alexametrics
27.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

BOR Rumah Sakit Capai 91 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dari dua rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19, yakni RSUD dr Koesnadi Bondowoso dan RS Bhayangkara, diketahui bed occupancy rate (BOR) atau keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah tembus 91 persen. Ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bondowoso per 7 Juli kemarin. Tercatat dari total 190 tempat tidur, sudah digunakan sebanyak 172 tempat tidur. Sisanya hanya 18 tempat tidur.

Di RSUD dr Koesnadi Bondowoso terdapat 156 bed, terpakai 138 bed dan sisa 18 bed. Sementara, total 24 bed di RS Bhayangkara sudah terpakai 100 persen. “Untuk keterpakaian tempat tidur di RSUD dr Koesnadi Bondowoso mencapai 88 persen. Kalau digabung dengan RS Bhayangkara mencapai 91 persen,” kata Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso Yus Priyatna.

Sementara itu, untuk antisipasi kemungkinan overload, pihaknya sudah menyiapkan tenda khusus pasien Covid-19. “Ada satu tenda dengan kapasitas tempat tidur cukup untuk 10 pasien,” katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, kemarin (8/7).

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengaku tengah mengajukan RS Mitra Medhika ke Pemprov Jatim untuk dijadikan RS rujukan Covid-19. Beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan visitasi ke RS Mitra Medhika untuk survei. “Sekarang masih dalam proses,” kata Imron.

Selain mengusulkan RS rujukan, Satgas Kabupaten Bondowoso juga akan menambah tenaga medis yang diperbantukan dari puskesmas ke rumah sakit. “Agar teman-teman tenaga kesehatan yang di RS tidak terlalu kelelahan. Kami mempercepat RS Mitra Medika jadi RS rujukan,” jelasnya. Selain itu, upaya yang juga akan dilakukan adalah dengan memanfaatkan sejumlah puskesmas yang ada di Bondowoso.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dari dua rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19, yakni RSUD dr Koesnadi Bondowoso dan RS Bhayangkara, diketahui bed occupancy rate (BOR) atau keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah tembus 91 persen. Ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bondowoso per 7 Juli kemarin. Tercatat dari total 190 tempat tidur, sudah digunakan sebanyak 172 tempat tidur. Sisanya hanya 18 tempat tidur.

Di RSUD dr Koesnadi Bondowoso terdapat 156 bed, terpakai 138 bed dan sisa 18 bed. Sementara, total 24 bed di RS Bhayangkara sudah terpakai 100 persen. “Untuk keterpakaian tempat tidur di RSUD dr Koesnadi Bondowoso mencapai 88 persen. Kalau digabung dengan RS Bhayangkara mencapai 91 persen,” kata Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso Yus Priyatna.

Sementara itu, untuk antisipasi kemungkinan overload, pihaknya sudah menyiapkan tenda khusus pasien Covid-19. “Ada satu tenda dengan kapasitas tempat tidur cukup untuk 10 pasien,” katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, kemarin (8/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengaku tengah mengajukan RS Mitra Medhika ke Pemprov Jatim untuk dijadikan RS rujukan Covid-19. Beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan visitasi ke RS Mitra Medhika untuk survei. “Sekarang masih dalam proses,” kata Imron.

Selain mengusulkan RS rujukan, Satgas Kabupaten Bondowoso juga akan menambah tenaga medis yang diperbantukan dari puskesmas ke rumah sakit. “Agar teman-teman tenaga kesehatan yang di RS tidak terlalu kelelahan. Kami mempercepat RS Mitra Medika jadi RS rujukan,” jelasnya. Selain itu, upaya yang juga akan dilakukan adalah dengan memanfaatkan sejumlah puskesmas yang ada di Bondowoso.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Dari dua rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19, yakni RSUD dr Koesnadi Bondowoso dan RS Bhayangkara, diketahui bed occupancy rate (BOR) atau keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso sudah tembus 91 persen. Ini berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bondowoso per 7 Juli kemarin. Tercatat dari total 190 tempat tidur, sudah digunakan sebanyak 172 tempat tidur. Sisanya hanya 18 tempat tidur.

Di RSUD dr Koesnadi Bondowoso terdapat 156 bed, terpakai 138 bed dan sisa 18 bed. Sementara, total 24 bed di RS Bhayangkara sudah terpakai 100 persen. “Untuk keterpakaian tempat tidur di RSUD dr Koesnadi Bondowoso mencapai 88 persen. Kalau digabung dengan RS Bhayangkara mencapai 91 persen,” kata Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso Yus Priyatna.

Sementara itu, untuk antisipasi kemungkinan overload, pihaknya sudah menyiapkan tenda khusus pasien Covid-19. “Ada satu tenda dengan kapasitas tempat tidur cukup untuk 10 pasien,” katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, kemarin (8/7).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso Mohammad Imron mengaku tengah mengajukan RS Mitra Medhika ke Pemprov Jatim untuk dijadikan RS rujukan Covid-19. Beberapa waktu lalu, pihaknya melakukan visitasi ke RS Mitra Medhika untuk survei. “Sekarang masih dalam proses,” kata Imron.

Selain mengusulkan RS rujukan, Satgas Kabupaten Bondowoso juga akan menambah tenaga medis yang diperbantukan dari puskesmas ke rumah sakit. “Agar teman-teman tenaga kesehatan yang di RS tidak terlalu kelelahan. Kami mempercepat RS Mitra Medika jadi RS rujukan,” jelasnya. Selain itu, upaya yang juga akan dilakukan adalah dengan memanfaatkan sejumlah puskesmas yang ada di Bondowoso.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/