alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Kawasan Wisata di Bondowoso Tetap Buka Menjelang Nataru

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, sejumlah objek wisata di Bondowoso sebelumnya direncanakan akan ditutup saat tahun baru mendatang. Hal tersebut berdasarkan rencana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga di semua daerah. Ternyata wacana penutupan tersebut urung dilakukan, dan destinasi wisata tetap dibuka. Dengan catatan, protokol kesehatan diterapkan secara ketat serta ada pembatasan jumlah pengunjung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso Mulyadi ketika dikonfirmasi, kemarin (10/12). ┬áMenurut Mulyadi, pada momentum Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang tidak ada penutupan tempat wisata. Dirinya juga mengaku sudah melakukan pemetaan dan rapat koordinasi dengan beberapa instansi terkait lainnya mengenai pengamanan peringatan hari tersebut. “Dalam melakukan persiapan itu kami mengacu pada Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri, Red). Jadi, untuk Nataru ini ada Inmendagri Nomor 62 dan 63,” ungkapnya.

Mulyadi menjelaskan, berdasarkan Inmendagri tersebut, tidak ada penutupan tempat wisata. Melainkan hanya pembatasan. Serta harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi pengunjung maupun petugas di destinasi wisata. “Tidak ada penutupan. Tetapi, pengetatan dan pembatasan,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya juga menyebut, saat ini ada delapan destinasi wisata yang menjadi prioritas pengunjung. Di antaranya Kawah Wurung, Batu Soon Solor, Pemandian Air Panas Blawan, Arak-Arak dan, lainnya. Walaupun demikian, pihaknya mengaku tidak menerapkan perlakuan khusus. Sebab, menurutnya, pada saat tahun baru mendatang, ketika di antara delapan wisata sudah penuh, maka wisatawan diminta pindah ke wisata yang lain di Bondowoso. “Perlakuannya sama, pengetatannya sama,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat juga menegaskan tidak akan ada penutupan tempat wisata bagi pengunjung selama Natal dan tahun baru. Menurut dia, seluruh destinasi wisata boleh dibuka dengan protokol kesehatan ketat. “Karena informasi dari pusat diperbolehkan dengan protokol kesehatan ketat. Kita di sini tetap dibuka,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, sejumlah objek wisata di Bondowoso sebelumnya direncanakan akan ditutup saat tahun baru mendatang. Hal tersebut berdasarkan rencana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga di semua daerah. Ternyata wacana penutupan tersebut urung dilakukan, dan destinasi wisata tetap dibuka. Dengan catatan, protokol kesehatan diterapkan secara ketat serta ada pembatasan jumlah pengunjung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso Mulyadi ketika dikonfirmasi, kemarin (10/12). ┬áMenurut Mulyadi, pada momentum Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang tidak ada penutupan tempat wisata. Dirinya juga mengaku sudah melakukan pemetaan dan rapat koordinasi dengan beberapa instansi terkait lainnya mengenai pengamanan peringatan hari tersebut. “Dalam melakukan persiapan itu kami mengacu pada Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri, Red). Jadi, untuk Nataru ini ada Inmendagri Nomor 62 dan 63,” ungkapnya.

Mulyadi menjelaskan, berdasarkan Inmendagri tersebut, tidak ada penutupan tempat wisata. Melainkan hanya pembatasan. Serta harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi pengunjung maupun petugas di destinasi wisata. “Tidak ada penutupan. Tetapi, pengetatan dan pembatasan,” tegasnya.

Pihaknya juga menyebut, saat ini ada delapan destinasi wisata yang menjadi prioritas pengunjung. Di antaranya Kawah Wurung, Batu Soon Solor, Pemandian Air Panas Blawan, Arak-Arak dan, lainnya. Walaupun demikian, pihaknya mengaku tidak menerapkan perlakuan khusus. Sebab, menurutnya, pada saat tahun baru mendatang, ketika di antara delapan wisata sudah penuh, maka wisatawan diminta pindah ke wisata yang lain di Bondowoso. “Perlakuannya sama, pengetatannya sama,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat juga menegaskan tidak akan ada penutupan tempat wisata bagi pengunjung selama Natal dan tahun baru. Menurut dia, seluruh destinasi wisata boleh dibuka dengan protokol kesehatan ketat. “Karena informasi dari pusat diperbolehkan dengan protokol kesehatan ketat. Kita di sini tetap dibuka,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Sementara itu, sejumlah objek wisata di Bondowoso sebelumnya direncanakan akan ditutup saat tahun baru mendatang. Hal tersebut berdasarkan rencana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga di semua daerah. Ternyata wacana penutupan tersebut urung dilakukan, dan destinasi wisata tetap dibuka. Dengan catatan, protokol kesehatan diterapkan secara ketat serta ada pembatasan jumlah pengunjung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Bondowoso Mulyadi ketika dikonfirmasi, kemarin (10/12). ┬áMenurut Mulyadi, pada momentum Natal dan tahun baru (Nataru) mendatang tidak ada penutupan tempat wisata. Dirinya juga mengaku sudah melakukan pemetaan dan rapat koordinasi dengan beberapa instansi terkait lainnya mengenai pengamanan peringatan hari tersebut. “Dalam melakukan persiapan itu kami mengacu pada Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri, Red). Jadi, untuk Nataru ini ada Inmendagri Nomor 62 dan 63,” ungkapnya.

Mulyadi menjelaskan, berdasarkan Inmendagri tersebut, tidak ada penutupan tempat wisata. Melainkan hanya pembatasan. Serta harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi pengunjung maupun petugas di destinasi wisata. “Tidak ada penutupan. Tetapi, pengetatan dan pembatasan,” tegasnya.

Pihaknya juga menyebut, saat ini ada delapan destinasi wisata yang menjadi prioritas pengunjung. Di antaranya Kawah Wurung, Batu Soon Solor, Pemandian Air Panas Blawan, Arak-Arak dan, lainnya. Walaupun demikian, pihaknya mengaku tidak menerapkan perlakuan khusus. Sebab, menurutnya, pada saat tahun baru mendatang, ketika di antara delapan wisata sudah penuh, maka wisatawan diminta pindah ke wisata yang lain di Bondowoso. “Perlakuannya sama, pengetatannya sama,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat juga menegaskan tidak akan ada penutupan tempat wisata bagi pengunjung selama Natal dan tahun baru. Menurut dia, seluruh destinasi wisata boleh dibuka dengan protokol kesehatan ketat. “Karena informasi dari pusat diperbolehkan dengan protokol kesehatan ketat. Kita di sini tetap dibuka,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/