alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Tim Sepak Bola Bondowoso Bermain Imbang atas Kabupaten Pamekasan

di Pra-Porprov Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

Tim dari Bondowoso sebenarnya sudah berhasil unggul lebih dulu, dengan skor 2-0 dari Pamekasan. Masing-masing dicetak oleh Chandra pada menit 14 babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Kemudian, pada menit 56 babak kedua, Andre berhasil melesatkan tendangan ke arah gawang dan berhasil menjadi gol tambahan.

Tapi, ternyata keunggulan Tim Bondowoso tidak dapat bertahan hingga pertandingan usai. Pasalnya, Kabupaten Pamekasan mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit. Serta berhasil dikonversi menjadi gol untuk menipiskan ketertinggalan. “Kemudian, kemasukan kembali sehingga skor 2-2 sampai pertandingan usai,” ucap Subangkit.

Pihaknya lagi-lagi menayangkan keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Salah satunya terkait pemberian extra time selama lima menit. Tapi hanya digunakan selama dua menit saja. Hal tersebut membuat ofisial dan para pemain melakukan protes. “Kami merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang merugikan Bondowoso,” tandasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, pertandingan lainnya, Kota Probolinggo melawan Kota Pasuruan harus menerima kekalahan 1-2. “Tidak beruntung, padahal kami unggul dengan jumlah pemain. Tapi justru injury time, Pasuruan memasukkan gol sehingga skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Kota Pasuruan,” terangnya. (ham/c2/dwi)

 

- Advertisement -

Tim dari Bondowoso sebenarnya sudah berhasil unggul lebih dulu, dengan skor 2-0 dari Pamekasan. Masing-masing dicetak oleh Chandra pada menit 14 babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Kemudian, pada menit 56 babak kedua, Andre berhasil melesatkan tendangan ke arah gawang dan berhasil menjadi gol tambahan.

Tapi, ternyata keunggulan Tim Bondowoso tidak dapat bertahan hingga pertandingan usai. Pasalnya, Kabupaten Pamekasan mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit. Serta berhasil dikonversi menjadi gol untuk menipiskan ketertinggalan. “Kemudian, kemasukan kembali sehingga skor 2-2 sampai pertandingan usai,” ucap Subangkit.

Pihaknya lagi-lagi menayangkan keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Salah satunya terkait pemberian extra time selama lima menit. Tapi hanya digunakan selama dua menit saja. Hal tersebut membuat ofisial dan para pemain melakukan protes. “Kami merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang merugikan Bondowoso,” tandasnya.

Sementara itu, pertandingan lainnya, Kota Probolinggo melawan Kota Pasuruan harus menerima kekalahan 1-2. “Tidak beruntung, padahal kami unggul dengan jumlah pemain. Tapi justru injury time, Pasuruan memasukkan gol sehingga skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Kota Pasuruan,” terangnya. (ham/c2/dwi)

 

Tim dari Bondowoso sebenarnya sudah berhasil unggul lebih dulu, dengan skor 2-0 dari Pamekasan. Masing-masing dicetak oleh Chandra pada menit 14 babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Kemudian, pada menit 56 babak kedua, Andre berhasil melesatkan tendangan ke arah gawang dan berhasil menjadi gol tambahan.

Tapi, ternyata keunggulan Tim Bondowoso tidak dapat bertahan hingga pertandingan usai. Pasalnya, Kabupaten Pamekasan mendapatkan hadiah tendangan penalti dari wasit. Serta berhasil dikonversi menjadi gol untuk menipiskan ketertinggalan. “Kemudian, kemasukan kembali sehingga skor 2-2 sampai pertandingan usai,” ucap Subangkit.

Pihaknya lagi-lagi menayangkan keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Salah satunya terkait pemberian extra time selama lima menit. Tapi hanya digunakan selama dua menit saja. Hal tersebut membuat ofisial dan para pemain melakukan protes. “Kami merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang merugikan Bondowoso,” tandasnya.

Sementara itu, pertandingan lainnya, Kota Probolinggo melawan Kota Pasuruan harus menerima kekalahan 1-2. “Tidak beruntung, padahal kami unggul dengan jumlah pemain. Tapi justru injury time, Pasuruan memasukkan gol sehingga skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Kota Pasuruan,” terangnya. (ham/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/