alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Mau Vaksin, NIK Bermasalah

Ganggu Target Vaksinasi

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, target 70 persen diyakini dapat tercapai dalam jangka waktu satu pekan. Tentunya dengan menekankan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi terhadap kesehatan. Terlebih, untuk mencegah varian Covid-19 Omicron yang sudah terdeteksi di Jawa Timur.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengungkapkan, vaksinasi lansia hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Satgas Covid-19 Bondowoso. Apalagi capaiannya masih rendah, yaitu belum mencapai 50 persen. Hal ini juga berpengaruh pada vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sehingga belum bisa dilakukan. “(Vaksinasi anak, Red) belum karena capaiannya belum 70 persen,” katanya.

Selain itu, Kiai Salwa menerangkan, capaian vaksinasi setiap kecamatan mengalami peningkatan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kecamatan mana yang terendah dan tertinggi. “Kami tetap mendorong mereka untuk meningkatkan vaksinasi,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso Ahmad Dhafir menyampaikan, vaksinasi merupakan langkah pemerintah untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan Covid-19. “Itu penularannya sangat tinggi,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap semua pihak, termasuk tenaga kesehatan yang ada di tingkat desa, dapat melakukan upaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Tidak hanya itu, Dhafir juga menegaskan bahwa para perangkat desa juga harus berperan aktif. Mendata dan mengomunikasikan dusun atau daerah yang masih terdapat masyarakat belum tervaksinasi. “Kalau itu dilakukan bersama-sama, akan segera tercapai target minimal 70 persen,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

Sementara itu, target 70 persen diyakini dapat tercapai dalam jangka waktu satu pekan. Tentunya dengan menekankan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi terhadap kesehatan. Terlebih, untuk mencegah varian Covid-19 Omicron yang sudah terdeteksi di Jawa Timur.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengungkapkan, vaksinasi lansia hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Satgas Covid-19 Bondowoso. Apalagi capaiannya masih rendah, yaitu belum mencapai 50 persen. Hal ini juga berpengaruh pada vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sehingga belum bisa dilakukan. “(Vaksinasi anak, Red) belum karena capaiannya belum 70 persen,” katanya.

Selain itu, Kiai Salwa menerangkan, capaian vaksinasi setiap kecamatan mengalami peningkatan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kecamatan mana yang terendah dan tertinggi. “Kami tetap mendorong mereka untuk meningkatkan vaksinasi,” tegasnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso Ahmad Dhafir menyampaikan, vaksinasi merupakan langkah pemerintah untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan Covid-19. “Itu penularannya sangat tinggi,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap semua pihak, termasuk tenaga kesehatan yang ada di tingkat desa, dapat melakukan upaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Tidak hanya itu, Dhafir juga menegaskan bahwa para perangkat desa juga harus berperan aktif. Mendata dan mengomunikasikan dusun atau daerah yang masih terdapat masyarakat belum tervaksinasi. “Kalau itu dilakukan bersama-sama, akan segera tercapai target minimal 70 persen,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Nur Hariri

Sementara itu, target 70 persen diyakini dapat tercapai dalam jangka waktu satu pekan. Tentunya dengan menekankan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi terhadap kesehatan. Terlebih, untuk mencegah varian Covid-19 Omicron yang sudah terdeteksi di Jawa Timur.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengungkapkan, vaksinasi lansia hingga saat ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Satgas Covid-19 Bondowoso. Apalagi capaiannya masih rendah, yaitu belum mencapai 50 persen. Hal ini juga berpengaruh pada vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sehingga belum bisa dilakukan. “(Vaksinasi anak, Red) belum karena capaiannya belum 70 persen,” katanya.

Selain itu, Kiai Salwa menerangkan, capaian vaksinasi setiap kecamatan mengalami peningkatan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kecamatan mana yang terendah dan tertinggi. “Kami tetap mendorong mereka untuk meningkatkan vaksinasi,” tegasnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bondowoso Ahmad Dhafir menyampaikan, vaksinasi merupakan langkah pemerintah untuk menyelamatkan masyarakat dari serangan Covid-19. “Itu penularannya sangat tinggi,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya berharap semua pihak, termasuk tenaga kesehatan yang ada di tingkat desa, dapat melakukan upaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Tidak hanya itu, Dhafir juga menegaskan bahwa para perangkat desa juga harus berperan aktif. Mendata dan mengomunikasikan dusun atau daerah yang masih terdapat masyarakat belum tervaksinasi. “Kalau itu dilakukan bersama-sama, akan segera tercapai target minimal 70 persen,” paparnya.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/