alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Momen Lebaran, Wisata Wajib Tutup

Polisi Lakukan Patroli ke Lokasi Wisata

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain dimanfaatkan masyarakat untuk silaturahmi, momen Lebaran biasanya juga digunakan untuk berlibur. Namun, tahun ini tidak boleh. Sebab, bupati telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pembatasan aktivitas Hari Raya Idul Fitri dan pasca-Idul Fitri 2021. Otomatis, seluruh destinasi wisata di Bondowoso wajib tutup sementara waktu.

Dalam isi SE tersebut, beberapa poin utamanya adalah penutupan seluruh daya tarik wisata (DTW). Tertera pada poin keempat, tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri, restoran, kafe, dan rumah makan harus tutup lebih awal pukul 22.00.

Sedangkan pada poin kelima, tujuh hari terhitung sejak penetapan Idul Fitri, layanan kunjungan seluruh DTW dihentikan dan ditutup.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penutupan seluruh DTW itu dibenarkan oleh Arif Setyo Rahardjo, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen. “SE itu sudah kami terima. Dan soft copy-nya sudah dikirim ke seluruh pengelola DTW,” ucapnya.

Bahkan, pihak Disparpora sudah mengirimkan SE itu kepada 90 titik destinasi wisata yang ada. Termasuk hotel, restoran, dan kafe yang ada di Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain dimanfaatkan masyarakat untuk silaturahmi, momen Lebaran biasanya juga digunakan untuk berlibur. Namun, tahun ini tidak boleh. Sebab, bupati telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pembatasan aktivitas Hari Raya Idul Fitri dan pasca-Idul Fitri 2021. Otomatis, seluruh destinasi wisata di Bondowoso wajib tutup sementara waktu.

Dalam isi SE tersebut, beberapa poin utamanya adalah penutupan seluruh daya tarik wisata (DTW). Tertera pada poin keempat, tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri, restoran, kafe, dan rumah makan harus tutup lebih awal pukul 22.00.

Sedangkan pada poin kelima, tujuh hari terhitung sejak penetapan Idul Fitri, layanan kunjungan seluruh DTW dihentikan dan ditutup.

Penutupan seluruh DTW itu dibenarkan oleh Arif Setyo Rahardjo, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen. “SE itu sudah kami terima. Dan soft copy-nya sudah dikirim ke seluruh pengelola DTW,” ucapnya.

Bahkan, pihak Disparpora sudah mengirimkan SE itu kepada 90 titik destinasi wisata yang ada. Termasuk hotel, restoran, dan kafe yang ada di Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selain dimanfaatkan masyarakat untuk silaturahmi, momen Lebaran biasanya juga digunakan untuk berlibur. Namun, tahun ini tidak boleh. Sebab, bupati telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pembatasan aktivitas Hari Raya Idul Fitri dan pasca-Idul Fitri 2021. Otomatis, seluruh destinasi wisata di Bondowoso wajib tutup sementara waktu.

Dalam isi SE tersebut, beberapa poin utamanya adalah penutupan seluruh daya tarik wisata (DTW). Tertera pada poin keempat, tujuh hari sebelum dan sesudah Idul Fitri, restoran, kafe, dan rumah makan harus tutup lebih awal pukul 22.00.

Sedangkan pada poin kelima, tujuh hari terhitung sejak penetapan Idul Fitri, layanan kunjungan seluruh DTW dihentikan dan ditutup.

Penutupan seluruh DTW itu dibenarkan oleh Arif Setyo Rahardjo, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata dan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Bondowoso kepada Jawa Pos Radar Ijen. “SE itu sudah kami terima. Dan soft copy-nya sudah dikirim ke seluruh pengelola DTW,” ucapnya.

Bahkan, pihak Disparpora sudah mengirimkan SE itu kepada 90 titik destinasi wisata yang ada. Termasuk hotel, restoran, dan kafe yang ada di Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/