alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Kapasitas Lapas Kelas II B Bondowoso Mulai Normal

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kapasitas Lapas Kelas II B Bondowoso mulai berangsur-angsur normal. Beberapa bulan lalu, para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di hotel prodeo tersebut pernah mencapai 300 orang lebih.

Jumlah tersebut melebihi ambang batas kapasitas normal lapas Bondowoso yang hanya di angka 250 kapasitas orang. Namun, kini kapasitas lapas yang memiliki sejarah terkait Gerbong Maut itu mulai normal. “Jumlah kapasitas per hari sekarang (kemarin, Red) hanya kelebihan satu orang saja. Kapasitasnya 250 orang, sedangkan hari ini 251 saja,” ujar Sarwito, Kepala Lapas (Kalapas) Bondowoso.

Sebanyak 251 WBP tersebut tak lepas dari sejumlah narapidana yang mendapat asimilasi di masa pandemi. Sebab, asimilasi tersebut memang sudah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Banyak yang mendapatkan asimilasi di rumah, CB, dan PB. Sementara itu, tahanan baru dari pihak kepolisian atau kejaksaan juga landai-landai saja,” imbuhnya. Kapasitas normal tersebut menurutnya sudah berjalan beberapa bulan. “Sudah cukup lama kapasitas lapas di angka 250-an orang. Kisaran dua sampai tiga bulan terakhir ini,” lanjut pria yang juga menjadi Plt Kalapas Jember ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kapasitas Lapas Kelas II B Bondowoso mulai berangsur-angsur normal. Beberapa bulan lalu, para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di hotel prodeo tersebut pernah mencapai 300 orang lebih.

Jumlah tersebut melebihi ambang batas kapasitas normal lapas Bondowoso yang hanya di angka 250 kapasitas orang. Namun, kini kapasitas lapas yang memiliki sejarah terkait Gerbong Maut itu mulai normal. “Jumlah kapasitas per hari sekarang (kemarin, Red) hanya kelebihan satu orang saja. Kapasitasnya 250 orang, sedangkan hari ini 251 saja,” ujar Sarwito, Kepala Lapas (Kalapas) Bondowoso.

Sebanyak 251 WBP tersebut tak lepas dari sejumlah narapidana yang mendapat asimilasi di masa pandemi. Sebab, asimilasi tersebut memang sudah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

“Banyak yang mendapatkan asimilasi di rumah, CB, dan PB. Sementara itu, tahanan baru dari pihak kepolisian atau kejaksaan juga landai-landai saja,” imbuhnya. Kapasitas normal tersebut menurutnya sudah berjalan beberapa bulan. “Sudah cukup lama kapasitas lapas di angka 250-an orang. Kisaran dua sampai tiga bulan terakhir ini,” lanjut pria yang juga menjadi Plt Kalapas Jember ini.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kapasitas Lapas Kelas II B Bondowoso mulai berangsur-angsur normal. Beberapa bulan lalu, para warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berada di hotel prodeo tersebut pernah mencapai 300 orang lebih.

Jumlah tersebut melebihi ambang batas kapasitas normal lapas Bondowoso yang hanya di angka 250 kapasitas orang. Namun, kini kapasitas lapas yang memiliki sejarah terkait Gerbong Maut itu mulai normal. “Jumlah kapasitas per hari sekarang (kemarin, Red) hanya kelebihan satu orang saja. Kapasitasnya 250 orang, sedangkan hari ini 251 saja,” ujar Sarwito, Kepala Lapas (Kalapas) Bondowoso.

Sebanyak 251 WBP tersebut tak lepas dari sejumlah narapidana yang mendapat asimilasi di masa pandemi. Sebab, asimilasi tersebut memang sudah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam masa pandemi seperti sekarang ini.

“Banyak yang mendapatkan asimilasi di rumah, CB, dan PB. Sementara itu, tahanan baru dari pihak kepolisian atau kejaksaan juga landai-landai saja,” imbuhnya. Kapasitas normal tersebut menurutnya sudah berjalan beberapa bulan. “Sudah cukup lama kapasitas lapas di angka 250-an orang. Kisaran dua sampai tiga bulan terakhir ini,” lanjut pria yang juga menjadi Plt Kalapas Jember ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/