alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Pemuda Ancam Polisi Pakai Samurai

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Seorang pemuda berinisial S, warga Desa Kajar, Tenggarang, mengancam petugas kepolisian dengan samurai pada Rabu malam (8/2). Ancaman itu terjadi tatkala mobil ambulans yang membawa jenazah ibunda pelaku tiba di pemakaman.

Jenazah tersebut dinyatakan positif Covid-19 dan pemakamannya memakai protokol kesehatan dengan dikawal petugas kepolisian. Pemuda berinisial S menolak pemakaman yang digelar dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ironisnya, dia marah sembari mengancam masyarakat dan aparat dengan samurai. Tidak sampai di situ saja, dia ingin membakar mobil polisi.  “Ada penolakan dari anaknya. Agar ibunya tak dimakamkan secara protokol Covid-19,” jelas AKBP Erick Frendriz, Kapolres Bondowoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, berdasarkan hasil tes swab, jenazah dinyatakan positif Covid-19. Pemuda itu ngotot dan berteriak agar jenazah ibundanya dimakamkan secara umum. Sebab, dia tak percaya adanya virus korona tersebut.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Seorang pemuda berinisial S, warga Desa Kajar, Tenggarang, mengancam petugas kepolisian dengan samurai pada Rabu malam (8/2). Ancaman itu terjadi tatkala mobil ambulans yang membawa jenazah ibunda pelaku tiba di pemakaman.

Jenazah tersebut dinyatakan positif Covid-19 dan pemakamannya memakai protokol kesehatan dengan dikawal petugas kepolisian. Pemuda berinisial S menolak pemakaman yang digelar dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ironisnya, dia marah sembari mengancam masyarakat dan aparat dengan samurai. Tidak sampai di situ saja, dia ingin membakar mobil polisi.  “Ada penolakan dari anaknya. Agar ibunya tak dimakamkan secara protokol Covid-19,” jelas AKBP Erick Frendriz, Kapolres Bondowoso.

Dijelaskan, berdasarkan hasil tes swab, jenazah dinyatakan positif Covid-19. Pemuda itu ngotot dan berteriak agar jenazah ibundanya dimakamkan secara umum. Sebab, dia tak percaya adanya virus korona tersebut.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Seorang pemuda berinisial S, warga Desa Kajar, Tenggarang, mengancam petugas kepolisian dengan samurai pada Rabu malam (8/2). Ancaman itu terjadi tatkala mobil ambulans yang membawa jenazah ibunda pelaku tiba di pemakaman.

Jenazah tersebut dinyatakan positif Covid-19 dan pemakamannya memakai protokol kesehatan dengan dikawal petugas kepolisian. Pemuda berinisial S menolak pemakaman yang digelar dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ironisnya, dia marah sembari mengancam masyarakat dan aparat dengan samurai. Tidak sampai di situ saja, dia ingin membakar mobil polisi.  “Ada penolakan dari anaknya. Agar ibunya tak dimakamkan secara protokol Covid-19,” jelas AKBP Erick Frendriz, Kapolres Bondowoso.

Dijelaskan, berdasarkan hasil tes swab, jenazah dinyatakan positif Covid-19. Pemuda itu ngotot dan berteriak agar jenazah ibundanya dimakamkan secara umum. Sebab, dia tak percaya adanya virus korona tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/