alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Tren Permintaan Darah saat Pandemi Turun

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama pandemi Covid-19, rupanya tren permintaan darah ke Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) menurun. Hal itu seakan membuktikan jika ketakutan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit selama pandemi Covid-19 benar adanya.

Kepala Unit Donor Darah dr Deni Agus Setiawan mengatakan, permintaan selama masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Menurutnya, penyebabnya karena kebutuhannya berkurang. “Karena jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit juga lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi,” jelasnya.

Namun, untuk ketersediaan darah, pihaknya terus berupaya menggalang dari pendonor. Mendekati Ramadan seperti saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pengurus PMI untuk menggelar donor darah dengan jemput bola. “Insyaallah nanti Ramadan, setelah buka puasa kami akan mengadakan kegiatan donor di depan Masjid Jamik,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dijelaskan, di tengah pandemi, pendonor tidak memerlukan surat keterangan antigen atau semacamnya. Karena itu, siapa saja boleh mendonorkan darahnya tanpa harus membawa surat keterangan rapid test.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama pandemi Covid-19, rupanya tren permintaan darah ke Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) menurun. Hal itu seakan membuktikan jika ketakutan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit selama pandemi Covid-19 benar adanya.

Kepala Unit Donor Darah dr Deni Agus Setiawan mengatakan, permintaan selama masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Menurutnya, penyebabnya karena kebutuhannya berkurang. “Karena jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit juga lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi,” jelasnya.

Namun, untuk ketersediaan darah, pihaknya terus berupaya menggalang dari pendonor. Mendekati Ramadan seperti saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pengurus PMI untuk menggelar donor darah dengan jemput bola. “Insyaallah nanti Ramadan, setelah buka puasa kami akan mengadakan kegiatan donor di depan Masjid Jamik,” ungkapnya.

Dijelaskan, di tengah pandemi, pendonor tidak memerlukan surat keterangan antigen atau semacamnya. Karena itu, siapa saja boleh mendonorkan darahnya tanpa harus membawa surat keterangan rapid test.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama pandemi Covid-19, rupanya tren permintaan darah ke Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) menurun. Hal itu seakan membuktikan jika ketakutan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit selama pandemi Covid-19 benar adanya.

Kepala Unit Donor Darah dr Deni Agus Setiawan mengatakan, permintaan selama masa pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Menurutnya, penyebabnya karena kebutuhannya berkurang. “Karena jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit juga lebih sedikit dibandingkan sebelum pandemi,” jelasnya.

Namun, untuk ketersediaan darah, pihaknya terus berupaya menggalang dari pendonor. Mendekati Ramadan seperti saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pengurus PMI untuk menggelar donor darah dengan jemput bola. “Insyaallah nanti Ramadan, setelah buka puasa kami akan mengadakan kegiatan donor di depan Masjid Jamik,” ungkapnya.

Dijelaskan, di tengah pandemi, pendonor tidak memerlukan surat keterangan antigen atau semacamnya. Karena itu, siapa saja boleh mendonorkan darahnya tanpa harus membawa surat keterangan rapid test.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/