alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Tahun Baru Imlek, Wihara Terapkan Prokes

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banner bertuliskan ‘Selamat Tahun Baru Imlek’ terpampang di dalam Wihara Ariya Maitreya, Blindungan. Menyambut tahun baru Imlek 2021, wihara ini terlihat sepi. Hanya ada seorang perawat, Juni Hermini.

Saat Jawa Pos Radar Ijen berkunjung, kemarin, wihara ini tampak sepi. Hanya ada penekanan protokol kesehatan. Ketika masuk harus cuci tangan, memakai hand sanitizer, sampai suhu badan dicek dengan thermo gun.

Juni Hermini mengatakan, di tengah pandemi seperti saat ini, tidak ada acara spesial di Tahun Baru Imlek. Hanya kegiatan rutin biasa saja. “Tidak boleh dari negara itu, takut ketularan juga,” ungkapnya. Dia mengartikan upaya tersebut sebagai salah satu bentuk rasa cinta kepada negara. Umat yang beribadah pun dibatasi. Tidak boleh lebih dari 20 orang.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banner bertuliskan ‘Selamat Tahun Baru Imlek’ terpampang di dalam Wihara Ariya Maitreya, Blindungan. Menyambut tahun baru Imlek 2021, wihara ini terlihat sepi. Hanya ada seorang perawat, Juni Hermini.

Saat Jawa Pos Radar Ijen berkunjung, kemarin, wihara ini tampak sepi. Hanya ada penekanan protokol kesehatan. Ketika masuk harus cuci tangan, memakai hand sanitizer, sampai suhu badan dicek dengan thermo gun.

Juni Hermini mengatakan, di tengah pandemi seperti saat ini, tidak ada acara spesial di Tahun Baru Imlek. Hanya kegiatan rutin biasa saja. “Tidak boleh dari negara itu, takut ketularan juga,” ungkapnya. Dia mengartikan upaya tersebut sebagai salah satu bentuk rasa cinta kepada negara. Umat yang beribadah pun dibatasi. Tidak boleh lebih dari 20 orang.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Banner bertuliskan ‘Selamat Tahun Baru Imlek’ terpampang di dalam Wihara Ariya Maitreya, Blindungan. Menyambut tahun baru Imlek 2021, wihara ini terlihat sepi. Hanya ada seorang perawat, Juni Hermini.

Saat Jawa Pos Radar Ijen berkunjung, kemarin, wihara ini tampak sepi. Hanya ada penekanan protokol kesehatan. Ketika masuk harus cuci tangan, memakai hand sanitizer, sampai suhu badan dicek dengan thermo gun.

Juni Hermini mengatakan, di tengah pandemi seperti saat ini, tidak ada acara spesial di Tahun Baru Imlek. Hanya kegiatan rutin biasa saja. “Tidak boleh dari negara itu, takut ketularan juga,” ungkapnya. Dia mengartikan upaya tersebut sebagai salah satu bentuk rasa cinta kepada negara. Umat yang beribadah pun dibatasi. Tidak boleh lebih dari 20 orang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/