alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Papan Jalan Rusak Tak Hanya di Nangkaan

Dipasang Tim SRB, Berharap Respon Pemkab

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak hanya Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan saja rupanya yang dipasang papan peringatan. Ada sejumlah titik di Bondowoso, yang kondisi jalannya rusak lantas diberi papan peringatan. Ternyata, yang memasang adalah tim relawan grup facebook Suara Rakyat Bondowoso (SRB).

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, admin SRB Catur Prasetyo mengatakan, ada banyak titik jalan di Kabupaten Bondowoso yang berlubang dan rusak parah. Pihaknya lantas bersama-sama memasang papan peringatan. Pertama, karena lubang jalan itu membahayakan bagi para pengendara, apalagi saat hujan turun.

“Sementara ini kami prioritas ke Tamanan sama Nangkaan. Jadi yang sudah terpasang itu di Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan. Jalan Tamanan Kalianyar, serta ada juga di Koncer,” ungkap Catur Prasetyo.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan adanya aksi pemasangan papan tersebut, pihaknya berharap bisa meminimalisir kecelakaan di jalan. Khususnya di jalan yang berlubang. Karena pada saat hujan lubang yang ada tidak kelihatan karena tertutup genangan air. “Walaupun itu tidak berguna tau tidak terbaca, tapi minimal kami sudah mengingatkan supaya berhati-hati,” ungkap Catur.

Selain itu, diharapkan aksi tersebut viral. Sehingga pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak. Karena berdasarkan pengalamannya, baru mendapatkan respon ketika suatu hal viral di masyarakat. “Kalau sudah viral baru respon. Kalau belum ada korban, belum juga ada tindakan,” tuturnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak hanya Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan saja rupanya yang dipasang papan peringatan. Ada sejumlah titik di Bondowoso, yang kondisi jalannya rusak lantas diberi papan peringatan. Ternyata, yang memasang adalah tim relawan grup facebook Suara Rakyat Bondowoso (SRB).

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, admin SRB Catur Prasetyo mengatakan, ada banyak titik jalan di Kabupaten Bondowoso yang berlubang dan rusak parah. Pihaknya lantas bersama-sama memasang papan peringatan. Pertama, karena lubang jalan itu membahayakan bagi para pengendara, apalagi saat hujan turun.

“Sementara ini kami prioritas ke Tamanan sama Nangkaan. Jadi yang sudah terpasang itu di Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan. Jalan Tamanan Kalianyar, serta ada juga di Koncer,” ungkap Catur Prasetyo.

Dengan adanya aksi pemasangan papan tersebut, pihaknya berharap bisa meminimalisir kecelakaan di jalan. Khususnya di jalan yang berlubang. Karena pada saat hujan lubang yang ada tidak kelihatan karena tertutup genangan air. “Walaupun itu tidak berguna tau tidak terbaca, tapi minimal kami sudah mengingatkan supaya berhati-hati,” ungkap Catur.

Selain itu, diharapkan aksi tersebut viral. Sehingga pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak. Karena berdasarkan pengalamannya, baru mendapatkan respon ketika suatu hal viral di masyarakat. “Kalau sudah viral baru respon. Kalau belum ada korban, belum juga ada tindakan,” tuturnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tak hanya Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan saja rupanya yang dipasang papan peringatan. Ada sejumlah titik di Bondowoso, yang kondisi jalannya rusak lantas diberi papan peringatan. Ternyata, yang memasang adalah tim relawan grup facebook Suara Rakyat Bondowoso (SRB).

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, admin SRB Catur Prasetyo mengatakan, ada banyak titik jalan di Kabupaten Bondowoso yang berlubang dan rusak parah. Pihaknya lantas bersama-sama memasang papan peringatan. Pertama, karena lubang jalan itu membahayakan bagi para pengendara, apalagi saat hujan turun.

“Sementara ini kami prioritas ke Tamanan sama Nangkaan. Jadi yang sudah terpasang itu di Jalan Brigpol Sudarlan Nangkaan. Jalan Tamanan Kalianyar, serta ada juga di Koncer,” ungkap Catur Prasetyo.

Dengan adanya aksi pemasangan papan tersebut, pihaknya berharap bisa meminimalisir kecelakaan di jalan. Khususnya di jalan yang berlubang. Karena pada saat hujan lubang yang ada tidak kelihatan karena tertutup genangan air. “Walaupun itu tidak berguna tau tidak terbaca, tapi minimal kami sudah mengingatkan supaya berhati-hati,” ungkap Catur.

Selain itu, diharapkan aksi tersebut viral. Sehingga pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang rusak. Karena berdasarkan pengalamannya, baru mendapatkan respon ketika suatu hal viral di masyarakat. “Kalau sudah viral baru respon. Kalau belum ada korban, belum juga ada tindakan,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/