alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Hasil Kontingen Bondowoso di Porprov Jatim

Sepekan pagelaran Porprov Jatim VII telah berlalu. Sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga sudah berhasil meraih medali. Sayangnya, antara menjadi tuan rumah dengan tidak, hasilnya sama saja. Tetap finis di urutan 30 besar dalam raihan medali di Porprov Jatim. Selain itu, bonus puluhan juta yang dijanjikan belum juga dibagikan.

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan sejumlah atlet yang berlaga dalam Porprov Jatim VII telah usai. Tenaga, pikiran, dan waktu telah mereka kerahkan untuk mengharumkan nama daerah. Meski hanya beberapa atlet yang berhasil meraih medali, mulai dari emas, perak, hingga perunggu.

BACA JUGA : Kekeringan Akibat Dam Jebol, Ratusan KK di Jember Kekurangan Air Bersih

Hasilnya, secara keseluruhan Bondowoso mengoleksi tujuh medali emas, lima medali perak, dan 15 medali perunggu. Raihan tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov Jatim pada 2019 lalu. Kontingen Bondowoso berhasil mengumpulkan dua medali perak dan empat medali perunggu. Tanpa medali emas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski menjadi tuan rumah serta sudah mengalami peningkatan perolehan medali, Bondowoso tak lantas mengalami peningkatan posisi yang cukup signifikan dalam raihan medali. Pasalnya, mereka tetap bertahan di peringkat 30 besar. Tepatnya urutan 31 dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Dulu pada 2019, urutan dua dari belakang, yaitu 37.

Semua medali yang diraih di Porprov Jatim 2022 tidak merata didapat dari seluruh cabor yang diturunkan. Cabor yang meraih medali antara lain panahan, taekwondo, tinju, tenis meja, dancesport, atletik, sepak bola putri, catur, woodball, tarung drajat, dan wushu taolu. Bahkan, wushu taolu menjadi cabor paling efektif dan efisien. Hanya mengirimkan satu atlet, mampu mempersembahkan medali emas. Sementara, ada juga cabor yang dilaksanakan di Bondowoso, tapi medali tidak mampir ke Kontingen Bondowoso. Yaitu, menembak dan karate.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan sejumlah atlet yang berlaga dalam Porprov Jatim VII telah usai. Tenaga, pikiran, dan waktu telah mereka kerahkan untuk mengharumkan nama daerah. Meski hanya beberapa atlet yang berhasil meraih medali, mulai dari emas, perak, hingga perunggu.

BACA JUGA : Kekeringan Akibat Dam Jebol, Ratusan KK di Jember Kekurangan Air Bersih

Hasilnya, secara keseluruhan Bondowoso mengoleksi tujuh medali emas, lima medali perak, dan 15 medali perunggu. Raihan tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov Jatim pada 2019 lalu. Kontingen Bondowoso berhasil mengumpulkan dua medali perak dan empat medali perunggu. Tanpa medali emas.

Meski menjadi tuan rumah serta sudah mengalami peningkatan perolehan medali, Bondowoso tak lantas mengalami peningkatan posisi yang cukup signifikan dalam raihan medali. Pasalnya, mereka tetap bertahan di peringkat 30 besar. Tepatnya urutan 31 dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Dulu pada 2019, urutan dua dari belakang, yaitu 37.

Semua medali yang diraih di Porprov Jatim 2022 tidak merata didapat dari seluruh cabor yang diturunkan. Cabor yang meraih medali antara lain panahan, taekwondo, tinju, tenis meja, dancesport, atletik, sepak bola putri, catur, woodball, tarung drajat, dan wushu taolu. Bahkan, wushu taolu menjadi cabor paling efektif dan efisien. Hanya mengirimkan satu atlet, mampu mempersembahkan medali emas. Sementara, ada juga cabor yang dilaksanakan di Bondowoso, tapi medali tidak mampir ke Kontingen Bondowoso. Yaitu, menembak dan karate.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Perjuangan sejumlah atlet yang berlaga dalam Porprov Jatim VII telah usai. Tenaga, pikiran, dan waktu telah mereka kerahkan untuk mengharumkan nama daerah. Meski hanya beberapa atlet yang berhasil meraih medali, mulai dari emas, perak, hingga perunggu.

BACA JUGA : Kekeringan Akibat Dam Jebol, Ratusan KK di Jember Kekurangan Air Bersih

Hasilnya, secara keseluruhan Bondowoso mengoleksi tujuh medali emas, lima medali perak, dan 15 medali perunggu. Raihan tersebut ternyata lebih baik jika dibandingkan dengan pelaksanaan Porprov Jatim pada 2019 lalu. Kontingen Bondowoso berhasil mengumpulkan dua medali perak dan empat medali perunggu. Tanpa medali emas.

Meski menjadi tuan rumah serta sudah mengalami peningkatan perolehan medali, Bondowoso tak lantas mengalami peningkatan posisi yang cukup signifikan dalam raihan medali. Pasalnya, mereka tetap bertahan di peringkat 30 besar. Tepatnya urutan 31 dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Dulu pada 2019, urutan dua dari belakang, yaitu 37.

Semua medali yang diraih di Porprov Jatim 2022 tidak merata didapat dari seluruh cabor yang diturunkan. Cabor yang meraih medali antara lain panahan, taekwondo, tinju, tenis meja, dancesport, atletik, sepak bola putri, catur, woodball, tarung drajat, dan wushu taolu. Bahkan, wushu taolu menjadi cabor paling efektif dan efisien. Hanya mengirimkan satu atlet, mampu mempersembahkan medali emas. Sementara, ada juga cabor yang dilaksanakan di Bondowoso, tapi medali tidak mampir ke Kontingen Bondowoso. Yaitu, menembak dan karate.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/