paparnya.

Dia menjelaskan, pasar hewan di Bondowoso sudah disediakan tim pemeriksa. Meski Bondowoso masih aman, bukan berarti lengah. Antisipasi tetap akan dilakukan. Penjagaan dilakukan secara ketat terhadap sapi yang datang dari luar. Meski bukan dari wilayah yang terpapar PMK.

Kabid Keswan, Kesmavet, P2HP, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso drh Cendy Herdiawan menjelaskan, sampai kemarin belum ada kasus sapi atau hewan ternak lainnya yang terkena PMK. Namun, kata dia, sejumlah cara dilakukan agar hewan ternak dari Bondowoso tidak terpapar penyakit tersebut, mengingat daerah lain di Jatim sudah ada yang terpapar. “Sementara ini melakukan pengetatan hewan ternak dari luar daerah masuk ke Bondowoso. Juga mengimbau masyarakat dan peternak Bondowoso agar menghindari transaksi hewan ternak dari daerah yang sudah tercatat PMK,” ucapnya. (mg5/c2/dwi)

 

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Totok Haryanto mengatakan, pihaknya belum bisa menentukan apakah pasar hewan itu ditutup atau tidak. Sebab, masih melihat situasi dan kondisinya. Apalagi saat ini kondisi di Bondowoso masih aman. “Kalaupun nanti ada satu atau dua sapi yang terpapar PMK, masih akan dipertimbangkan untuk soal penutupan pasar,” paparnya.

Dia menjelaskan, pasar hewan di Bondowoso sudah disediakan tim pemeriksa. Meski Bondowoso masih aman, bukan berarti lengah. Antisipasi tetap akan dilakukan. Penjagaan dilakukan secara ketat terhadap sapi yang datang dari luar. Meski bukan dari wilayah yang terpapar PMK.

Kabid Keswan, Kesmavet, P2HP, Dinas Peternakan dan Perikanan Bondowoso drh Cendy Herdiawan menjelaskan, sampai kemarin belum ada kasus sapi atau hewan ternak lainnya yang terkena PMK. Namun, kata dia, sejumlah cara dilakukan agar hewan ternak dari Bondowoso tidak terpapar penyakit tersebut, mengingat daerah lain di Jatim sudah ada yang terpapar. “Sementara ini melakukan pengetatan hewan ternak dari luar daerah masuk ke Bondowoso. Juga mengimbau masyarakat dan peternak Bondowoso agar menghindari transaksi hewan ternak dari daerah yang sudah tercatat PMK,” ucapnya. (mg5/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/