alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

6.000 Liter Minyak Ludes Terjual di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

Jenis minyak yang disediakan adalah minyak kemasan sederhana. Minyak tersebut lebih murah dibandingkan dengan kemasan premium, yakni hanya Rp 13.500 per liternya. Sementara, kemasan premium seharga Rp 14.000. “Hanya beda kemasan, kalau jenis minyaknya sama,” tegasnya.

Totok berharap kegiatan tersebut dapat menekan harga minyak yang masih menggunakan harga lama. Sebab, hingga saat ini masih ada sejumlah toko ataupun pasar tradisional yang menjual di atas harga yang sudah ditentukan pemerintah.

Totok mengaku, pihaknya melakukan operasi minyak goreng dengan menyasar konsumen secara langsung. Bukan kepada penjual atau toko kelontong. Alasannya, karena di tengah harga minyak yang belum merata ini, mereka menjadi masyarakat terdampak secara langsung.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, untuk toko-toko kelontong, pihaknya khawatir jika menyasar itu justru akan dijual kembali dengan harga lama, dengan alasan stok lama. “Makanya sasaran kami kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” tegas Totok. (ham/c2/lin)

- Advertisement -

Jenis minyak yang disediakan adalah minyak kemasan sederhana. Minyak tersebut lebih murah dibandingkan dengan kemasan premium, yakni hanya Rp 13.500 per liternya. Sementara, kemasan premium seharga Rp 14.000. “Hanya beda kemasan, kalau jenis minyaknya sama,” tegasnya.

Totok berharap kegiatan tersebut dapat menekan harga minyak yang masih menggunakan harga lama. Sebab, hingga saat ini masih ada sejumlah toko ataupun pasar tradisional yang menjual di atas harga yang sudah ditentukan pemerintah.

Totok mengaku, pihaknya melakukan operasi minyak goreng dengan menyasar konsumen secara langsung. Bukan kepada penjual atau toko kelontong. Alasannya, karena di tengah harga minyak yang belum merata ini, mereka menjadi masyarakat terdampak secara langsung.

Sementara, untuk toko-toko kelontong, pihaknya khawatir jika menyasar itu justru akan dijual kembali dengan harga lama, dengan alasan stok lama. “Makanya sasaran kami kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” tegas Totok. (ham/c2/lin)

Jenis minyak yang disediakan adalah minyak kemasan sederhana. Minyak tersebut lebih murah dibandingkan dengan kemasan premium, yakni hanya Rp 13.500 per liternya. Sementara, kemasan premium seharga Rp 14.000. “Hanya beda kemasan, kalau jenis minyaknya sama,” tegasnya.

Totok berharap kegiatan tersebut dapat menekan harga minyak yang masih menggunakan harga lama. Sebab, hingga saat ini masih ada sejumlah toko ataupun pasar tradisional yang menjual di atas harga yang sudah ditentukan pemerintah.

Totok mengaku, pihaknya melakukan operasi minyak goreng dengan menyasar konsumen secara langsung. Bukan kepada penjual atau toko kelontong. Alasannya, karena di tengah harga minyak yang belum merata ini, mereka menjadi masyarakat terdampak secara langsung.

Sementara, untuk toko-toko kelontong, pihaknya khawatir jika menyasar itu justru akan dijual kembali dengan harga lama, dengan alasan stok lama. “Makanya sasaran kami kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan,” tegas Totok. (ham/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/