alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Mahasiswa Layangkan Surat ke DPRD Bondowoso, Isinya Ada Lima Tuntutan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Maraknya persoalan yang terjadi pada kancah nasional, nyatanya juga berdampak terhadap daerah. Mulai dari wacana penundaan pemilu, naiknya harga BBM, serta harga bahan pokok. Hal inilah yang memicu beragam protes dari mahasiswa di beberapa wilayah. Tak terkecuali di Bondowoso.

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan protes dengan melayangkan surat. Surat tuntutan itu dikirimkan ke DPRD Bondowoso dan diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Sholikin. Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam surat itu, setelah mahasiswa melakukan kajian matang.

Ketua Umum HMI Bondowoso-Situbondo Moh Syekh Zainol Hali mengatakan, surat itu menuntut DPRD Bondowoso agar menyatakan penolakan terhadap penundaan pemilu. Selain itu, juga meminta DPRD memberikan pernyataan sikap secara lisan dan tulisan agar pemerintah mengembalikan harga bahan pokok seperti semula. “Kami dari HMI melayangkan surat agar ditindak lanjuti dengan baik oleh DPRD,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Harga Bahan Makanan Melambung

Menurutnya, dalam surat yang dilayangkan itu terdapat lima tuntutan. Baik yang menyangkut isu nasional maupun lokal. Yakni, menolak penundaan pemilu karena tidak sesuai dengan konstitusi, mendesak agar pemerintah menurunkan harga BBM, mendesak stabilisasi harga kebutuhan pokok, mendesak Pemkab Bondowoso agar lebih memperhatikan sektor pendidikan, serta mendesak DPRD Bondowoso melakukan pernyataan sikap pada poin 1, 2, dan 3 secara kelembagaan. Baik berupa surat maupun pernyataan dalam bentuk video.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Maraknya persoalan yang terjadi pada kancah nasional, nyatanya juga berdampak terhadap daerah. Mulai dari wacana penundaan pemilu, naiknya harga BBM, serta harga bahan pokok. Hal inilah yang memicu beragam protes dari mahasiswa di beberapa wilayah. Tak terkecuali di Bondowoso.

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan protes dengan melayangkan surat. Surat tuntutan itu dikirimkan ke DPRD Bondowoso dan diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Sholikin. Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam surat itu, setelah mahasiswa melakukan kajian matang.

Ketua Umum HMI Bondowoso-Situbondo Moh Syekh Zainol Hali mengatakan, surat itu menuntut DPRD Bondowoso agar menyatakan penolakan terhadap penundaan pemilu. Selain itu, juga meminta DPRD memberikan pernyataan sikap secara lisan dan tulisan agar pemerintah mengembalikan harga bahan pokok seperti semula. “Kami dari HMI melayangkan surat agar ditindak lanjuti dengan baik oleh DPRD,” katanya.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Harga Bahan Makanan Melambung

Menurutnya, dalam surat yang dilayangkan itu terdapat lima tuntutan. Baik yang menyangkut isu nasional maupun lokal. Yakni, menolak penundaan pemilu karena tidak sesuai dengan konstitusi, mendesak agar pemerintah menurunkan harga BBM, mendesak stabilisasi harga kebutuhan pokok, mendesak Pemkab Bondowoso agar lebih memperhatikan sektor pendidikan, serta mendesak DPRD Bondowoso melakukan pernyataan sikap pada poin 1, 2, dan 3 secara kelembagaan. Baik berupa surat maupun pernyataan dalam bentuk video.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID– Maraknya persoalan yang terjadi pada kancah nasional, nyatanya juga berdampak terhadap daerah. Mulai dari wacana penundaan pemilu, naiknya harga BBM, serta harga bahan pokok. Hal inilah yang memicu beragam protes dari mahasiswa di beberapa wilayah. Tak terkecuali di Bondowoso.

Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan protes dengan melayangkan surat. Surat tuntutan itu dikirimkan ke DPRD Bondowoso dan diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Sholikin. Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam surat itu, setelah mahasiswa melakukan kajian matang.

Ketua Umum HMI Bondowoso-Situbondo Moh Syekh Zainol Hali mengatakan, surat itu menuntut DPRD Bondowoso agar menyatakan penolakan terhadap penundaan pemilu. Selain itu, juga meminta DPRD memberikan pernyataan sikap secara lisan dan tulisan agar pemerintah mengembalikan harga bahan pokok seperti semula. “Kami dari HMI melayangkan surat agar ditindak lanjuti dengan baik oleh DPRD,” katanya.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Harga Bahan Makanan Melambung

Menurutnya, dalam surat yang dilayangkan itu terdapat lima tuntutan. Baik yang menyangkut isu nasional maupun lokal. Yakni, menolak penundaan pemilu karena tidak sesuai dengan konstitusi, mendesak agar pemerintah menurunkan harga BBM, mendesak stabilisasi harga kebutuhan pokok, mendesak Pemkab Bondowoso agar lebih memperhatikan sektor pendidikan, serta mendesak DPRD Bondowoso melakukan pernyataan sikap pada poin 1, 2, dan 3 secara kelembagaan. Baik berupa surat maupun pernyataan dalam bentuk video.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/