alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 2 December 2021

Piawai Mencanting Batik Menggunakan Kaki

Mobile_AP_Rectangle 1

Rahma pun sempat bertukar pengalamannya ketika dia awal-awal mengikuti pelatihan membatik. “Saat pelatihan pertama, saya sempat jatuh ketika dalam perjalanan menuju ke tempat perajin batik tersebut,” ungkapnya.

Dia sendiri tetap menjaga motivasinya untuk berkarya. Di rumahnya di Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, puluhan karya dihasilkan. Dia tak memiliki tangan yang sempurna. Bahkan, hanya satu kakinya yang sempurna. Walau begitu, Rahma sangat piawai menggunakan kaki kanannya. Hasilnya tak kalah dengan karya pembatik lain.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

- Advertisement -

Rahma pun sempat bertukar pengalamannya ketika dia awal-awal mengikuti pelatihan membatik. “Saat pelatihan pertama, saya sempat jatuh ketika dalam perjalanan menuju ke tempat perajin batik tersebut,” ungkapnya.

Dia sendiri tetap menjaga motivasinya untuk berkarya. Di rumahnya di Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, puluhan karya dihasilkan. Dia tak memiliki tangan yang sempurna. Bahkan, hanya satu kakinya yang sempurna. Walau begitu, Rahma sangat piawai menggunakan kaki kanannya. Hasilnya tak kalah dengan karya pembatik lain.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

Rahma pun sempat bertukar pengalamannya ketika dia awal-awal mengikuti pelatihan membatik. “Saat pelatihan pertama, saya sempat jatuh ketika dalam perjalanan menuju ke tempat perajin batik tersebut,” ungkapnya.

Dia sendiri tetap menjaga motivasinya untuk berkarya. Di rumahnya di Desa Jetis, Kecamatan Curahdami, puluhan karya dihasilkan. Dia tak memiliki tangan yang sempurna. Bahkan, hanya satu kakinya yang sempurna. Walau begitu, Rahma sangat piawai menggunakan kaki kanannya. Hasilnya tak kalah dengan karya pembatik lain.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca