alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Hanya Setengah Jamaah Haji yang Berangkat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ibadah haji ditutup, akhirnya pada tahun ini ibadah tersebut dapat kembali dilakukan. Termasuk jamaah haji dari Bondowoso, pada tahun ini juga akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Meski demikian, ternyata dari jumlah jamaah haji yang ada, tidak semuanya dapat berangkat. Hanya 45,2 persen jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.

BACA JUGA : Kabar Gembira, Calon Jamaah Haji Berangkat 1 Juni

Suharyono, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bondowoso, menjelaskan, secara keseluruhan ada 634 kuota yang seharusnya berangkat pada tahun ini. Namun, karena adanya pembatasan dari Pemerintah Arab Saudi terkait jamaah haji dari Indonesia, maka hanya 301 orang yang dapat berangkat. Atau hanya 45,2 persen. “Yang tidak berangkat tahun ini, kami prioritaskan untuk berangkat tahun depan,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemudian, berdasarkan regulasi, lanjut Suharyono, selain menyiapkan kuota jamaah haji yang akan berangkat, pemerintah juga dituntut untuk menyiapkan jamaah haji cadangan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi apabila terdapat jamaah yang tidak bisa berangkat. Di Bondowoso terdapat 68 orang yang disiapkan sebagai cadangan. “Pemilihan 301 orang berangkat tahun ini berdasarkan nomor urut,” imbuhnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ibadah haji ditutup, akhirnya pada tahun ini ibadah tersebut dapat kembali dilakukan. Termasuk jamaah haji dari Bondowoso, pada tahun ini juga akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Meski demikian, ternyata dari jumlah jamaah haji yang ada, tidak semuanya dapat berangkat. Hanya 45,2 persen jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.

BACA JUGA : Kabar Gembira, Calon Jamaah Haji Berangkat 1 Juni

Suharyono, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bondowoso, menjelaskan, secara keseluruhan ada 634 kuota yang seharusnya berangkat pada tahun ini. Namun, karena adanya pembatasan dari Pemerintah Arab Saudi terkait jamaah haji dari Indonesia, maka hanya 301 orang yang dapat berangkat. Atau hanya 45,2 persen. “Yang tidak berangkat tahun ini, kami prioritaskan untuk berangkat tahun depan,” tegasnya.

Kemudian, berdasarkan regulasi, lanjut Suharyono, selain menyiapkan kuota jamaah haji yang akan berangkat, pemerintah juga dituntut untuk menyiapkan jamaah haji cadangan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi apabila terdapat jamaah yang tidak bisa berangkat. Di Bondowoso terdapat 68 orang yang disiapkan sebagai cadangan. “Pemilihan 301 orang berangkat tahun ini berdasarkan nomor urut,” imbuhnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah dua tahun ibadah haji ditutup, akhirnya pada tahun ini ibadah tersebut dapat kembali dilakukan. Termasuk jamaah haji dari Bondowoso, pada tahun ini juga akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Meski demikian, ternyata dari jumlah jamaah haji yang ada, tidak semuanya dapat berangkat. Hanya 45,2 persen jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.

BACA JUGA : Kabar Gembira, Calon Jamaah Haji Berangkat 1 Juni

Suharyono, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Bondowoso, menjelaskan, secara keseluruhan ada 634 kuota yang seharusnya berangkat pada tahun ini. Namun, karena adanya pembatasan dari Pemerintah Arab Saudi terkait jamaah haji dari Indonesia, maka hanya 301 orang yang dapat berangkat. Atau hanya 45,2 persen. “Yang tidak berangkat tahun ini, kami prioritaskan untuk berangkat tahun depan,” tegasnya.

Kemudian, berdasarkan regulasi, lanjut Suharyono, selain menyiapkan kuota jamaah haji yang akan berangkat, pemerintah juga dituntut untuk menyiapkan jamaah haji cadangan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi apabila terdapat jamaah yang tidak bisa berangkat. Di Bondowoso terdapat 68 orang yang disiapkan sebagai cadangan. “Pemilihan 301 orang berangkat tahun ini berdasarkan nomor urut,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/