alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Kiai Qodir Terpilih Lagi Jadi Ketua PCNU

Rais Syuriah Berganti ke Kiai Junaidi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Bondowoso telah digelar, kemarin. Berlangsung tiga hari sejak tanggal 9 sampai 11 April 2021. Dalam konferensi itu, pengasuh Ponpes Darul Falah, Cermee, KH Abdul Qodir Syam kembali terpilih menjadi Ketua PCNU, untuk periode 2021-2026.

Terhitung, sudah enam kali ini Kiai Qodir terpilih menjadi Ketua PCNU Bondowoso. Sementara, rais syuriah berganti dari KH Asyari Fasha ke KH Muhammad Junaidi yang kini menjadi Ketua Baznas Bondowoso.

Terpilihnya kembali KH Abdul Qodir Syam, dirinya pun menanggapi dengan dingin. “Artinya, warga NU Bondowoso masih menghendaki saya terpilih kembali, agar memimpin kembali. Ya mungkin ada banyak pekerjaan yang belum selesai agar bisa diselesaikan,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Ijen via telepon.

Mobile_AP_Rectangle 2

Disinggung mengenai bagaimana tantangan PCNU Bondowoso ke depan serta berjalan beriringan dengan pemerintah, Kiai Qodir pun tetap ingin PCNU bergerak sebagaimana mestinya. “Ya NU bagaimana bisa tetap mempertahankan warga Nahdlatul Ulama. Bahwa berdampingan dengan pemerintah ya tentu, karena memang asal bisa manfaat sesuatu yang sangat menjadi kebahagiaan,” jelasnya.

Dia menambahkan, berjalan beriringan dengan pemerintah pun asal bermanfaat untuk masyarakat dan kemaslahatan umat. Di sisi lain, dirinya siap menggandeng calon lain yang tak terpilih. “Dengan niat yang sama, membesarkan NU dan dinamika perbedaan pun untuk menyatu. Dan mempertahankan Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Bondowoso telah digelar, kemarin. Berlangsung tiga hari sejak tanggal 9 sampai 11 April 2021. Dalam konferensi itu, pengasuh Ponpes Darul Falah, Cermee, KH Abdul Qodir Syam kembali terpilih menjadi Ketua PCNU, untuk periode 2021-2026.

Terhitung, sudah enam kali ini Kiai Qodir terpilih menjadi Ketua PCNU Bondowoso. Sementara, rais syuriah berganti dari KH Asyari Fasha ke KH Muhammad Junaidi yang kini menjadi Ketua Baznas Bondowoso.

Terpilihnya kembali KH Abdul Qodir Syam, dirinya pun menanggapi dengan dingin. “Artinya, warga NU Bondowoso masih menghendaki saya terpilih kembali, agar memimpin kembali. Ya mungkin ada banyak pekerjaan yang belum selesai agar bisa diselesaikan,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Ijen via telepon.

Disinggung mengenai bagaimana tantangan PCNU Bondowoso ke depan serta berjalan beriringan dengan pemerintah, Kiai Qodir pun tetap ingin PCNU bergerak sebagaimana mestinya. “Ya NU bagaimana bisa tetap mempertahankan warga Nahdlatul Ulama. Bahwa berdampingan dengan pemerintah ya tentu, karena memang asal bisa manfaat sesuatu yang sangat menjadi kebahagiaan,” jelasnya.

Dia menambahkan, berjalan beriringan dengan pemerintah pun asal bermanfaat untuk masyarakat dan kemaslahatan umat. Di sisi lain, dirinya siap menggandeng calon lain yang tak terpilih. “Dengan niat yang sama, membesarkan NU dan dinamika perbedaan pun untuk menyatu. Dan mempertahankan Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Bondowoso telah digelar, kemarin. Berlangsung tiga hari sejak tanggal 9 sampai 11 April 2021. Dalam konferensi itu, pengasuh Ponpes Darul Falah, Cermee, KH Abdul Qodir Syam kembali terpilih menjadi Ketua PCNU, untuk periode 2021-2026.

Terhitung, sudah enam kali ini Kiai Qodir terpilih menjadi Ketua PCNU Bondowoso. Sementara, rais syuriah berganti dari KH Asyari Fasha ke KH Muhammad Junaidi yang kini menjadi Ketua Baznas Bondowoso.

Terpilihnya kembali KH Abdul Qodir Syam, dirinya pun menanggapi dengan dingin. “Artinya, warga NU Bondowoso masih menghendaki saya terpilih kembali, agar memimpin kembali. Ya mungkin ada banyak pekerjaan yang belum selesai agar bisa diselesaikan,” ujarnya ketika dihubungi Jawa Pos Radar Ijen via telepon.

Disinggung mengenai bagaimana tantangan PCNU Bondowoso ke depan serta berjalan beriringan dengan pemerintah, Kiai Qodir pun tetap ingin PCNU bergerak sebagaimana mestinya. “Ya NU bagaimana bisa tetap mempertahankan warga Nahdlatul Ulama. Bahwa berdampingan dengan pemerintah ya tentu, karena memang asal bisa manfaat sesuatu yang sangat menjadi kebahagiaan,” jelasnya.

Dia menambahkan, berjalan beriringan dengan pemerintah pun asal bermanfaat untuk masyarakat dan kemaslahatan umat. Di sisi lain, dirinya siap menggandeng calon lain yang tak terpilih. “Dengan niat yang sama, membesarkan NU dan dinamika perbedaan pun untuk menyatu. Dan mempertahankan Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca