alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Pelatihan Kepemimpinan, Pengawas Lulus 100 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dinyatakan lulus pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP), kemarin. Pelatihan itu ditutup bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa, kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Salwa menyampaikan, pelatihan tersebut untuk memenuhi standar kompetensi bagi para pejabat pengawas. Sehingga diharapkan para peserta yang sudah dinyatakan lulus memiliki kompetensi kepemimpinan dalam pelayanan. Hal tersebut untuk memastikan terlaksananya akuntabilitas pengawas dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang berlaku. Serta memastikan terselenggaranya pengendalian pekerjaan secara berkesinambungan.

Dijelaskannya, era global saat ini dengan kondisi yang kompetitif dan menuntut aparat yang proaktif terhadap permasalahan di masyarakat. “Saya yakin, dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan latihan, dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas di kemudian hari,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Suanda, Kabid Pengembangan SDM di BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Bondowoso, mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 bulan. Berbagai materi diberikan kepada para peserta. Dikatakannya, materi paling berat adalah klasikal, yang mengharuskan dilaksanakan dengan tatap muka. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau materi yang umum, dilaksanakan secara daring,” katanya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dinyatakan lulus pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP), kemarin. Pelatihan itu ditutup bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa, kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Salwa menyampaikan, pelatihan tersebut untuk memenuhi standar kompetensi bagi para pejabat pengawas. Sehingga diharapkan para peserta yang sudah dinyatakan lulus memiliki kompetensi kepemimpinan dalam pelayanan. Hal tersebut untuk memastikan terlaksananya akuntabilitas pengawas dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang berlaku. Serta memastikan terselenggaranya pengendalian pekerjaan secara berkesinambungan.

Dijelaskannya, era global saat ini dengan kondisi yang kompetitif dan menuntut aparat yang proaktif terhadap permasalahan di masyarakat. “Saya yakin, dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan latihan, dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas di kemudian hari,” terangnya.

Suanda, Kabid Pengembangan SDM di BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Bondowoso, mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 bulan. Berbagai materi diberikan kepada para peserta. Dikatakannya, materi paling berat adalah klasikal, yang mengharuskan dilaksanakan dengan tatap muka. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau materi yang umum, dilaksanakan secara daring,” katanya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dinyatakan lulus pelatihan kepemimpinan pengawas (PKP), kemarin. Pelatihan itu ditutup bupati Drs KH Salwa Arifin di pendapa, kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati Salwa menyampaikan, pelatihan tersebut untuk memenuhi standar kompetensi bagi para pejabat pengawas. Sehingga diharapkan para peserta yang sudah dinyatakan lulus memiliki kompetensi kepemimpinan dalam pelayanan. Hal tersebut untuk memastikan terlaksananya akuntabilitas pengawas dalam memberikan pelayanan publik sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang berlaku. Serta memastikan terselenggaranya pengendalian pekerjaan secara berkesinambungan.

Dijelaskannya, era global saat ini dengan kondisi yang kompetitif dan menuntut aparat yang proaktif terhadap permasalahan di masyarakat. “Saya yakin, dengan pembekalan yang diperoleh dalam pendidikan dan latihan, dapat memberikan wawasan dan cakrawala berpikir yang jernih dalam melaksanakan tugas di kemudian hari,” terangnya.

Suanda, Kabid Pengembangan SDM di BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Bondowoso, mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 bulan. Berbagai materi diberikan kepada para peserta. Dikatakannya, materi paling berat adalah klasikal, yang mengharuskan dilaksanakan dengan tatap muka. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. “Kalau materi yang umum, dilaksanakan secara daring,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/