alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Mampu Mengubah Desa Tertinggal Menuju Desa Berkembang

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Bondowoso dilaksanakan di dua desa. Yakni Desa Klekehan dan Desa Penang, Kecamatan Botolingo. Hal tersebut dinilai mampu mengubah status desa dari desa tertinggal menjadi desa berkembang.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, dua desa yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan TMMD memang masuk dalam kategori desa tertinggal. Serta membutuhkan banyak bantuan dari pemerintah. Dengan adanya program tersebut, dua desa tersebut menjadi desa yang berkembang dari yang sebelumnya desa tertinggal. “Dengan adanya TMMD ini sudah bisa dikatakan menjadi desa yang berkembang. Jadi, sangat efektif,” jelasnya. Masyarakat juga dinilai sangat antusias menyambut program tersebut. Sebab, hal tersebut dinilai sangat membantu masyarakat.

Selain itu, Dirinya berharap program ini dilaksanakan setiap tahun di daerah-daerah tertinggal Kabupaten Bondowoso. Apalagi masih terdapat beberapa desa yang masih dalam kondisi tertinggal. “Mungkin nanti ada gilirannya desa-desa lain yang masih tertinggal,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Komandan Kodim 0822 LetkolKav Widi Widayat menjelaskan, sinergisitas yang dibangun dalam rangka pelaksanaan TMMD ini berjalan dengan baik. Baik sinergisitas antara TNI dengan pemerintah daerah maupun dengan instansi lain. “Dibuktikan dengan, salah satunya kalau dengan pemda, yaitu memulai dari unsur bawah untuk sasaran-sasaran TMMD,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Bondowoso dilaksanakan di dua desa. Yakni Desa Klekehan dan Desa Penang, Kecamatan Botolingo. Hal tersebut dinilai mampu mengubah status desa dari desa tertinggal menjadi desa berkembang.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, dua desa yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan TMMD memang masuk dalam kategori desa tertinggal. Serta membutuhkan banyak bantuan dari pemerintah. Dengan adanya program tersebut, dua desa tersebut menjadi desa yang berkembang dari yang sebelumnya desa tertinggal. “Dengan adanya TMMD ini sudah bisa dikatakan menjadi desa yang berkembang. Jadi, sangat efektif,” jelasnya. Masyarakat juga dinilai sangat antusias menyambut program tersebut. Sebab, hal tersebut dinilai sangat membantu masyarakat.

Selain itu, Dirinya berharap program ini dilaksanakan setiap tahun di daerah-daerah tertinggal Kabupaten Bondowoso. Apalagi masih terdapat beberapa desa yang masih dalam kondisi tertinggal. “Mungkin nanti ada gilirannya desa-desa lain yang masih tertinggal,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0822 LetkolKav Widi Widayat menjelaskan, sinergisitas yang dibangun dalam rangka pelaksanaan TMMD ini berjalan dengan baik. Baik sinergisitas antara TNI dengan pemerintah daerah maupun dengan instansi lain. “Dibuktikan dengan, salah satunya kalau dengan pemda, yaitu memulai dari unsur bawah untuk sasaran-sasaran TMMD,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 di Kabupaten Bondowoso dilaksanakan di dua desa. Yakni Desa Klekehan dan Desa Penang, Kecamatan Botolingo. Hal tersebut dinilai mampu mengubah status desa dari desa tertinggal menjadi desa berkembang.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, dua desa yang ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan TMMD memang masuk dalam kategori desa tertinggal. Serta membutuhkan banyak bantuan dari pemerintah. Dengan adanya program tersebut, dua desa tersebut menjadi desa yang berkembang dari yang sebelumnya desa tertinggal. “Dengan adanya TMMD ini sudah bisa dikatakan menjadi desa yang berkembang. Jadi, sangat efektif,” jelasnya. Masyarakat juga dinilai sangat antusias menyambut program tersebut. Sebab, hal tersebut dinilai sangat membantu masyarakat.

Selain itu, Dirinya berharap program ini dilaksanakan setiap tahun di daerah-daerah tertinggal Kabupaten Bondowoso. Apalagi masih terdapat beberapa desa yang masih dalam kondisi tertinggal. “Mungkin nanti ada gilirannya desa-desa lain yang masih tertinggal,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0822 LetkolKav Widi Widayat menjelaskan, sinergisitas yang dibangun dalam rangka pelaksanaan TMMD ini berjalan dengan baik. Baik sinergisitas antara TNI dengan pemerintah daerah maupun dengan instansi lain. “Dibuktikan dengan, salah satunya kalau dengan pemda, yaitu memulai dari unsur bawah untuk sasaran-sasaran TMMD,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/