alexametrics
24.6 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Sukses Menyanyi di Tengah Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi bukan alasan untuk berhenti meraih prestasi. Seperti yang ditunjukkan oleh Rizki Amalia Putri. Dia berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dalam beberapa eventnonakademik. Baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi. Padahal dalam masa pandemi.

Remaja asal Tegalampel itu memperoleh juara 2 lomba menyanyi ditingkat kabupaten yang diadakan Cabang Dinas Pendidikan Bondowoso. Tepatnya pada perayaan Agustusan 2020. Berikutnya menjadi juara 3 tingkat provinsi dalam ajang lomba menyanyi DPD Golkar Jawa Timur.

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, dara yang akrab disapa Cici itu mengungkapkan hanya melakukan persiapan sepekan sebelum pelaksanaan. “Baru dapat informasi dari guru saya setelah acara lomba kurang satu minggu lagi. Jadi, saya belajar autodidak lagu dangdut. Karena kemampuan saya bernyanyi itu sebenarnya lebih dominan ke pop,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Cici merasa tertantang ikut perlombaan. Sebab, sebenarnya dia menguasai genre pop. Namun, lomba itu adalah lomba dangdut. Menurutnya, banyak perbedaan antara dangdut dan pop. “Alhamdulillah disitu saya merasa tertantang,” ungkapnya.

Ketika ikut di tingkat provinsi, Cici mengaku sempat merasa tidak percaya diri. Sebab, ia melihat kontestan lain semuanya memiliki suara yang bagus. “Saya sempat insecuredengan suara saya. Karena kontestan yang lain bagus-bagus suaranya. Saya juga sudah tidak berharap lebih waktu itu,” tuturnya. Walaupun demikian, Cici masih berhasil mendapatkan juara tiga. Dari banyak peserta se-Jawa Timur, termasuk peserta dari Malang dan Jember, yang juga lolos dalam lima besar.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi bukan alasan untuk berhenti meraih prestasi. Seperti yang ditunjukkan oleh Rizki Amalia Putri. Dia berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dalam beberapa eventnonakademik. Baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi. Padahal dalam masa pandemi.

Remaja asal Tegalampel itu memperoleh juara 2 lomba menyanyi ditingkat kabupaten yang diadakan Cabang Dinas Pendidikan Bondowoso. Tepatnya pada perayaan Agustusan 2020. Berikutnya menjadi juara 3 tingkat provinsi dalam ajang lomba menyanyi DPD Golkar Jawa Timur.

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, dara yang akrab disapa Cici itu mengungkapkan hanya melakukan persiapan sepekan sebelum pelaksanaan. “Baru dapat informasi dari guru saya setelah acara lomba kurang satu minggu lagi. Jadi, saya belajar autodidak lagu dangdut. Karena kemampuan saya bernyanyi itu sebenarnya lebih dominan ke pop,” terangnya.

Cici merasa tertantang ikut perlombaan. Sebab, sebenarnya dia menguasai genre pop. Namun, lomba itu adalah lomba dangdut. Menurutnya, banyak perbedaan antara dangdut dan pop. “Alhamdulillah disitu saya merasa tertantang,” ungkapnya.

Ketika ikut di tingkat provinsi, Cici mengaku sempat merasa tidak percaya diri. Sebab, ia melihat kontestan lain semuanya memiliki suara yang bagus. “Saya sempat insecuredengan suara saya. Karena kontestan yang lain bagus-bagus suaranya. Saya juga sudah tidak berharap lebih waktu itu,” tuturnya. Walaupun demikian, Cici masih berhasil mendapatkan juara tiga. Dari banyak peserta se-Jawa Timur, termasuk peserta dari Malang dan Jember, yang juga lolos dalam lima besar.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Pandemi bukan alasan untuk berhenti meraih prestasi. Seperti yang ditunjukkan oleh Rizki Amalia Putri. Dia berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dalam beberapa eventnonakademik. Baik tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi. Padahal dalam masa pandemi.

Remaja asal Tegalampel itu memperoleh juara 2 lomba menyanyi ditingkat kabupaten yang diadakan Cabang Dinas Pendidikan Bondowoso. Tepatnya pada perayaan Agustusan 2020. Berikutnya menjadi juara 3 tingkat provinsi dalam ajang lomba menyanyi DPD Golkar Jawa Timur.

Kepada Jawa Pos Radar Ijen, dara yang akrab disapa Cici itu mengungkapkan hanya melakukan persiapan sepekan sebelum pelaksanaan. “Baru dapat informasi dari guru saya setelah acara lomba kurang satu minggu lagi. Jadi, saya belajar autodidak lagu dangdut. Karena kemampuan saya bernyanyi itu sebenarnya lebih dominan ke pop,” terangnya.

Cici merasa tertantang ikut perlombaan. Sebab, sebenarnya dia menguasai genre pop. Namun, lomba itu adalah lomba dangdut. Menurutnya, banyak perbedaan antara dangdut dan pop. “Alhamdulillah disitu saya merasa tertantang,” ungkapnya.

Ketika ikut di tingkat provinsi, Cici mengaku sempat merasa tidak percaya diri. Sebab, ia melihat kontestan lain semuanya memiliki suara yang bagus. “Saya sempat insecuredengan suara saya. Karena kontestan yang lain bagus-bagus suaranya. Saya juga sudah tidak berharap lebih waktu itu,” tuturnya. Walaupun demikian, Cici masih berhasil mendapatkan juara tiga. Dari banyak peserta se-Jawa Timur, termasuk peserta dari Malang dan Jember, yang juga lolos dalam lima besar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/