alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

6.000 Liter Minyak Ludes Terjual di Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

CERMEE, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso sudah dua kali menggelar operasi pasar. Hal itu dilakukan agar masyarakat secara merata mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Operasi pasar kedua dilakukan dengan menggandeng produsen minyak asal Sidoarjo, PT Mega Surya Mas, di enam titik, yakni Kecamatan Sumberwringin, Sukosari, Tapen, Klabang, Prajekan, dan Cermee, kemarin (9/2).

Alhamdulillah lancar, masyarakat sangat antusias. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Terutama mereka yang punya usaha gorengan, kerupuk, dan lain-lain,” ungkap Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso Totok Hariyanto ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen setelah melakukan operasi pasar.

Sebanyak 6.000 liter minyak yang disediakan habis dibeli masyarakat. Padahal setiap masyarakat sudah dibatasi maksimal membeli dua liter saja. Bahkan, untuk memastikan hal itu, pihaknya mengharuskan pembeli untuk menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) terlebih dahulu. “Dari perusahaan memang minta pakai KTP. Jadi, terdistribusi sesuai dengan program,” bebernya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terdapat dua tim dari Diskoperindag yang bertugas melakukan operasi pasar di enam titik tersebut. Masing-masing tim bertugas di tiga tempat. Uniknya, stok yang disediakan di setiap tempat ludes dalam waktu kurang lebih hanya dua jam saja. Hal ini karena antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Terlebih harga minyak di luar toko modern berjaringan memang masih di atas harga yang ditentukan.

- Advertisement -

CERMEE, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso sudah dua kali menggelar operasi pasar. Hal itu dilakukan agar masyarakat secara merata mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Operasi pasar kedua dilakukan dengan menggandeng produsen minyak asal Sidoarjo, PT Mega Surya Mas, di enam titik, yakni Kecamatan Sumberwringin, Sukosari, Tapen, Klabang, Prajekan, dan Cermee, kemarin (9/2).

Alhamdulillah lancar, masyarakat sangat antusias. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Terutama mereka yang punya usaha gorengan, kerupuk, dan lain-lain,” ungkap Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso Totok Hariyanto ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen setelah melakukan operasi pasar.

Sebanyak 6.000 liter minyak yang disediakan habis dibeli masyarakat. Padahal setiap masyarakat sudah dibatasi maksimal membeli dua liter saja. Bahkan, untuk memastikan hal itu, pihaknya mengharuskan pembeli untuk menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) terlebih dahulu. “Dari perusahaan memang minta pakai KTP. Jadi, terdistribusi sesuai dengan program,” bebernya.

Terdapat dua tim dari Diskoperindag yang bertugas melakukan operasi pasar di enam titik tersebut. Masing-masing tim bertugas di tiga tempat. Uniknya, stok yang disediakan di setiap tempat ludes dalam waktu kurang lebih hanya dua jam saja. Hal ini karena antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Terlebih harga minyak di luar toko modern berjaringan memang masih di atas harga yang ditentukan.

CERMEE, Radar Ijen – Pemerintah Kabupaten Bondowoso sudah dua kali menggelar operasi pasar. Hal itu dilakukan agar masyarakat secara merata mendapatkan minyak goreng sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Operasi pasar kedua dilakukan dengan menggandeng produsen minyak asal Sidoarjo, PT Mega Surya Mas, di enam titik, yakni Kecamatan Sumberwringin, Sukosari, Tapen, Klabang, Prajekan, dan Cermee, kemarin (9/2).

Alhamdulillah lancar, masyarakat sangat antusias. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Terutama mereka yang punya usaha gorengan, kerupuk, dan lain-lain,” ungkap Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso Totok Hariyanto ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Ijen setelah melakukan operasi pasar.

Sebanyak 6.000 liter minyak yang disediakan habis dibeli masyarakat. Padahal setiap masyarakat sudah dibatasi maksimal membeli dua liter saja. Bahkan, untuk memastikan hal itu, pihaknya mengharuskan pembeli untuk menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) terlebih dahulu. “Dari perusahaan memang minta pakai KTP. Jadi, terdistribusi sesuai dengan program,” bebernya.

Terdapat dua tim dari Diskoperindag yang bertugas melakukan operasi pasar di enam titik tersebut. Masing-masing tim bertugas di tiga tempat. Uniknya, stok yang disediakan di setiap tempat ludes dalam waktu kurang lebih hanya dua jam saja. Hal ini karena antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Terlebih harga minyak di luar toko modern berjaringan memang masih di atas harga yang ditentukan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/