alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Waspadai Efek Samping Vaksin Moderna!

Ratusan Nakes Sudah Divaksin Dosis Tiga

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Bondowoso sudah mendapatkan vaksin Moderna. Vaksin tersebut merupakan dosis ketiga yang diprioritaskan untuk para nakes. Ternyata, vaksin jenis ini memiliki efek yang biasa disebut kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Walaupun biasanya efek itu akan hilang setelah beberapa hari.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 9 Agustus kemarin ada 815 nakes yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga. Sementara, vaksinasi sudah dimulai sejak tiga hari sebelumnya, Jumat (6/8). Para nakes itu tersebar di rumah sakit, puskesmas seluruh Bondowoso, serta berbagai instansi lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Mohammad Imron melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Tuhu Suryono mengatakan, berdasarkan hasil penelitian, KIPI vaksin Moderna biasanya berupa nyeri otot, lesu, bengkak, kebas seluruh tubuh, hingga demam tinggi. Tapi, ternyata efek tersebut tidak bertahan lama. Artinya, akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari pascavaksin. “Secara umum, berdasarkan penelitian seperti itu. Biasanya dua sampai tiga hari efek itu sudah hilang,” jelasnya, Rabu (11/8) pagi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ditegaskan, pihaknya menargetkan untuk para nakes yang tidak memiliki komorbid atau penyakit bawaan, serta bukan seorang penyintas Covid-19, maka bulan ini diharapkan sudah mendapatkan vaksin Moderna semua. “Vaksin Moderna ini memang dikhususkan untuk penyuntikan dosis tiga bagi tenaga medis. Nakes yang dimaksud di dalamnya termasuk admin dan tenaga pendukung lainnya,” imbuhnya.

Walau demikian, ia juga menyampaikan ada beberapa ketentuan bagi nakes yang sudah pernah terpapar Covid-19. Salah satunya yang bersangkutan harus menunggu tiga bulan untuk mendapatkan vaksin Moderna. Waktu tersebut dihitung sejak awal ia terkonfirmasi.

Berdasarkan data Dinkes, ada 3.682 nakes yang menjadi sasaran vaksin Moderna. Tapi, untuk realisasinya tidak bisa dilakukan 100 persen pada bulan ini. “Karena masih ada nakes yang kena Covid-19. Nunggu tiga bulan lagi,” terangnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Bondowoso sudah mendapatkan vaksin Moderna. Vaksin tersebut merupakan dosis ketiga yang diprioritaskan untuk para nakes. Ternyata, vaksin jenis ini memiliki efek yang biasa disebut kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Walaupun biasanya efek itu akan hilang setelah beberapa hari.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 9 Agustus kemarin ada 815 nakes yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga. Sementara, vaksinasi sudah dimulai sejak tiga hari sebelumnya, Jumat (6/8). Para nakes itu tersebar di rumah sakit, puskesmas seluruh Bondowoso, serta berbagai instansi lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Mohammad Imron melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Tuhu Suryono mengatakan, berdasarkan hasil penelitian, KIPI vaksin Moderna biasanya berupa nyeri otot, lesu, bengkak, kebas seluruh tubuh, hingga demam tinggi. Tapi, ternyata efek tersebut tidak bertahan lama. Artinya, akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari pascavaksin. “Secara umum, berdasarkan penelitian seperti itu. Biasanya dua sampai tiga hari efek itu sudah hilang,” jelasnya, Rabu (11/8) pagi.

Ditegaskan, pihaknya menargetkan untuk para nakes yang tidak memiliki komorbid atau penyakit bawaan, serta bukan seorang penyintas Covid-19, maka bulan ini diharapkan sudah mendapatkan vaksin Moderna semua. “Vaksin Moderna ini memang dikhususkan untuk penyuntikan dosis tiga bagi tenaga medis. Nakes yang dimaksud di dalamnya termasuk admin dan tenaga pendukung lainnya,” imbuhnya.

Walau demikian, ia juga menyampaikan ada beberapa ketentuan bagi nakes yang sudah pernah terpapar Covid-19. Salah satunya yang bersangkutan harus menunggu tiga bulan untuk mendapatkan vaksin Moderna. Waktu tersebut dihitung sejak awal ia terkonfirmasi.

Berdasarkan data Dinkes, ada 3.682 nakes yang menjadi sasaran vaksin Moderna. Tapi, untuk realisasinya tidak bisa dilakukan 100 persen pada bulan ini. “Karena masih ada nakes yang kena Covid-19. Nunggu tiga bulan lagi,” terangnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Bondowoso sudah mendapatkan vaksin Moderna. Vaksin tersebut merupakan dosis ketiga yang diprioritaskan untuk para nakes. Ternyata, vaksin jenis ini memiliki efek yang biasa disebut kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). Walaupun biasanya efek itu akan hilang setelah beberapa hari.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, pada 9 Agustus kemarin ada 815 nakes yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga. Sementara, vaksinasi sudah dimulai sejak tiga hari sebelumnya, Jumat (6/8). Para nakes itu tersebar di rumah sakit, puskesmas seluruh Bondowoso, serta berbagai instansi lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso Mohammad Imron melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi Tuhu Suryono mengatakan, berdasarkan hasil penelitian, KIPI vaksin Moderna biasanya berupa nyeri otot, lesu, bengkak, kebas seluruh tubuh, hingga demam tinggi. Tapi, ternyata efek tersebut tidak bertahan lama. Artinya, akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari pascavaksin. “Secara umum, berdasarkan penelitian seperti itu. Biasanya dua sampai tiga hari efek itu sudah hilang,” jelasnya, Rabu (11/8) pagi.

Ditegaskan, pihaknya menargetkan untuk para nakes yang tidak memiliki komorbid atau penyakit bawaan, serta bukan seorang penyintas Covid-19, maka bulan ini diharapkan sudah mendapatkan vaksin Moderna semua. “Vaksin Moderna ini memang dikhususkan untuk penyuntikan dosis tiga bagi tenaga medis. Nakes yang dimaksud di dalamnya termasuk admin dan tenaga pendukung lainnya,” imbuhnya.

Walau demikian, ia juga menyampaikan ada beberapa ketentuan bagi nakes yang sudah pernah terpapar Covid-19. Salah satunya yang bersangkutan harus menunggu tiga bulan untuk mendapatkan vaksin Moderna. Waktu tersebut dihitung sejak awal ia terkonfirmasi.

Berdasarkan data Dinkes, ada 3.682 nakes yang menjadi sasaran vaksin Moderna. Tapi, untuk realisasinya tidak bisa dilakukan 100 persen pada bulan ini. “Karena masih ada nakes yang kena Covid-19. Nunggu tiga bulan lagi,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/