alexametrics
21.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Gedung Olahraga Tutup Dulu

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM darurat yang sudah diberlakukan akhirnya turut berimbas pada kegiatan olahraga. Buktinya, sejumlah tempat olahraga umum di Bondowoso ikut ditutup sementara ini. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Ririn Mardikaningrum.

Menurutnya, penutupan venue olahraga sementara ini merujuk pada sejumlah aturan hukum. Mulai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/013/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Jawa Timur, dan Peraturan Bupati (Perbup) Bondowoso Nomor 34 Tahun 2021.

Beberapa tempat olahraga milik Pemkab Bondowoso pun sudah ditutup. Seperti GOR Pelita, lapangan tenis, maupun Stadion Magenda. Lapangan tenis yang sebelumnya rutin dipakai beberapa atlet itu pun kini sepi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sama halnya dengan GOR Pelita yang biasa dipakai sejumlah cabang olahraga seperti voli, basket, dan bulu tangkis. Ririn mengaku, tak hanya gedung-gedung olahraga milik pemerintah yang ditutup. Namun, juga tempat olahraga lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan. “Termasuk gedung-gedung futsal, sanggar senam, juga tempat fitnes,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ririn menambahkan, pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pemilik tempat olahraga seperti futsal, fitnes, maupun sanggar senam tersebut. “Seluruhnya, bagi pengelola tempat olahraga itu kami sudah berikan surat edaran mengenai penerapan PPKM darurat,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM darurat yang sudah diberlakukan akhirnya turut berimbas pada kegiatan olahraga. Buktinya, sejumlah tempat olahraga umum di Bondowoso ikut ditutup sementara ini. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Ririn Mardikaningrum.

Menurutnya, penutupan venue olahraga sementara ini merujuk pada sejumlah aturan hukum. Mulai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/013/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Jawa Timur, dan Peraturan Bupati (Perbup) Bondowoso Nomor 34 Tahun 2021.

Beberapa tempat olahraga milik Pemkab Bondowoso pun sudah ditutup. Seperti GOR Pelita, lapangan tenis, maupun Stadion Magenda. Lapangan tenis yang sebelumnya rutin dipakai beberapa atlet itu pun kini sepi.

Sama halnya dengan GOR Pelita yang biasa dipakai sejumlah cabang olahraga seperti voli, basket, dan bulu tangkis. Ririn mengaku, tak hanya gedung-gedung olahraga milik pemerintah yang ditutup. Namun, juga tempat olahraga lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan. “Termasuk gedung-gedung futsal, sanggar senam, juga tempat fitnes,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ririn menambahkan, pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pemilik tempat olahraga seperti futsal, fitnes, maupun sanggar senam tersebut. “Seluruhnya, bagi pengelola tempat olahraga itu kami sudah berikan surat edaran mengenai penerapan PPKM darurat,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – PPKM darurat yang sudah diberlakukan akhirnya turut berimbas pada kegiatan olahraga. Buktinya, sejumlah tempat olahraga umum di Bondowoso ikut ditutup sementara ini. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Olahraga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso Ririn Mardikaningrum.

Menurutnya, penutupan venue olahraga sementara ini merujuk pada sejumlah aturan hukum. Mulai dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali, Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/379/KPTS/013/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Jawa Timur, dan Peraturan Bupati (Perbup) Bondowoso Nomor 34 Tahun 2021.

Beberapa tempat olahraga milik Pemkab Bondowoso pun sudah ditutup. Seperti GOR Pelita, lapangan tenis, maupun Stadion Magenda. Lapangan tenis yang sebelumnya rutin dipakai beberapa atlet itu pun kini sepi.

Sama halnya dengan GOR Pelita yang biasa dipakai sejumlah cabang olahraga seperti voli, basket, dan bulu tangkis. Ririn mengaku, tak hanya gedung-gedung olahraga milik pemerintah yang ditutup. Namun, juga tempat olahraga lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan. “Termasuk gedung-gedung futsal, sanggar senam, juga tempat fitnes,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ririn menambahkan, pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi dan imbauan kepada pemilik tempat olahraga seperti futsal, fitnes, maupun sanggar senam tersebut. “Seluruhnya, bagi pengelola tempat olahraga itu kami sudah berikan surat edaran mengenai penerapan PPKM darurat,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/