alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Maling Merajalela, Peternak Merasa Terancam

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya kabar kawanan maling sapi yang positif korona lalu bebas hukum, sangat mengancam psikologis para peternak. Apalagi, hampir setiap bulan, kabar maling sapi selalu terjadi. Di sisi lain, pelaksanaan hukum yang longgar ke pelaku kejahatan pencurian hewan ini dinilai tidak berpihak kepada para korban.

Kharisma Tegar Jiwa, peternak komersil, warga Desa Karangayar, Kecamatan Yosowilangun, menyayangkan kawanan maling sapi yang dibebaskan. “Karena seperti ini tidak ada efek jera. Dan tidak pro terhadap peternak serta korban maling. Padahal, kemalingan sapi sudah terjadi puluhan kali di Lumajang,” katanya.

Peristiwa tersebut membuatnya mengharuskan selalu suuzon terhadap hukum di Lumajang. “Para peternak kami itu peternak kecil, bukan besar. Mereka memiliki ternak bukan untuk apa, tapi untuk menabung. Apalagi orang desa,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya kabar kawanan maling sapi yang positif korona lalu bebas hukum, sangat mengancam psikologis para peternak. Apalagi, hampir setiap bulan, kabar maling sapi selalu terjadi. Di sisi lain, pelaksanaan hukum yang longgar ke pelaku kejahatan pencurian hewan ini dinilai tidak berpihak kepada para korban.

Kharisma Tegar Jiwa, peternak komersil, warga Desa Karangayar, Kecamatan Yosowilangun, menyayangkan kawanan maling sapi yang dibebaskan. “Karena seperti ini tidak ada efek jera. Dan tidak pro terhadap peternak serta korban maling. Padahal, kemalingan sapi sudah terjadi puluhan kali di Lumajang,” katanya.

Peristiwa tersebut membuatnya mengharuskan selalu suuzon terhadap hukum di Lumajang. “Para peternak kami itu peternak kecil, bukan besar. Mereka memiliki ternak bukan untuk apa, tapi untuk menabung. Apalagi orang desa,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adanya kabar kawanan maling sapi yang positif korona lalu bebas hukum, sangat mengancam psikologis para peternak. Apalagi, hampir setiap bulan, kabar maling sapi selalu terjadi. Di sisi lain, pelaksanaan hukum yang longgar ke pelaku kejahatan pencurian hewan ini dinilai tidak berpihak kepada para korban.

Kharisma Tegar Jiwa, peternak komersil, warga Desa Karangayar, Kecamatan Yosowilangun, menyayangkan kawanan maling sapi yang dibebaskan. “Karena seperti ini tidak ada efek jera. Dan tidak pro terhadap peternak serta korban maling. Padahal, kemalingan sapi sudah terjadi puluhan kali di Lumajang,” katanya.

Peristiwa tersebut membuatnya mengharuskan selalu suuzon terhadap hukum di Lumajang. “Para peternak kami itu peternak kecil, bukan besar. Mereka memiliki ternak bukan untuk apa, tapi untuk menabung. Apalagi orang desa,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/