alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Perputaran Ekonomi Melonjak hingga 15 Persen

Dampak Porprov VII, Okupansi Hotel Juga Penuh

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Selain prestasi para atlet yang mengalami perkembangan dalam Porprov VII, ternyata dampaknya juga terjadi pada sektor ekonomi. Pendapatan pelaku UMKM mengalami peningkatan. Pasalnya, selama pelaksanaan olahraga dua tahunan itu, sejumlah pelaku usaha memasarkan dagangannya di semua venue yang tersedia.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso menerangkan, ekonomi di sektor UMKM meningkat sekitar 10 hingga 15 persen, selama pelaksanaan Porprov kemarin. Angka tersebut salah satunya diambil dari sampel barang yang dipasarkan di venue, seperti tape dan lainnya. “Semula hanya bisa produksi 300 kilogram, kemarin bisa mencapai 500 kilogram,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurutnya, selama perhelatan Porprov, para pelaku UMKM dari sektor kerajinan tangan, kerajinan batik, kuliner, produk busana, hingga katering rumahan membanjiri area venue yang tersebar di tujuh titik. Mereka adalah warga asli Bondowoso yang menjual produk lokal pada setiap stan yang disediakan. “Jadi, yang ada di area pelaksanaan Porprov itu khusus ber-KTP Bondowoso,” tegasnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Selain prestasi para atlet yang mengalami perkembangan dalam Porprov VII, ternyata dampaknya juga terjadi pada sektor ekonomi. Pendapatan pelaku UMKM mengalami peningkatan. Pasalnya, selama pelaksanaan olahraga dua tahunan itu, sejumlah pelaku usaha memasarkan dagangannya di semua venue yang tersedia.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso menerangkan, ekonomi di sektor UMKM meningkat sekitar 10 hingga 15 persen, selama pelaksanaan Porprov kemarin. Angka tersebut salah satunya diambil dari sampel barang yang dipasarkan di venue, seperti tape dan lainnya. “Semula hanya bisa produksi 300 kilogram, kemarin bisa mencapai 500 kilogram,” katanya.

Menurutnya, selama perhelatan Porprov, para pelaku UMKM dari sektor kerajinan tangan, kerajinan batik, kuliner, produk busana, hingga katering rumahan membanjiri area venue yang tersebar di tujuh titik. Mereka adalah warga asli Bondowoso yang menjual produk lokal pada setiap stan yang disediakan. “Jadi, yang ada di area pelaksanaan Porprov itu khusus ber-KTP Bondowoso,” tegasnya.

DABASAH, Radar Ijen – Selain prestasi para atlet yang mengalami perkembangan dalam Porprov VII, ternyata dampaknya juga terjadi pada sektor ekonomi. Pendapatan pelaku UMKM mengalami peningkatan. Pasalnya, selama pelaksanaan olahraga dua tahunan itu, sejumlah pelaku usaha memasarkan dagangannya di semua venue yang tersedia.

BACA JUGA : Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, Guru Diberi Kebebasan Berkreasi

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso menerangkan, ekonomi di sektor UMKM meningkat sekitar 10 hingga 15 persen, selama pelaksanaan Porprov kemarin. Angka tersebut salah satunya diambil dari sampel barang yang dipasarkan di venue, seperti tape dan lainnya. “Semula hanya bisa produksi 300 kilogram, kemarin bisa mencapai 500 kilogram,” katanya.

Menurutnya, selama perhelatan Porprov, para pelaku UMKM dari sektor kerajinan tangan, kerajinan batik, kuliner, produk busana, hingga katering rumahan membanjiri area venue yang tersebar di tujuh titik. Mereka adalah warga asli Bondowoso yang menjual produk lokal pada setiap stan yang disediakan. “Jadi, yang ada di area pelaksanaan Porprov itu khusus ber-KTP Bondowoso,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/