alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Jangan Bingung dengan MyPertamina

Belum Ada di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

TAMANSARI, Radar Ijen – Penyediaan aplikasi MyPertamina dipandang ribet oleh sejumlah pengendara di Bondowoso. Meski belum diterapkan, namun pengendara sudah membaca dampak yang akan terjadi jika aplikasi tersebut betul-betul diterapkan. Belum lagi adanya larangan pemakaian ponsel di area SPBU. Seorang pembeli bahan bakar minyak (BBM), Abdul Wasil, warga asal Desa Sumber Salam, Kecamatan Koncer, Bondowoso, mengutarakan, pembelian BBM akan sulit diakses oleh setiap orang bila memakai MyPertamina. Menurutnya, masyarakat belum siap sepenuhnya untuk melakukan pembelian BBM melalui aplikasi. “Kami belum tahu juga kondisinya nanti bagaimana. Soalnya belum sampai di Bondowoso. Kalau diterapkan di Bondowoso, akan susah. Soalnya banyak masyarakat generasi tua yang belum bisa mengoperasikan smartphone, bahkan ada juga yang tidak memiliki handphone,” katanya.

BACA JUGA : Hasil Kontingen Bondowoso di Porprov Jatim

Selain itu, pria yang mengendarai motor bebek matik itu mengungkapkan, mengoperasikan ponsel di area SPBU sangat rentan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Di setiap SPBU sudah ada larangan untuk pemakaian HP. Tentu jika MyPertamina dipakai, maka berseberangan dong,” ujarnya.

- Advertisement -

TAMANSARI, Radar Ijen – Penyediaan aplikasi MyPertamina dipandang ribet oleh sejumlah pengendara di Bondowoso. Meski belum diterapkan, namun pengendara sudah membaca dampak yang akan terjadi jika aplikasi tersebut betul-betul diterapkan. Belum lagi adanya larangan pemakaian ponsel di area SPBU. Seorang pembeli bahan bakar minyak (BBM), Abdul Wasil, warga asal Desa Sumber Salam, Kecamatan Koncer, Bondowoso, mengutarakan, pembelian BBM akan sulit diakses oleh setiap orang bila memakai MyPertamina. Menurutnya, masyarakat belum siap sepenuhnya untuk melakukan pembelian BBM melalui aplikasi. “Kami belum tahu juga kondisinya nanti bagaimana. Soalnya belum sampai di Bondowoso. Kalau diterapkan di Bondowoso, akan susah. Soalnya banyak masyarakat generasi tua yang belum bisa mengoperasikan smartphone, bahkan ada juga yang tidak memiliki handphone,” katanya.

BACA JUGA : Hasil Kontingen Bondowoso di Porprov Jatim

Selain itu, pria yang mengendarai motor bebek matik itu mengungkapkan, mengoperasikan ponsel di area SPBU sangat rentan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Di setiap SPBU sudah ada larangan untuk pemakaian HP. Tentu jika MyPertamina dipakai, maka berseberangan dong,” ujarnya.

TAMANSARI, Radar Ijen – Penyediaan aplikasi MyPertamina dipandang ribet oleh sejumlah pengendara di Bondowoso. Meski belum diterapkan, namun pengendara sudah membaca dampak yang akan terjadi jika aplikasi tersebut betul-betul diterapkan. Belum lagi adanya larangan pemakaian ponsel di area SPBU. Seorang pembeli bahan bakar minyak (BBM), Abdul Wasil, warga asal Desa Sumber Salam, Kecamatan Koncer, Bondowoso, mengutarakan, pembelian BBM akan sulit diakses oleh setiap orang bila memakai MyPertamina. Menurutnya, masyarakat belum siap sepenuhnya untuk melakukan pembelian BBM melalui aplikasi. “Kami belum tahu juga kondisinya nanti bagaimana. Soalnya belum sampai di Bondowoso. Kalau diterapkan di Bondowoso, akan susah. Soalnya banyak masyarakat generasi tua yang belum bisa mengoperasikan smartphone, bahkan ada juga yang tidak memiliki handphone,” katanya.

BACA JUGA : Hasil Kontingen Bondowoso di Porprov Jatim

Selain itu, pria yang mengendarai motor bebek matik itu mengungkapkan, mengoperasikan ponsel di area SPBU sangat rentan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Di setiap SPBU sudah ada larangan untuk pemakaian HP. Tentu jika MyPertamina dipakai, maka berseberangan dong,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/