alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bantah Rekrut Tenaga Honorer

BKD Sebut Ada Surat Perjanjian

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dugaan rekrutan tenaga honorer di salah satu instansi pemkab Bondowoso berhembus. Yakni di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun, dugaan merekrut tenaga honorer itu dibantah oleh Apil Sukarwan Plt Kepala BKD Bondowoso.

Menurut Apil, tenaga baru yang bekerja di BKD merupakan tenaga yang bekerja berdasarkan surat perjanjian.  “Mereka bekerja berdasarkan surat perjanjian, tidak ada SK. Mereka pun, tidak menuntut untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” kata Apil.

Lebih jauh, Apil menjelaskan bahwa mereka digaji menggunakan APBD. Rekening bercantum belanja tenaga kebersihan, dengan sub kegiatan penyediaan jasa pelayanan umum kantor.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mereka digaji dibawah UMR.  Nama kegiatan di APBD adalah penyedian jasa penunjang urusan pemerintah daerah,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dugaan rekrutan tenaga honorer di salah satu instansi pemkab Bondowoso berhembus. Yakni di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun, dugaan merekrut tenaga honorer itu dibantah oleh Apil Sukarwan Plt Kepala BKD Bondowoso.

Menurut Apil, tenaga baru yang bekerja di BKD merupakan tenaga yang bekerja berdasarkan surat perjanjian.  “Mereka bekerja berdasarkan surat perjanjian, tidak ada SK. Mereka pun, tidak menuntut untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” kata Apil.

Lebih jauh, Apil menjelaskan bahwa mereka digaji menggunakan APBD. Rekening bercantum belanja tenaga kebersihan, dengan sub kegiatan penyediaan jasa pelayanan umum kantor.

“Mereka digaji dibawah UMR.  Nama kegiatan di APBD adalah penyedian jasa penunjang urusan pemerintah daerah,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dugaan rekrutan tenaga honorer di salah satu instansi pemkab Bondowoso berhembus. Yakni di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Namun, dugaan merekrut tenaga honorer itu dibantah oleh Apil Sukarwan Plt Kepala BKD Bondowoso.

Menurut Apil, tenaga baru yang bekerja di BKD merupakan tenaga yang bekerja berdasarkan surat perjanjian.  “Mereka bekerja berdasarkan surat perjanjian, tidak ada SK. Mereka pun, tidak menuntut untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” kata Apil.

Lebih jauh, Apil menjelaskan bahwa mereka digaji menggunakan APBD. Rekening bercantum belanja tenaga kebersihan, dengan sub kegiatan penyediaan jasa pelayanan umum kantor.

“Mereka digaji dibawah UMR.  Nama kegiatan di APBD adalah penyedian jasa penunjang urusan pemerintah daerah,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/