alexametrics
23.5 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Salat Idul Adha di Rumah Saja

Imbau Perayaan Hari Raya Kurban Sesuai Anjuran

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan peringatan Idul Adha di tengah pandemi di Bondowoso akan mengikuti anjuran Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Apalagi, peringatan tersebut nantinya masih masuk dalam masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Sebelumnya, Kemenag menerbitkan dua surat edaran sekaligus. Pertama, tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, salat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M, di luar wilayah PPKM darurat. Kedua, tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, salat Idul Adha, dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M di wilayah PPKM darurat.

Dalam surat edaran pertama dijelaskan bahwa malam takbiran boleh diselenggarakan asal mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, dalam surat edaran yang baru, semua yang diperbolehkan sebelumnya itu dilarang. Termasuk untuk salat Idul Adha bagi daerah yang masuk level asesmen 3 dan 4, yang diterapkan PPKM darurat. Level asesmen 3 dan 4 adalah daerah yang memiliki transmisi penularan tinggi, tapi kapasitas respons daerahnya tergolong sedang hingga rendah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Gubernur Jawa Timur juga mengeluarkan surat edaran serupa tentang PPKM darurat di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran dan salat Idul Adha. Isinya sama dengan surat edaran Menag. Yakni takbiran keliling tidak diperbolehkan, salat Idul Adha di masjid atau musala ditiadakan, serta dapat dilakukan di rumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya salat Idul Adha.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan peringatan Idul Adha di tengah pandemi di Bondowoso akan mengikuti anjuran Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Apalagi, peringatan tersebut nantinya masih masuk dalam masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Sebelumnya, Kemenag menerbitkan dua surat edaran sekaligus. Pertama, tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, salat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M, di luar wilayah PPKM darurat. Kedua, tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, salat Idul Adha, dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M di wilayah PPKM darurat.

Dalam surat edaran pertama dijelaskan bahwa malam takbiran boleh diselenggarakan asal mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, dalam surat edaran yang baru, semua yang diperbolehkan sebelumnya itu dilarang. Termasuk untuk salat Idul Adha bagi daerah yang masuk level asesmen 3 dan 4, yang diterapkan PPKM darurat. Level asesmen 3 dan 4 adalah daerah yang memiliki transmisi penularan tinggi, tapi kapasitas respons daerahnya tergolong sedang hingga rendah.

Gubernur Jawa Timur juga mengeluarkan surat edaran serupa tentang PPKM darurat di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran dan salat Idul Adha. Isinya sama dengan surat edaran Menag. Yakni takbiran keliling tidak diperbolehkan, salat Idul Adha di masjid atau musala ditiadakan, serta dapat dilakukan di rumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya salat Idul Adha.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan peringatan Idul Adha di tengah pandemi di Bondowoso akan mengikuti anjuran Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Apalagi, peringatan tersebut nantinya masih masuk dalam masa penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Sebelumnya, Kemenag menerbitkan dua surat edaran sekaligus. Pertama, tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, salat Idul Adha, dan pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M, di luar wilayah PPKM darurat. Kedua, tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, salat Idul Adha, dan petunjuk teknis pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M di wilayah PPKM darurat.

Dalam surat edaran pertama dijelaskan bahwa malam takbiran boleh diselenggarakan asal mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, dalam surat edaran yang baru, semua yang diperbolehkan sebelumnya itu dilarang. Termasuk untuk salat Idul Adha bagi daerah yang masuk level asesmen 3 dan 4, yang diterapkan PPKM darurat. Level asesmen 3 dan 4 adalah daerah yang memiliki transmisi penularan tinggi, tapi kapasitas respons daerahnya tergolong sedang hingga rendah.

Gubernur Jawa Timur juga mengeluarkan surat edaran serupa tentang PPKM darurat di tempat ibadah dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran dan salat Idul Adha. Isinya sama dengan surat edaran Menag. Yakni takbiran keliling tidak diperbolehkan, salat Idul Adha di masjid atau musala ditiadakan, serta dapat dilakukan di rumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya salat Idul Adha.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/