alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Dua Pesilat Putri Dicoret

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Tim pencak silat Bondowoso tampaknya serius untuk meraih target medali. Pasalnya, sejumlah atlet yang dianggap kurang mumpuni dan tidak berpotensi meraih juara harus dicoret. Artinya, pesilat yang dibawa ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim harus dipastikan memiliki kemampuan dan kondisi yang prima.

BACA JUGA : Puluhan Aksi Tagih Pengusutan Dana Rp 107 Miliar

Sunargi, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso, mengatakan, terdapat 22 atlet putra dan putri yang dapat dipastikan bertanding dalam Porprov Jatim. Untuk pertandingan pencak silat Porprov Jatim yang digelar di Lumajang tersebut, IPSI Bondowoso akan memaksimalkan untuk mendapatkan prestasi, baik di nomor seni maupun tanding.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk nomor tanding atau fight putri, IPSI Bondowoso akan mengikuti mulai dari kelas A, B, D, hingga E. Sementara, untuk kelas C terpaksa harus dihapus, karena atletnya dirasa kurang memenuhi syarat. Selain itu, selalu kalah dalam dua uji coba tanding dengan kabupaten lain sebelumnya. Sementara itu, untuk tarung putra akan mengikuti kelas A hingga kelas H.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Tim pencak silat Bondowoso tampaknya serius untuk meraih target medali. Pasalnya, sejumlah atlet yang dianggap kurang mumpuni dan tidak berpotensi meraih juara harus dicoret. Artinya, pesilat yang dibawa ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim harus dipastikan memiliki kemampuan dan kondisi yang prima.

BACA JUGA : Puluhan Aksi Tagih Pengusutan Dana Rp 107 Miliar

Sunargi, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso, mengatakan, terdapat 22 atlet putra dan putri yang dapat dipastikan bertanding dalam Porprov Jatim. Untuk pertandingan pencak silat Porprov Jatim yang digelar di Lumajang tersebut, IPSI Bondowoso akan memaksimalkan untuk mendapatkan prestasi, baik di nomor seni maupun tanding.

Untuk nomor tanding atau fight putri, IPSI Bondowoso akan mengikuti mulai dari kelas A, B, D, hingga E. Sementara, untuk kelas C terpaksa harus dihapus, karena atletnya dirasa kurang memenuhi syarat. Selain itu, selalu kalah dalam dua uji coba tanding dengan kabupaten lain sebelumnya. Sementara itu, untuk tarung putra akan mengikuti kelas A hingga kelas H.

DABASAH, Radar Ijen – Tim pencak silat Bondowoso tampaknya serius untuk meraih target medali. Pasalnya, sejumlah atlet yang dianggap kurang mumpuni dan tidak berpotensi meraih juara harus dicoret. Artinya, pesilat yang dibawa ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim harus dipastikan memiliki kemampuan dan kondisi yang prima.

BACA JUGA : Puluhan Aksi Tagih Pengusutan Dana Rp 107 Miliar

Sunargi, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso, mengatakan, terdapat 22 atlet putra dan putri yang dapat dipastikan bertanding dalam Porprov Jatim. Untuk pertandingan pencak silat Porprov Jatim yang digelar di Lumajang tersebut, IPSI Bondowoso akan memaksimalkan untuk mendapatkan prestasi, baik di nomor seni maupun tanding.

Untuk nomor tanding atau fight putri, IPSI Bondowoso akan mengikuti mulai dari kelas A, B, D, hingga E. Sementara, untuk kelas C terpaksa harus dihapus, karena atletnya dirasa kurang memenuhi syarat. Selain itu, selalu kalah dalam dua uji coba tanding dengan kabupaten lain sebelumnya. Sementara itu, untuk tarung putra akan mengikuti kelas A hingga kelas H.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/