alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Tingkatkan Kesiagaan Menjelang Pilkades Serentak

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021, kesiagaan untuk pengamanan terus ditingkatkan. Selain aparat kepolisian setempat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso akan menerjunkan ratusan personel di berbagai titik.

Hal itu diungkapkan saat apel gelar pasukan dalam rangka pengecekan kesiapan pasukan PAM pengamanan pilkades serentak, Kamis (11/11) kemarin. Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menyampaikan, pihaknya menerjunkan sejumlah 200 personel yang terdiri atas personel kabupaten dan kecamatan. “Kami minta bantuan kepada ara camat,” ujarnya.

Pihaknya belum menentukan berapa personel yang akan diturunkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan camat terkait berapa personel yang dibutuhkan di setiap desa. “Jadi, nanti desa satu dengan desa satunya lagi bisa jadi tidak sama,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal tersebut, menurut dia, tidak lepas dari keterbatasan personel yang dimiliki. Selain itu, personel yang akan diturunkan juga akan menyesuaikan dengan tingkat kerawanan serta jarak antar-TPS. Untuk membagi personel, pihaknya mempercayakan kepada para camat, karena mereka dinilai lebih paham terkait kondisi di wilayahnya. “Seefektif mungkin nantinya penempatan personel ini,” imbuhnya.

Selain itu, dia berpesan kepada para personel yang akan diterjunkan untuk tetap bertugas secara humanis. Serta terus memberikan imbauan kepada masyarakat yang sedang melakukan pesta demokrasi tingkat desa itu, agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. “Termasuk sebisa mungkin untuk tidak sampai menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021, kesiagaan untuk pengamanan terus ditingkatkan. Selain aparat kepolisian setempat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso akan menerjunkan ratusan personel di berbagai titik.

Hal itu diungkapkan saat apel gelar pasukan dalam rangka pengecekan kesiapan pasukan PAM pengamanan pilkades serentak, Kamis (11/11) kemarin. Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menyampaikan, pihaknya menerjunkan sejumlah 200 personel yang terdiri atas personel kabupaten dan kecamatan. “Kami minta bantuan kepada ara camat,” ujarnya.

Pihaknya belum menentukan berapa personel yang akan diturunkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan camat terkait berapa personel yang dibutuhkan di setiap desa. “Jadi, nanti desa satu dengan desa satunya lagi bisa jadi tidak sama,” tegasnya.

Hal tersebut, menurut dia, tidak lepas dari keterbatasan personel yang dimiliki. Selain itu, personel yang akan diturunkan juga akan menyesuaikan dengan tingkat kerawanan serta jarak antar-TPS. Untuk membagi personel, pihaknya mempercayakan kepada para camat, karena mereka dinilai lebih paham terkait kondisi di wilayahnya. “Seefektif mungkin nantinya penempatan personel ini,” imbuhnya.

Selain itu, dia berpesan kepada para personel yang akan diterjunkan untuk tetap bertugas secara humanis. Serta terus memberikan imbauan kepada masyarakat yang sedang melakukan pesta demokrasi tingkat desa itu, agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. “Termasuk sebisa mungkin untuk tidak sampai menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Tiga hari menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2021, kesiagaan untuk pengamanan terus ditingkatkan. Selain aparat kepolisian setempat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso akan menerjunkan ratusan personel di berbagai titik.

Hal itu diungkapkan saat apel gelar pasukan dalam rangka pengecekan kesiapan pasukan PAM pengamanan pilkades serentak, Kamis (11/11) kemarin. Kasatpol PP Bondowoso Slamet Yantoko menyampaikan, pihaknya menerjunkan sejumlah 200 personel yang terdiri atas personel kabupaten dan kecamatan. “Kami minta bantuan kepada ara camat,” ujarnya.

Pihaknya belum menentukan berapa personel yang akan diturunkan di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Sebab, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan camat terkait berapa personel yang dibutuhkan di setiap desa. “Jadi, nanti desa satu dengan desa satunya lagi bisa jadi tidak sama,” tegasnya.

Hal tersebut, menurut dia, tidak lepas dari keterbatasan personel yang dimiliki. Selain itu, personel yang akan diturunkan juga akan menyesuaikan dengan tingkat kerawanan serta jarak antar-TPS. Untuk membagi personel, pihaknya mempercayakan kepada para camat, karena mereka dinilai lebih paham terkait kondisi di wilayahnya. “Seefektif mungkin nantinya penempatan personel ini,” imbuhnya.

Selain itu, dia berpesan kepada para personel yang akan diterjunkan untuk tetap bertugas secara humanis. Serta terus memberikan imbauan kepada masyarakat yang sedang melakukan pesta demokrasi tingkat desa itu, agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. “Termasuk sebisa mungkin untuk tidak sampai menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/