alexametrics
22.7 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Adakan Simulasi Pemberian Vaksin

Puluhan Fasyankes Dapat Pemahaman Pelaksanaan Vaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin. Bahkan bersama pejabat dan artis. Berikutnya, giliran masyarakat luas. Termasuk masyarakat Bondowoso. Tetapi, vaksin itu belum tiba. Namun, persiapan penyuntikan vaksin sudah dilakukan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19 kepada 30 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Puskesmas Tamanan, Selasa (12/1). Simulasi itu agar fasyankes lebih memahami sistem pelaksanaan pemberian vaksin. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pascapemberian.

Tuhu Suryono, Kepala Seksi (Kasi) Surveillance dan Imunisasi Dinkes Bondowoso menjelaskan, petugas medis adalah orang pertama yang divaksin. Di Bondowoso, terdapat 3.550 petugas yang bekerja di sarana kesehatan seperti medis paramedis maupun penunjangnya. “Pokoknya yang bekerja di lingkungan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mengenai sasaran pemberian vaksin, Tuhu menerangkan, Dinas Kesehatan memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebatas melayani sasaran yang sudah dientri oleh pusat. “Jadi, untuk sasaran top down. Kami nanti melayani yang sudah tercatat di pusat. Termasuk logistik, didistribusikan sesuai sasaran tersebut,” tambahnya.

Sayangnya, hingga saat ini sasaran tersebut belum bisa diakses karena aplikasi Peduli Lindungi milik TNI-Polri belum bisa dibuka untuk mengisi data. Mengenai sasaran vaksin di sektor pemerintahan, Tuhu memastikan sudah siap. Namun, mengenai sasaran dan waktu pelaksanaannya dia mengaku belum mengetahui secara detail.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin. Bahkan bersama pejabat dan artis. Berikutnya, giliran masyarakat luas. Termasuk masyarakat Bondowoso. Tetapi, vaksin itu belum tiba. Namun, persiapan penyuntikan vaksin sudah dilakukan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19 kepada 30 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Puskesmas Tamanan, Selasa (12/1). Simulasi itu agar fasyankes lebih memahami sistem pelaksanaan pemberian vaksin. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pascapemberian.

Tuhu Suryono, Kepala Seksi (Kasi) Surveillance dan Imunisasi Dinkes Bondowoso menjelaskan, petugas medis adalah orang pertama yang divaksin. Di Bondowoso, terdapat 3.550 petugas yang bekerja di sarana kesehatan seperti medis paramedis maupun penunjangnya. “Pokoknya yang bekerja di lingkungan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Mengenai sasaran pemberian vaksin, Tuhu menerangkan, Dinas Kesehatan memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebatas melayani sasaran yang sudah dientri oleh pusat. “Jadi, untuk sasaran top down. Kami nanti melayani yang sudah tercatat di pusat. Termasuk logistik, didistribusikan sesuai sasaran tersebut,” tambahnya.

Sayangnya, hingga saat ini sasaran tersebut belum bisa diakses karena aplikasi Peduli Lindungi milik TNI-Polri belum bisa dibuka untuk mengisi data. Mengenai sasaran vaksin di sektor pemerintahan, Tuhu memastikan sudah siap. Namun, mengenai sasaran dan waktu pelaksanaannya dia mengaku belum mengetahui secara detail.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Presiden Joko Widodo telah disuntik vaksin. Bahkan bersama pejabat dan artis. Berikutnya, giliran masyarakat luas. Termasuk masyarakat Bondowoso. Tetapi, vaksin itu belum tiba. Namun, persiapan penyuntikan vaksin sudah dilakukan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19 kepada 30 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Puskesmas Tamanan, Selasa (12/1). Simulasi itu agar fasyankes lebih memahami sistem pelaksanaan pemberian vaksin. Mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pascapemberian.

Tuhu Suryono, Kepala Seksi (Kasi) Surveillance dan Imunisasi Dinkes Bondowoso menjelaskan, petugas medis adalah orang pertama yang divaksin. Di Bondowoso, terdapat 3.550 petugas yang bekerja di sarana kesehatan seperti medis paramedis maupun penunjangnya. “Pokoknya yang bekerja di lingkungan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Mengenai sasaran pemberian vaksin, Tuhu menerangkan, Dinas Kesehatan memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebatas melayani sasaran yang sudah dientri oleh pusat. “Jadi, untuk sasaran top down. Kami nanti melayani yang sudah tercatat di pusat. Termasuk logistik, didistribusikan sesuai sasaran tersebut,” tambahnya.

Sayangnya, hingga saat ini sasaran tersebut belum bisa diakses karena aplikasi Peduli Lindungi milik TNI-Polri belum bisa dibuka untuk mengisi data. Mengenai sasaran vaksin di sektor pemerintahan, Tuhu memastikan sudah siap. Namun, mengenai sasaran dan waktu pelaksanaannya dia mengaku belum mengetahui secara detail.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/