alexametrics
23 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Nenek Asal Bondowoso Hilang di Tengah Hutan

Terakhir Diketahui Sedang Mencari Tumbuhan

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berniat mencari tumbuhan di hutan, seorang nenek di Kabupaten Bondowoso dikabarkan menghilang. Bahkan hingga berita ini ditulis, nenek tersebut belum juga ditemukan. Proses pencarian oleh berbagai pihak juga masih terus berlangsung. Mereka menyisir berbagai lokasi yang dilewati oleh nenek tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, nenek tersebut bernama Sabeni alias Bu Tajib. Dia menghilang setelah sebelumnya berusaha mencari tanaman hutan di bukit yang ada di Desa Pakel. Masyarakat setempat biasa menyebut tempat itu dengan sebutan Gunung Pheggek. Hilangnya nenek tersebut sejak Selasa (07/9), kurang lebih pukul 18.42 waktu setempat.

Nenek Sabeni berasal dari Dusun Sungai Kenik, Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Desa tersebut memang tidak terlalu jauh dari lokasi menghilangnya Sabeni.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan menjelaskan, bersama polsek, koramil, sekdes, dan jumlah relawan sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi. “Teman-teman melakukan monitoring ke lokasi. Katanya, ada beberapa yang sudah bertemu dengan yang bersangkutan,” jelas mantan sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso.

Sebelum korban menghilang, salah satu warga sempat bertemu dengannya yang dikabarkan menderita penyakit lupa ingatan (pikun) tersebut. Bahkan, warga menyuruh korban untuk pulang. Tetapi, korban tetap ingin melanjutkan perjalanan mencari tumbuhan hutan. “Informasinya, dia mencari sayuran untuk dijual kembali. Sekitar sehari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga korban berinisiatif mencari di bukit Desa Pakel,” bebernya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berniat mencari tumbuhan di hutan, seorang nenek di Kabupaten Bondowoso dikabarkan menghilang. Bahkan hingga berita ini ditulis, nenek tersebut belum juga ditemukan. Proses pencarian oleh berbagai pihak juga masih terus berlangsung. Mereka menyisir berbagai lokasi yang dilewati oleh nenek tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, nenek tersebut bernama Sabeni alias Bu Tajib. Dia menghilang setelah sebelumnya berusaha mencari tanaman hutan di bukit yang ada di Desa Pakel. Masyarakat setempat biasa menyebut tempat itu dengan sebutan Gunung Pheggek. Hilangnya nenek tersebut sejak Selasa (07/9), kurang lebih pukul 18.42 waktu setempat.

Nenek Sabeni berasal dari Dusun Sungai Kenik, Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Desa tersebut memang tidak terlalu jauh dari lokasi menghilangnya Sabeni.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan menjelaskan, bersama polsek, koramil, sekdes, dan jumlah relawan sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi. “Teman-teman melakukan monitoring ke lokasi. Katanya, ada beberapa yang sudah bertemu dengan yang bersangkutan,” jelas mantan sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso.

Sebelum korban menghilang, salah satu warga sempat bertemu dengannya yang dikabarkan menderita penyakit lupa ingatan (pikun) tersebut. Bahkan, warga menyuruh korban untuk pulang. Tetapi, korban tetap ingin melanjutkan perjalanan mencari tumbuhan hutan. “Informasinya, dia mencari sayuran untuk dijual kembali. Sekitar sehari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga korban berinisiatif mencari di bukit Desa Pakel,” bebernya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Berniat mencari tumbuhan di hutan, seorang nenek di Kabupaten Bondowoso dikabarkan menghilang. Bahkan hingga berita ini ditulis, nenek tersebut belum juga ditemukan. Proses pencarian oleh berbagai pihak juga masih terus berlangsung. Mereka menyisir berbagai lokasi yang dilewati oleh nenek tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, nenek tersebut bernama Sabeni alias Bu Tajib. Dia menghilang setelah sebelumnya berusaha mencari tanaman hutan di bukit yang ada di Desa Pakel. Masyarakat setempat biasa menyebut tempat itu dengan sebutan Gunung Pheggek. Hilangnya nenek tersebut sejak Selasa (07/9), kurang lebih pukul 18.42 waktu setempat.

Nenek Sabeni berasal dari Dusun Sungai Kenik, Desa Nogosari, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso. Desa tersebut memang tidak terlalu jauh dari lokasi menghilangnya Sabeni.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Dadan Kurniawan menjelaskan, bersama polsek, koramil, sekdes, dan jumlah relawan sudah melakukan pencarian di sekitar lokasi. “Teman-teman melakukan monitoring ke lokasi. Katanya, ada beberapa yang sudah bertemu dengan yang bersangkutan,” jelas mantan sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso.

Sebelum korban menghilang, salah satu warga sempat bertemu dengannya yang dikabarkan menderita penyakit lupa ingatan (pikun) tersebut. Bahkan, warga menyuruh korban untuk pulang. Tetapi, korban tetap ingin melanjutkan perjalanan mencari tumbuhan hutan. “Informasinya, dia mencari sayuran untuk dijual kembali. Sekitar sehari korban tidak kunjung pulang, sehingga keluarga korban berinisiatif mencari di bukit Desa Pakel,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/