alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Jangan Lengah tentang Sampah

Persiapan Ijen Geopark

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, Radar Ijen – Pemkab Bondowoso terus mematangkan diri untuk menyambut kedatangan tim asesor Global Geopark (UGG) dari UNESCO. Masih kurang 30 persen lagi yang harus dibenahi di lapangan. Padahal, penilaian Ijen Geopark kurang satu bulan lagi, yaitu 8–13 Juni. Di luar itu, juga tidak boleh lengah tentang persoalan manajemen sampah.

BACA JUGA : Rutin Periksa Cegah Stunting

Ketua Harian Pelaksana Ijen Geopark Bondowoso Ahmad Sofyan dalam rakor di Aula Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Rabu (11/5) kemarin, menerangkan, dalam penilaian itu ada dua hal yang menjadi poin asesmen. Pertama, yakni data administrasi yang saat ini sudah dikumpulkan mencapai 75 persen dan berarti masih kurang 25 persen. Kemudian, yang kedua yakni asesmen lapangan,” paparnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk persiapan lapangan masih 70 persen. Kekurangannya adalah tentang infrastruktur jalan ke pemandian air panas Blawan, jalan menuju Kalipahit, dan beberapa akses pendukung lainnya. “Tinggal 30 persen, karena memang pengadaan fasilitas pendukung, infrastruktur, dan segala macam yang memang butuh anggaran dan waktu,” ucapnya. Kendati begitu, ia mengaku optimistis semuanya bisa tuntas pada akhir bulan Mei ini.

- Advertisement -

BONDOWOSO, Radar Ijen – Pemkab Bondowoso terus mematangkan diri untuk menyambut kedatangan tim asesor Global Geopark (UGG) dari UNESCO. Masih kurang 30 persen lagi yang harus dibenahi di lapangan. Padahal, penilaian Ijen Geopark kurang satu bulan lagi, yaitu 8–13 Juni. Di luar itu, juga tidak boleh lengah tentang persoalan manajemen sampah.

BACA JUGA : Rutin Periksa Cegah Stunting

Ketua Harian Pelaksana Ijen Geopark Bondowoso Ahmad Sofyan dalam rakor di Aula Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Rabu (11/5) kemarin, menerangkan, dalam penilaian itu ada dua hal yang menjadi poin asesmen. Pertama, yakni data administrasi yang saat ini sudah dikumpulkan mencapai 75 persen dan berarti masih kurang 25 persen. Kemudian, yang kedua yakni asesmen lapangan,” paparnya.

Untuk persiapan lapangan masih 70 persen. Kekurangannya adalah tentang infrastruktur jalan ke pemandian air panas Blawan, jalan menuju Kalipahit, dan beberapa akses pendukung lainnya. “Tinggal 30 persen, karena memang pengadaan fasilitas pendukung, infrastruktur, dan segala macam yang memang butuh anggaran dan waktu,” ucapnya. Kendati begitu, ia mengaku optimistis semuanya bisa tuntas pada akhir bulan Mei ini.

BONDOWOSO, Radar Ijen – Pemkab Bondowoso terus mematangkan diri untuk menyambut kedatangan tim asesor Global Geopark (UGG) dari UNESCO. Masih kurang 30 persen lagi yang harus dibenahi di lapangan. Padahal, penilaian Ijen Geopark kurang satu bulan lagi, yaitu 8–13 Juni. Di luar itu, juga tidak boleh lengah tentang persoalan manajemen sampah.

BACA JUGA : Rutin Periksa Cegah Stunting

Ketua Harian Pelaksana Ijen Geopark Bondowoso Ahmad Sofyan dalam rakor di Aula Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Rabu (11/5) kemarin, menerangkan, dalam penilaian itu ada dua hal yang menjadi poin asesmen. Pertama, yakni data administrasi yang saat ini sudah dikumpulkan mencapai 75 persen dan berarti masih kurang 25 persen. Kemudian, yang kedua yakni asesmen lapangan,” paparnya.

Untuk persiapan lapangan masih 70 persen. Kekurangannya adalah tentang infrastruktur jalan ke pemandian air panas Blawan, jalan menuju Kalipahit, dan beberapa akses pendukung lainnya. “Tinggal 30 persen, karena memang pengadaan fasilitas pendukung, infrastruktur, dan segala macam yang memang butuh anggaran dan waktu,” ucapnya. Kendati begitu, ia mengaku optimistis semuanya bisa tuntas pada akhir bulan Mei ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/