alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Catut Ketua MUI Bondowoso, Tipu Jutaan Rupiah

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus penipuan menggunakan pesan singkat masih terjadi di Bondowoso. Setelah sebelumnya pelaku mengatasnamakan bupati dan wakil bupati, kali ini penipuan yang sama mencatut ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bondowoso KH Asy’ari Pasha.

Mirisnya, sejumlah orang yang percaya dan tidak mengetahui aksi penipuan tersebut sudah telanjur mentransfer kepada pelaku. Akibatnya, uang jutaan rupiah pun raib. Modusnya, pelaku mengirim pesan singkat kepada calon korbannya, foto profil WhatsApp-nya pun menggunakan foto Ketua MUI. Sehingga tidak heran bila sebagian orang langsung percaya.

Berdasarkan tangkap layar percakapan yang beredar di masyarakat, pelaku menanyakan keadaan calon korban. “Punya saldo di ATM-nya bisa saya pinjam buat transfer besok pagi saya ganti paling lambat jam 9 pagi,” tulis pelaku dalam pesan singkatnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelaku juga mengirim gambar seseorang yang sedang dirawat di rumah sakit. Hal itu membuat korban percaya dan mentransfer uang senilai Rp 4 juta. Tidak cukup sampai di situ, pelaku kembali meminta tambahan lagi Rp 3 juta, dengan modus keluarganya butuh Rp 7 juta. Beruntung, korban menyadari bahwa yang menghubunginya bukan KH Asy’ari Pasha. Sehingga ia tidak mentransfer kembali kepada pelaku. “Anda Bukan KH Asy’ari,” kata korban dalam pesannya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus penipuan menggunakan pesan singkat masih terjadi di Bondowoso. Setelah sebelumnya pelaku mengatasnamakan bupati dan wakil bupati, kali ini penipuan yang sama mencatut ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bondowoso KH Asy’ari Pasha.

Mirisnya, sejumlah orang yang percaya dan tidak mengetahui aksi penipuan tersebut sudah telanjur mentransfer kepada pelaku. Akibatnya, uang jutaan rupiah pun raib. Modusnya, pelaku mengirim pesan singkat kepada calon korbannya, foto profil WhatsApp-nya pun menggunakan foto Ketua MUI. Sehingga tidak heran bila sebagian orang langsung percaya.

Berdasarkan tangkap layar percakapan yang beredar di masyarakat, pelaku menanyakan keadaan calon korban. “Punya saldo di ATM-nya bisa saya pinjam buat transfer besok pagi saya ganti paling lambat jam 9 pagi,” tulis pelaku dalam pesan singkatnya.

Pelaku juga mengirim gambar seseorang yang sedang dirawat di rumah sakit. Hal itu membuat korban percaya dan mentransfer uang senilai Rp 4 juta. Tidak cukup sampai di situ, pelaku kembali meminta tambahan lagi Rp 3 juta, dengan modus keluarganya butuh Rp 7 juta. Beruntung, korban menyadari bahwa yang menghubunginya bukan KH Asy’ari Pasha. Sehingga ia tidak mentransfer kembali kepada pelaku. “Anda Bukan KH Asy’ari,” kata korban dalam pesannya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kasus penipuan menggunakan pesan singkat masih terjadi di Bondowoso. Setelah sebelumnya pelaku mengatasnamakan bupati dan wakil bupati, kali ini penipuan yang sama mencatut ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bondowoso KH Asy’ari Pasha.

Mirisnya, sejumlah orang yang percaya dan tidak mengetahui aksi penipuan tersebut sudah telanjur mentransfer kepada pelaku. Akibatnya, uang jutaan rupiah pun raib. Modusnya, pelaku mengirim pesan singkat kepada calon korbannya, foto profil WhatsApp-nya pun menggunakan foto Ketua MUI. Sehingga tidak heran bila sebagian orang langsung percaya.

Berdasarkan tangkap layar percakapan yang beredar di masyarakat, pelaku menanyakan keadaan calon korban. “Punya saldo di ATM-nya bisa saya pinjam buat transfer besok pagi saya ganti paling lambat jam 9 pagi,” tulis pelaku dalam pesan singkatnya.

Pelaku juga mengirim gambar seseorang yang sedang dirawat di rumah sakit. Hal itu membuat korban percaya dan mentransfer uang senilai Rp 4 juta. Tidak cukup sampai di situ, pelaku kembali meminta tambahan lagi Rp 3 juta, dengan modus keluarganya butuh Rp 7 juta. Beruntung, korban menyadari bahwa yang menghubunginya bukan KH Asy’ari Pasha. Sehingga ia tidak mentransfer kembali kepada pelaku. “Anda Bukan KH Asy’ari,” kata korban dalam pesannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/