alexametrics
24 C
Jember
Monday, 8 August 2022

Viral Pelat Merah Angkut Kayu

Ketua DPRD: Itu Dibeli dari Uang Rakyat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masyarakat banyak memperbincangkan terkait mobil dinas Camat Bondowoso yang digunakan untuk mengangkut kayu. Padahal, mobil dinas tersebut merupakan mobil yang tergolong baru. Saat mengangkut kayu, kebetulan ada warganet yang mengambil foto. Akhirnya, menjadi perbincangan banyak orang.

Viralnya mobil dinas operasional Camat Kota tersebut mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir menyatakan, penyalahgunaan mobil pelat merah milik pemerintah daerah sering terjadi di Kota Tape. Bahkan, tak jarang ada mobil pelat merah yang diganti pelat hitam. “Kami sungguh prihatin ada penyalahgunaan mobil pelat merah. Malah ada laporan mobil pelat merah diganti pelat hitam (untuk keperluan pribadi, Red),” kata Ketua DPRD Ahmad Dhafir kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ketua DPC PKB Bondowoso itu menegaskan, ada aturan dalam penggunaan mobil pelat merah. Pihak yang dipercaya untuk menggunakan mobil pelat merah harus benar-benar menaati aturan yang berlaku tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menyebut, ada tiga jenis mobil pelat merah. Pertama, mobil dinas yang melekat pribadi ini hanya bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan anggota forum pimpinan daerah, ada juga yang khusus. Kedua, mobil dinas operasional seperti yang dipegang kepala dinas, kepala badan, camat, dan lainnya. “Ketiga, mobil operasional seperti bus, truk, dan lain-lain, yang digunakan untuk angkutan umum,” ujarnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masyarakat banyak memperbincangkan terkait mobil dinas Camat Bondowoso yang digunakan untuk mengangkut kayu. Padahal, mobil dinas tersebut merupakan mobil yang tergolong baru. Saat mengangkut kayu, kebetulan ada warganet yang mengambil foto. Akhirnya, menjadi perbincangan banyak orang.

Viralnya mobil dinas operasional Camat Kota tersebut mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir menyatakan, penyalahgunaan mobil pelat merah milik pemerintah daerah sering terjadi di Kota Tape. Bahkan, tak jarang ada mobil pelat merah yang diganti pelat hitam. “Kami sungguh prihatin ada penyalahgunaan mobil pelat merah. Malah ada laporan mobil pelat merah diganti pelat hitam (untuk keperluan pribadi, Red),” kata Ketua DPRD Ahmad Dhafir kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ketua DPC PKB Bondowoso itu menegaskan, ada aturan dalam penggunaan mobil pelat merah. Pihak yang dipercaya untuk menggunakan mobil pelat merah harus benar-benar menaati aturan yang berlaku tersebut.

Dia menyebut, ada tiga jenis mobil pelat merah. Pertama, mobil dinas yang melekat pribadi ini hanya bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan anggota forum pimpinan daerah, ada juga yang khusus. Kedua, mobil dinas operasional seperti yang dipegang kepala dinas, kepala badan, camat, dan lainnya. “Ketiga, mobil operasional seperti bus, truk, dan lain-lain, yang digunakan untuk angkutan umum,” ujarnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Masyarakat banyak memperbincangkan terkait mobil dinas Camat Bondowoso yang digunakan untuk mengangkut kayu. Padahal, mobil dinas tersebut merupakan mobil yang tergolong baru. Saat mengangkut kayu, kebetulan ada warganet yang mengambil foto. Akhirnya, menjadi perbincangan banyak orang.

Viralnya mobil dinas operasional Camat Kota tersebut mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir menyatakan, penyalahgunaan mobil pelat merah milik pemerintah daerah sering terjadi di Kota Tape. Bahkan, tak jarang ada mobil pelat merah yang diganti pelat hitam. “Kami sungguh prihatin ada penyalahgunaan mobil pelat merah. Malah ada laporan mobil pelat merah diganti pelat hitam (untuk keperluan pribadi, Red),” kata Ketua DPRD Ahmad Dhafir kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Ketua DPC PKB Bondowoso itu menegaskan, ada aturan dalam penggunaan mobil pelat merah. Pihak yang dipercaya untuk menggunakan mobil pelat merah harus benar-benar menaati aturan yang berlaku tersebut.

Dia menyebut, ada tiga jenis mobil pelat merah. Pertama, mobil dinas yang melekat pribadi ini hanya bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan anggota forum pimpinan daerah, ada juga yang khusus. Kedua, mobil dinas operasional seperti yang dipegang kepala dinas, kepala badan, camat, dan lainnya. “Ketiga, mobil operasional seperti bus, truk, dan lain-lain, yang digunakan untuk angkutan umum,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/