alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Perhutani Bondowoso Ringkus Pelaku Pembalakan Kayu Liar

Sonokeling Jadi Incaran

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso yang tergabung dalam Pasukan Senyap Rimba berhasil menangkap pelaku pencurian kayu sonokeling, Senin (7/3). Terduga pelaku pencurian tersebut merupakan warga Maesan. Tertangkap saat akan membawa kayu sonokeling menggunakan kendaraan roda dua miliknya.

Kayu jenis satu ini memang masih memiliki harga yang cukup fantastis dan menjadi incaran para pelaku industri. Sehingga tidak heran banyak orang ingin mendapatkan kayu tersebut dengan berbagai cara. Hal itu tentu membuat jajaran Perhutani di Bondowoso harus bekerja ekstra dalam menjaga aset yang berada di kawasan hutan. Salah satu cara yang biasa mereka lakukan adalah patroli rutin ke hutan.

Purwohadi, Asper/KBKPH Bondowoso, menerangkan, penangkapan terduga pencuri kayu itu berawal dari informasi dari masyarakat setempat. Setelah mengetahui hal itu, pihaknya mengaku langsung memerintahkan pasukan yang bertugas untuk segera mendatangi lokasi. “Ternyata benar. Sesampainya di lokasi, sekira pukul 02.35 petugas berhasil mengamankan tersangka,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak hanya itu, mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua batang kayu sonokeling serta dua unit kendaraan roda dua milik pelaku. Berdasarkan hasil penelusuran petugas, tunggak kayu bekas pencurian keliling 160 cm dengan kerugian Rp 5 juta lebih. Diketahui ternyata kayu tersebut berasal dari RPH Wringintapung BKPH Bondowoso. “Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti kami serahkan ke Polres Bondowoso,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Enny Handhayani, Wakil Administrator Perhutani BKPH Bondowoso memberikan apresiasi tinggi kepada pasukan yang berhasil menangkap terduga pencuri kayu tersebut, atas jerih payahnya dalam mengamankan aset dan menindak tegas pelaku illegal logging. “Dalam hal illegal logging, manajemen Perhutani Bondowoso akan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso yang tergabung dalam Pasukan Senyap Rimba berhasil menangkap pelaku pencurian kayu sonokeling, Senin (7/3). Terduga pelaku pencurian tersebut merupakan warga Maesan. Tertangkap saat akan membawa kayu sonokeling menggunakan kendaraan roda dua miliknya.

Kayu jenis satu ini memang masih memiliki harga yang cukup fantastis dan menjadi incaran para pelaku industri. Sehingga tidak heran banyak orang ingin mendapatkan kayu tersebut dengan berbagai cara. Hal itu tentu membuat jajaran Perhutani di Bondowoso harus bekerja ekstra dalam menjaga aset yang berada di kawasan hutan. Salah satu cara yang biasa mereka lakukan adalah patroli rutin ke hutan.

Purwohadi, Asper/KBKPH Bondowoso, menerangkan, penangkapan terduga pencuri kayu itu berawal dari informasi dari masyarakat setempat. Setelah mengetahui hal itu, pihaknya mengaku langsung memerintahkan pasukan yang bertugas untuk segera mendatangi lokasi. “Ternyata benar. Sesampainya di lokasi, sekira pukul 02.35 petugas berhasil mengamankan tersangka,” katanya.

Tak hanya itu, mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua batang kayu sonokeling serta dua unit kendaraan roda dua milik pelaku. Berdasarkan hasil penelusuran petugas, tunggak kayu bekas pencurian keliling 160 cm dengan kerugian Rp 5 juta lebih. Diketahui ternyata kayu tersebut berasal dari RPH Wringintapung BKPH Bondowoso. “Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti kami serahkan ke Polres Bondowoso,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Enny Handhayani, Wakil Administrator Perhutani BKPH Bondowoso memberikan apresiasi tinggi kepada pasukan yang berhasil menangkap terduga pencuri kayu tersebut, atas jerih payahnya dalam mengamankan aset dan menindak tegas pelaku illegal logging. “Dalam hal illegal logging, manajemen Perhutani Bondowoso akan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bondowoso yang tergabung dalam Pasukan Senyap Rimba berhasil menangkap pelaku pencurian kayu sonokeling, Senin (7/3). Terduga pelaku pencurian tersebut merupakan warga Maesan. Tertangkap saat akan membawa kayu sonokeling menggunakan kendaraan roda dua miliknya.

Kayu jenis satu ini memang masih memiliki harga yang cukup fantastis dan menjadi incaran para pelaku industri. Sehingga tidak heran banyak orang ingin mendapatkan kayu tersebut dengan berbagai cara. Hal itu tentu membuat jajaran Perhutani di Bondowoso harus bekerja ekstra dalam menjaga aset yang berada di kawasan hutan. Salah satu cara yang biasa mereka lakukan adalah patroli rutin ke hutan.

Purwohadi, Asper/KBKPH Bondowoso, menerangkan, penangkapan terduga pencuri kayu itu berawal dari informasi dari masyarakat setempat. Setelah mengetahui hal itu, pihaknya mengaku langsung memerintahkan pasukan yang bertugas untuk segera mendatangi lokasi. “Ternyata benar. Sesampainya di lokasi, sekira pukul 02.35 petugas berhasil mengamankan tersangka,” katanya.

Tak hanya itu, mereka juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua batang kayu sonokeling serta dua unit kendaraan roda dua milik pelaku. Berdasarkan hasil penelusuran petugas, tunggak kayu bekas pencurian keliling 160 cm dengan kerugian Rp 5 juta lebih. Diketahui ternyata kayu tersebut berasal dari RPH Wringintapung BKPH Bondowoso. “Untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka berikut barang bukti kami serahkan ke Polres Bondowoso,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Enny Handhayani, Wakil Administrator Perhutani BKPH Bondowoso memberikan apresiasi tinggi kepada pasukan yang berhasil menangkap terduga pencuri kayu tersebut, atas jerih payahnya dalam mengamankan aset dan menindak tegas pelaku illegal logging. “Dalam hal illegal logging, manajemen Perhutani Bondowoso akan menindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/