alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Bentor Berkeliaran Tanpa Aturan

Satlantas Ancam Bakal Lakukan Penindakan

Mobile_AP_Rectangle 1

DABASAH, Radar Ijen – Becak bermotor (bentor) di Bondowoso saat ini makin menjamur. Padahal, keberadaan transportasi antar jemput tersebut tak ada perda yang melindungi. Apalagi sampai mengubah bentuk kendaraan yang sebenarnya tidak diperbolehkan. Padahal, keberadaan bentor tersebut berdampak pada angkutan resmi seperti angkutan umum, ojek, hingga becak.

BACA JUGA : Puluhan Sapi dari Bima dan Bali, Lolos Penyekatan di Jember

Kasat Lantas Bondowoso AKP Suryono mengakui, keberadaan bentor di Bondowoso semakin menjamur. Pihaknya belum bisa melakukan tindakan seperti penertiban pada kendaraan tersebut. “Kami belum tahu sama kebijakan yang lama,” terangnya, kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati demikian, keberadaan bentor tidak diperbolehkan. Pasalnya, kendaraan tersebut mengalami disfungsi. Sudah tidak sesuai dengan fungsi sebenarnya. Pada awalnya sebagai motor biasa, namun dimodifikasi hingga berubah fungsi. “Mengubah bentuk bodi itu sebenarnya tidak boleh,” jelasnya.

- Advertisement -

DABASAH, Radar Ijen – Becak bermotor (bentor) di Bondowoso saat ini makin menjamur. Padahal, keberadaan transportasi antar jemput tersebut tak ada perda yang melindungi. Apalagi sampai mengubah bentuk kendaraan yang sebenarnya tidak diperbolehkan. Padahal, keberadaan bentor tersebut berdampak pada angkutan resmi seperti angkutan umum, ojek, hingga becak.

BACA JUGA : Puluhan Sapi dari Bima dan Bali, Lolos Penyekatan di Jember

Kasat Lantas Bondowoso AKP Suryono mengakui, keberadaan bentor di Bondowoso semakin menjamur. Pihaknya belum bisa melakukan tindakan seperti penertiban pada kendaraan tersebut. “Kami belum tahu sama kebijakan yang lama,” terangnya, kemarin.

Kendati demikian, keberadaan bentor tidak diperbolehkan. Pasalnya, kendaraan tersebut mengalami disfungsi. Sudah tidak sesuai dengan fungsi sebenarnya. Pada awalnya sebagai motor biasa, namun dimodifikasi hingga berubah fungsi. “Mengubah bentuk bodi itu sebenarnya tidak boleh,” jelasnya.

DABASAH, Radar Ijen – Becak bermotor (bentor) di Bondowoso saat ini makin menjamur. Padahal, keberadaan transportasi antar jemput tersebut tak ada perda yang melindungi. Apalagi sampai mengubah bentuk kendaraan yang sebenarnya tidak diperbolehkan. Padahal, keberadaan bentor tersebut berdampak pada angkutan resmi seperti angkutan umum, ojek, hingga becak.

BACA JUGA : Puluhan Sapi dari Bima dan Bali, Lolos Penyekatan di Jember

Kasat Lantas Bondowoso AKP Suryono mengakui, keberadaan bentor di Bondowoso semakin menjamur. Pihaknya belum bisa melakukan tindakan seperti penertiban pada kendaraan tersebut. “Kami belum tahu sama kebijakan yang lama,” terangnya, kemarin.

Kendati demikian, keberadaan bentor tidak diperbolehkan. Pasalnya, kendaraan tersebut mengalami disfungsi. Sudah tidak sesuai dengan fungsi sebenarnya. Pada awalnya sebagai motor biasa, namun dimodifikasi hingga berubah fungsi. “Mengubah bentuk bodi itu sebenarnya tidak boleh,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/