alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Dugaan Struktur Batu Bata Jebung Kidul Mulai Diproses

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi dugaan adanya struktur batu bata di Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, mulai diseriusi. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai turun gunung ke lokasi.

Kemarin (9/11), tim ekskavasi BPCB sudah meninjau lokasi untuk survei awal. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Hery Kusdaryanto. “Tadi (kemarin, Red) masih survei awal. Masih membuat patokan dahulu, menentukan titik mana yang akan diekskavasi terlebih dulu,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery menambahkan, tim BPCB dijadwalkan akan memulai proses ekskavasi awal hari ini (10/11). “Besok (hari ini, Red) mulai proses penggalian awal. Penentuan di masing-masing titik. Kemungkinan juga akan memetakan dua atau tiga titik terlebih dahulu,” jelas Hery.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terkait penggunaan alat berat pada proses ekskavasi, Hery mengaku belum dipakai. “Masih memakai alat khusus dahulu. Rencananya, tim BPCB berada di Bondowoso sekitar satu minggu untuk melihat, meneliti, dan menggali ekskavasi awal ini,” urainya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sebelumnya, penemuan dugaan struktur batu bata peninggalan zaman purbakala ditemukan di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, pada pertengahan bulan Februari lalu. Struktur batu bata ini hampir mirip dengan yang ada di Alassumur, Pujer.

Batu bata itu ditemukan oleh Ahmad Ja’far, Kepala Dusun (Kasun) Bataan, saat beraktivitas di tengah area persawahan. Berikutnya, Ja’far melaporkan temuan tersebut ke pihak-pihak terkait. Sampai diterima Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi dugaan adanya struktur batu bata di Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, mulai diseriusi. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai turun gunung ke lokasi.

Kemarin (9/11), tim ekskavasi BPCB sudah meninjau lokasi untuk survei awal. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Hery Kusdaryanto. “Tadi (kemarin, Red) masih survei awal. Masih membuat patokan dahulu, menentukan titik mana yang akan diekskavasi terlebih dulu,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery menambahkan, tim BPCB dijadwalkan akan memulai proses ekskavasi awal hari ini (10/11). “Besok (hari ini, Red) mulai proses penggalian awal. Penentuan di masing-masing titik. Kemungkinan juga akan memetakan dua atau tiga titik terlebih dahulu,” jelas Hery.

Terkait penggunaan alat berat pada proses ekskavasi, Hery mengaku belum dipakai. “Masih memakai alat khusus dahulu. Rencananya, tim BPCB berada di Bondowoso sekitar satu minggu untuk melihat, meneliti, dan menggali ekskavasi awal ini,” urainya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sebelumnya, penemuan dugaan struktur batu bata peninggalan zaman purbakala ditemukan di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, pada pertengahan bulan Februari lalu. Struktur batu bata ini hampir mirip dengan yang ada di Alassumur, Pujer.

Batu bata itu ditemukan oleh Ahmad Ja’far, Kepala Dusun (Kasun) Bataan, saat beraktivitas di tengah area persawahan. Berikutnya, Ja’far melaporkan temuan tersebut ke pihak-pihak terkait. Sampai diterima Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Proses ekskavasi dugaan adanya struktur batu bata di Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, mulai diseriusi. Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mulai turun gunung ke lokasi.

Kemarin (9/11), tim ekskavasi BPCB sudah meninjau lokasi untuk survei awal. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso Hery Kusdaryanto. “Tadi (kemarin, Red) masih survei awal. Masih membuat patokan dahulu, menentukan titik mana yang akan diekskavasi terlebih dulu,” ujar Hery.

Lebih lanjut, Hery menambahkan, tim BPCB dijadwalkan akan memulai proses ekskavasi awal hari ini (10/11). “Besok (hari ini, Red) mulai proses penggalian awal. Penentuan di masing-masing titik. Kemungkinan juga akan memetakan dua atau tiga titik terlebih dahulu,” jelas Hery.

Terkait penggunaan alat berat pada proses ekskavasi, Hery mengaku belum dipakai. “Masih memakai alat khusus dahulu. Rencananya, tim BPCB berada di Bondowoso sekitar satu minggu untuk melihat, meneliti, dan menggali ekskavasi awal ini,” urainya kepada Jawa Pos Radar Ijen.

Sebelumnya, penemuan dugaan struktur batu bata peninggalan zaman purbakala ditemukan di Dusun Bataan, Desa Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari, pada pertengahan bulan Februari lalu. Struktur batu bata ini hampir mirip dengan yang ada di Alassumur, Pujer.

Batu bata itu ditemukan oleh Ahmad Ja’far, Kepala Dusun (Kasun) Bataan, saat beraktivitas di tengah area persawahan. Berikutnya, Ja’far melaporkan temuan tersebut ke pihak-pihak terkait. Sampai diterima Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/