alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Viral Video Dangdutan di Bondowoso, Polisi Periksa Saksi secara Bertahap

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah beredarnya video dangdutan oleh oknum yang mirip dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Sugiono Eksantoso, Polres Bondowoso bergerak cepat dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap puluhan orang yang terlibat dalam video viral tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo mengatakan, setelah menerima informasi perihal viralnya video mirip Kadisdikbud yang menyanyi dan berjoget saat jam dinas dengan durasi 2 menit 50 detik itu, pihaknya langsung melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi. “Hari ini kami panggil semua. Kami lakukan pemeriksaan dan swab antigen pada semua pihak yang terlibat dalam video tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Agung, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan swab antigen terhadap puluhan peserta di acara tersebut. Baik dari jajaran guru, staf, maupun orang yang berada di lokasi tersebut. Tapi, untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pemeriksaan, lanjut Agung, pihaknya melakukan pemanggilan secara bertahap. “Pemeriksaannya bertahap, sekarang 10 orang, nanti bergantian. Jika ada yang reaktif, nanti kami bawa langsung ke ruangan isolasi terpusat di Pancoran,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Langkah ke depannya, kata Agung, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat dalam video tersebut. Sementara itu, terkait pemanggilan terhadap Kepala Dikbud, kata Agung, akan dilakukan secara bertahap. Dari kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, maupun perempuan yang menjadi kawan duet dalam video tersebut. “Kalau itu nanti prosesnya bertahap, kami gerak cepat. Semuanya peserta kami tracing apakah ada dampak atas kegiatan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Mohamad Imron membenarkan bahwa telah dilakukan pemeriksaan bertahap terhadap 10 peserta yang terlibat dalam acara tersebut. “Sementara, 10 orang kami lakukan pemeriksaan, hasilnya alhamdulillah nonreaktif atau negatif,” ucapnya singkat.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah beredarnya video dangdutan oleh oknum yang mirip dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Sugiono Eksantoso, Polres Bondowoso bergerak cepat dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap puluhan orang yang terlibat dalam video viral tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo mengatakan, setelah menerima informasi perihal viralnya video mirip Kadisdikbud yang menyanyi dan berjoget saat jam dinas dengan durasi 2 menit 50 detik itu, pihaknya langsung melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi. “Hari ini kami panggil semua. Kami lakukan pemeriksaan dan swab antigen pada semua pihak yang terlibat dalam video tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Agung, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan swab antigen terhadap puluhan peserta di acara tersebut. Baik dari jajaran guru, staf, maupun orang yang berada di lokasi tersebut. Tapi, untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pemeriksaan, lanjut Agung, pihaknya melakukan pemanggilan secara bertahap. “Pemeriksaannya bertahap, sekarang 10 orang, nanti bergantian. Jika ada yang reaktif, nanti kami bawa langsung ke ruangan isolasi terpusat di Pancoran,” tuturnya.

Langkah ke depannya, kata Agung, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat dalam video tersebut. Sementara itu, terkait pemanggilan terhadap Kepala Dikbud, kata Agung, akan dilakukan secara bertahap. Dari kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, maupun perempuan yang menjadi kawan duet dalam video tersebut. “Kalau itu nanti prosesnya bertahap, kami gerak cepat. Semuanya peserta kami tracing apakah ada dampak atas kegiatan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Mohamad Imron membenarkan bahwa telah dilakukan pemeriksaan bertahap terhadap 10 peserta yang terlibat dalam acara tersebut. “Sementara, 10 orang kami lakukan pemeriksaan, hasilnya alhamdulillah nonreaktif atau negatif,” ucapnya singkat.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Setelah beredarnya video dangdutan oleh oknum yang mirip dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Sugiono Eksantoso, Polres Bondowoso bergerak cepat dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap puluhan orang yang terlibat dalam video viral tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo mengatakan, setelah menerima informasi perihal viralnya video mirip Kadisdikbud yang menyanyi dan berjoget saat jam dinas dengan durasi 2 menit 50 detik itu, pihaknya langsung melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi. “Hari ini kami panggil semua. Kami lakukan pemeriksaan dan swab antigen pada semua pihak yang terlibat dalam video tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

Menurut Agung, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan swab antigen terhadap puluhan peserta di acara tersebut. Baik dari jajaran guru, staf, maupun orang yang berada di lokasi tersebut. Tapi, untuk menghindari terjadinya kerumunan saat pemeriksaan, lanjut Agung, pihaknya melakukan pemanggilan secara bertahap. “Pemeriksaannya bertahap, sekarang 10 orang, nanti bergantian. Jika ada yang reaktif, nanti kami bawa langsung ke ruangan isolasi terpusat di Pancoran,” tuturnya.

Langkah ke depannya, kata Agung, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat dalam video tersebut. Sementara itu, terkait pemanggilan terhadap Kepala Dikbud, kata Agung, akan dilakukan secara bertahap. Dari kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, maupun perempuan yang menjadi kawan duet dalam video tersebut. “Kalau itu nanti prosesnya bertahap, kami gerak cepat. Semuanya peserta kami tracing apakah ada dampak atas kegiatan itu,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Mohamad Imron membenarkan bahwa telah dilakukan pemeriksaan bertahap terhadap 10 peserta yang terlibat dalam acara tersebut. “Sementara, 10 orang kami lakukan pemeriksaan, hasilnya alhamdulillah nonreaktif atau negatif,” ucapnya singkat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/