alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Tim Sepak Bola Bondowoso Bermain Imbang atas Kabupaten Pamekasan

di Pra-Porprov Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Ijen – Tampaknya masyarakat Bondowoso harus bersiap merelakan skuad sepak bola Bondowoso tidak tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim juni ini. Sebab, dalam pertandingan kedua babak prakualifikasi Porprov Jatim, Bondowoso yang menargetkan menang demi menjaga harapan lolos ke Porprov, justru ditahan imbang 2-2 (1-0) oleh Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA : Kejar Target Muluskan Jalan untuk Sambut Kedatangan Tim Asesor UNESCO

Bermain di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, kemarin siang (12/5), tim sepak bola dari Bumi Ki Ronggo itu sejatinya unggul dulu 2-0. Tapi, berakhir seri 2-2. Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya tim Bondowoso harus menelan kekalahan saat melawan tuan rumah, Kota Pasuruan, dengan skor tipis 2-1. Atas hasil tersebut, maka tim ini baru mengantongi satu poin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Harapan lolos ke Porprov juga kian berat dengan hasil imbang tersebut. Sebab, yang berhak lolos ke Porprov adalah 13 tim. Di antaranya tujuh tim juara grup, dan enam tim dari runner-up terbaik.

Subangkit Adiputra, Ketua Askab PSSI Bondowoso, menuturkan, peluang untuk lolos ke Porprov sebenarnya masih ada. Walaupun peluangnya sudah semakin tipis. Mengingat, dari empat tim yang tergabung dalam Grup B, yakni Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pamekasan, tim Bondowoso memiliki satu poin saja. “Pertandingan ketiga kami akan melawan Probolinggo. Itu pertandingan terakhir juga,” ucapnya.

Melihat hal itu, Subangkit menegaskan akan tampil all-out pada pertandingan terakhir melawan Kota Probolinggo, hari ini. Sebab, menurutnya, ingin berjuang walau peluangnya juga tipis. “Kami akan kuatkan pemain dan strategi,” terangnya.

- Advertisement -

PASURUAN, Radar Ijen – Tampaknya masyarakat Bondowoso harus bersiap merelakan skuad sepak bola Bondowoso tidak tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim juni ini. Sebab, dalam pertandingan kedua babak prakualifikasi Porprov Jatim, Bondowoso yang menargetkan menang demi menjaga harapan lolos ke Porprov, justru ditahan imbang 2-2 (1-0) oleh Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA : Kejar Target Muluskan Jalan untuk Sambut Kedatangan Tim Asesor UNESCO

Bermain di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, kemarin siang (12/5), tim sepak bola dari Bumi Ki Ronggo itu sejatinya unggul dulu 2-0. Tapi, berakhir seri 2-2. Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya tim Bondowoso harus menelan kekalahan saat melawan tuan rumah, Kota Pasuruan, dengan skor tipis 2-1. Atas hasil tersebut, maka tim ini baru mengantongi satu poin.

Harapan lolos ke Porprov juga kian berat dengan hasil imbang tersebut. Sebab, yang berhak lolos ke Porprov adalah 13 tim. Di antaranya tujuh tim juara grup, dan enam tim dari runner-up terbaik.

Subangkit Adiputra, Ketua Askab PSSI Bondowoso, menuturkan, peluang untuk lolos ke Porprov sebenarnya masih ada. Walaupun peluangnya sudah semakin tipis. Mengingat, dari empat tim yang tergabung dalam Grup B, yakni Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pamekasan, tim Bondowoso memiliki satu poin saja. “Pertandingan ketiga kami akan melawan Probolinggo. Itu pertandingan terakhir juga,” ucapnya.

Melihat hal itu, Subangkit menegaskan akan tampil all-out pada pertandingan terakhir melawan Kota Probolinggo, hari ini. Sebab, menurutnya, ingin berjuang walau peluangnya juga tipis. “Kami akan kuatkan pemain dan strategi,” terangnya.

PASURUAN, Radar Ijen – Tampaknya masyarakat Bondowoso harus bersiap merelakan skuad sepak bola Bondowoso tidak tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim juni ini. Sebab, dalam pertandingan kedua babak prakualifikasi Porprov Jatim, Bondowoso yang menargetkan menang demi menjaga harapan lolos ke Porprov, justru ditahan imbang 2-2 (1-0) oleh Kabupaten Pamekasan.

BACA JUGA : Kejar Target Muluskan Jalan untuk Sambut Kedatangan Tim Asesor UNESCO

Bermain di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, kemarin siang (12/5), tim sepak bola dari Bumi Ki Ronggo itu sejatinya unggul dulu 2-0. Tapi, berakhir seri 2-2. Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya tim Bondowoso harus menelan kekalahan saat melawan tuan rumah, Kota Pasuruan, dengan skor tipis 2-1. Atas hasil tersebut, maka tim ini baru mengantongi satu poin.

Harapan lolos ke Porprov juga kian berat dengan hasil imbang tersebut. Sebab, yang berhak lolos ke Porprov adalah 13 tim. Di antaranya tujuh tim juara grup, dan enam tim dari runner-up terbaik.

Subangkit Adiputra, Ketua Askab PSSI Bondowoso, menuturkan, peluang untuk lolos ke Porprov sebenarnya masih ada. Walaupun peluangnya sudah semakin tipis. Mengingat, dari empat tim yang tergabung dalam Grup B, yakni Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pamekasan, tim Bondowoso memiliki satu poin saja. “Pertandingan ketiga kami akan melawan Probolinggo. Itu pertandingan terakhir juga,” ucapnya.

Melihat hal itu, Subangkit menegaskan akan tampil all-out pada pertandingan terakhir melawan Kota Probolinggo, hari ini. Sebab, menurutnya, ingin berjuang walau peluangnya juga tipis. “Kami akan kuatkan pemain dan strategi,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/