alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tidak Semua Desa Bisa Dijadikan Desa Budaya

Giliran Sukosari Kidul Akan Dicanangkan sebagai Desa Budaya

Mobile_AP_Rectangle 1

SUKOSARI KIDUL, Radar Ijen – Adanya desa budaya tentu akan sangat dibutuhkan untuk melestarikan budaya yang ada dalam desa tersebut. Walaupun demikian, tidak semua desa bisa mendapat status tersebut. Sebab, masih terdapat beberapa kategori dan proses yang harus dilalui, sehingga tidak sekadar launching.

Gede Budiawan, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso mengatakan, sudah ada empat desa yang dicanangkan sebagai desa budaya. Di antaranya Desa Blimbing, Kecamatan Klabang; Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee; Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin; serta Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan. “Tahun ini kami menambah di Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberwringin,” katanya.

Desa tersebut dicanangkan, menurut Budi, karena telah memiliki kriteria yang dibutuhkan. Di antaranya tradisi dan kebudayaan yang masih rutin dilakukan hingga saat ini. Seperti macapat, karawitan, hadrah, dan lainnya. Oleh sebab itu, berdasarkan survei yang dilakukan beberapa bulan lalu, Sukosari Kidul dianggap layak untuk dicanangkan sebagai desa budaya pada 21 Juni mendatang.

- Advertisement -

SUKOSARI KIDUL, Radar Ijen – Adanya desa budaya tentu akan sangat dibutuhkan untuk melestarikan budaya yang ada dalam desa tersebut. Walaupun demikian, tidak semua desa bisa mendapat status tersebut. Sebab, masih terdapat beberapa kategori dan proses yang harus dilalui, sehingga tidak sekadar launching.

Gede Budiawan, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso mengatakan, sudah ada empat desa yang dicanangkan sebagai desa budaya. Di antaranya Desa Blimbing, Kecamatan Klabang; Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee; Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin; serta Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan. “Tahun ini kami menambah di Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberwringin,” katanya.

Desa tersebut dicanangkan, menurut Budi, karena telah memiliki kriteria yang dibutuhkan. Di antaranya tradisi dan kebudayaan yang masih rutin dilakukan hingga saat ini. Seperti macapat, karawitan, hadrah, dan lainnya. Oleh sebab itu, berdasarkan survei yang dilakukan beberapa bulan lalu, Sukosari Kidul dianggap layak untuk dicanangkan sebagai desa budaya pada 21 Juni mendatang.

SUKOSARI KIDUL, Radar Ijen – Adanya desa budaya tentu akan sangat dibutuhkan untuk melestarikan budaya yang ada dalam desa tersebut. Walaupun demikian, tidak semua desa bisa mendapat status tersebut. Sebab, masih terdapat beberapa kategori dan proses yang harus dilalui, sehingga tidak sekadar launching.

Gede Budiawan, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso mengatakan, sudah ada empat desa yang dicanangkan sebagai desa budaya. Di antaranya Desa Blimbing, Kecamatan Klabang; Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cermee; Desa Banyuputih, Kecamatan Wringin; serta Desa Prajekan Lor, Kecamatan Prajekan. “Tahun ini kami menambah di Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberwringin,” katanya.

Desa tersebut dicanangkan, menurut Budi, karena telah memiliki kriteria yang dibutuhkan. Di antaranya tradisi dan kebudayaan yang masih rutin dilakukan hingga saat ini. Seperti macapat, karawitan, hadrah, dan lainnya. Oleh sebab itu, berdasarkan survei yang dilakukan beberapa bulan lalu, Sukosari Kidul dianggap layak untuk dicanangkan sebagai desa budaya pada 21 Juni mendatang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/