alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Lulusan SMK Harus Kompeten di Bidangnya

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lulusan SMK harus memiliki kompetensi tinggi untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Siswa SMK diminta untuk belajar akan keahliannya dengan baik. Tidak hanya sekadar untuk mendapatkan nilai, tetapi benar-benar untuk mengasah keahliannya.

Itu disampaikan Kepala SMKN 2 Bondowoso Bambang Sutjipto kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Kasek yang juga Ketua PGRI Bondowoso ini mengatakan, tantangan bagi lulusan SMK ke depan cukup berat. Tidak hanya akibat Covid-19, tetapi juga perubahan zaman yang begitu cepat di era Revolusi Industri 4.0.

“Tantangan ke depan jelas lebih berat, maka siswa SMK harus lebih terampil, lebih kompeten dengan keahliannya,” kata Bambang Sutjipto. Dia menjelaskan, siswa SMKN 2 Bondowoso dibekali keahlian yang mumpuni agar benar-benar siap menghadapi persaingan di dunia kerja setelah lulus nanti.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lulusan SMK harus memiliki kompetensi tinggi untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Siswa SMK diminta untuk belajar akan keahliannya dengan baik. Tidak hanya sekadar untuk mendapatkan nilai, tetapi benar-benar untuk mengasah keahliannya.

Itu disampaikan Kepala SMKN 2 Bondowoso Bambang Sutjipto kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Kasek yang juga Ketua PGRI Bondowoso ini mengatakan, tantangan bagi lulusan SMK ke depan cukup berat. Tidak hanya akibat Covid-19, tetapi juga perubahan zaman yang begitu cepat di era Revolusi Industri 4.0.

“Tantangan ke depan jelas lebih berat, maka siswa SMK harus lebih terampil, lebih kompeten dengan keahliannya,” kata Bambang Sutjipto. Dia menjelaskan, siswa SMKN 2 Bondowoso dibekali keahlian yang mumpuni agar benar-benar siap menghadapi persaingan di dunia kerja setelah lulus nanti.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Lulusan SMK harus memiliki kompetensi tinggi untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Siswa SMK diminta untuk belajar akan keahliannya dengan baik. Tidak hanya sekadar untuk mendapatkan nilai, tetapi benar-benar untuk mengasah keahliannya.

Itu disampaikan Kepala SMKN 2 Bondowoso Bambang Sutjipto kepada Jawa Pos Radar Ijen, kemarin. Kasek yang juga Ketua PGRI Bondowoso ini mengatakan, tantangan bagi lulusan SMK ke depan cukup berat. Tidak hanya akibat Covid-19, tetapi juga perubahan zaman yang begitu cepat di era Revolusi Industri 4.0.

“Tantangan ke depan jelas lebih berat, maka siswa SMK harus lebih terampil, lebih kompeten dengan keahliannya,” kata Bambang Sutjipto. Dia menjelaskan, siswa SMKN 2 Bondowoso dibekali keahlian yang mumpuni agar benar-benar siap menghadapi persaingan di dunia kerja setelah lulus nanti.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/