alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Lebih Dekat dengan Ahmad Dhafir

Ketua Dewan yang Empat Kali Jadi Nakhoda DPC PKB

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kali keempat Ahmad Dhafir menjadi nakhoda DPC PKB Bondowoso. Pria kelahiran 12 November 1960 ini terpilih menjadi pemimpin PKB Bondowoso dari tahun ke tahun. Yakni tahun 2007, 2014 (Ketua PKB transisi), 2016, dan 2021.

Pria yang juga menjadi Ketua DPRD Bondowoso ini cukup panjang meniti karir di jalur politik. Bahkan, sejak tahun 1992, putra daerah Bondowoso ini sudah sukses meniti karirnya sebagai anggota DPRD Bondowoso.

Empat periode berturut-turut, Ahmad Dhafir dipercaya mewakili suara masyarakat Bondowoso. Amanah itu dijawab Ahmad Dhafir dengan selalu memprioritaskan kepentingan rakyat demi memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berkat jiwa kepemimpinannya yang cemerlang sebagai Ketua DPRD, Ahmad Dhafir dipercaya penuh menjadi Ketua DPRD Bondowoso selama empat periode. Hingga saat ini, kepemimpinan Dhafir masih tak terganti. Dia masih dipercaya menjadi nakhoda DPRD untuk mendengar aspirasi rakyat.

Meskipun usianya tak lagi muda, tahun ini menginjak usia 61 tahun, tetapi bagi Dhafir, perjuangan harus selalu muda. Partai yang dipimpinnya berkomitmen merangkul kaum muda. Ya, generasi milenial. Sebagai partai kader dan partai modern, Dhafir siap merangkul kaum milenial.

Mengingat, pada 2020-2030 mendatang, Indonesia diprediksi akan mengalami era bonus demografi. Di saat penduduk usia produktif (15 -64 tahun) lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas). “Di jajaran kepengurusan, justru banyak teman-teman muda. Bagaimanapun teman-teman muda akan kami rekrut,” tegasnya.

Menurutnya, kelompok milenial sangat berpotensi untuk diajak bersama-sama. Sehingga PKB Bondowoso siap memenuhi tuntutan keadaan. “Tidak harus di pengurusan, tapi boleh di badan otonomnya,” jelasnya.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kali keempat Ahmad Dhafir menjadi nakhoda DPC PKB Bondowoso. Pria kelahiran 12 November 1960 ini terpilih menjadi pemimpin PKB Bondowoso dari tahun ke tahun. Yakni tahun 2007, 2014 (Ketua PKB transisi), 2016, dan 2021.

Pria yang juga menjadi Ketua DPRD Bondowoso ini cukup panjang meniti karir di jalur politik. Bahkan, sejak tahun 1992, putra daerah Bondowoso ini sudah sukses meniti karirnya sebagai anggota DPRD Bondowoso.

Empat periode berturut-turut, Ahmad Dhafir dipercaya mewakili suara masyarakat Bondowoso. Amanah itu dijawab Ahmad Dhafir dengan selalu memprioritaskan kepentingan rakyat demi memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat.

Berkat jiwa kepemimpinannya yang cemerlang sebagai Ketua DPRD, Ahmad Dhafir dipercaya penuh menjadi Ketua DPRD Bondowoso selama empat periode. Hingga saat ini, kepemimpinan Dhafir masih tak terganti. Dia masih dipercaya menjadi nakhoda DPRD untuk mendengar aspirasi rakyat.

Meskipun usianya tak lagi muda, tahun ini menginjak usia 61 tahun, tetapi bagi Dhafir, perjuangan harus selalu muda. Partai yang dipimpinnya berkomitmen merangkul kaum muda. Ya, generasi milenial. Sebagai partai kader dan partai modern, Dhafir siap merangkul kaum milenial.

Mengingat, pada 2020-2030 mendatang, Indonesia diprediksi akan mengalami era bonus demografi. Di saat penduduk usia produktif (15 -64 tahun) lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas). “Di jajaran kepengurusan, justru banyak teman-teman muda. Bagaimanapun teman-teman muda akan kami rekrut,” tegasnya.

Menurutnya, kelompok milenial sangat berpotensi untuk diajak bersama-sama. Sehingga PKB Bondowoso siap memenuhi tuntutan keadaan. “Tidak harus di pengurusan, tapi boleh di badan otonomnya,” jelasnya.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kali keempat Ahmad Dhafir menjadi nakhoda DPC PKB Bondowoso. Pria kelahiran 12 November 1960 ini terpilih menjadi pemimpin PKB Bondowoso dari tahun ke tahun. Yakni tahun 2007, 2014 (Ketua PKB transisi), 2016, dan 2021.

Pria yang juga menjadi Ketua DPRD Bondowoso ini cukup panjang meniti karir di jalur politik. Bahkan, sejak tahun 1992, putra daerah Bondowoso ini sudah sukses meniti karirnya sebagai anggota DPRD Bondowoso.

Empat periode berturut-turut, Ahmad Dhafir dipercaya mewakili suara masyarakat Bondowoso. Amanah itu dijawab Ahmad Dhafir dengan selalu memprioritaskan kepentingan rakyat demi memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat.

Berkat jiwa kepemimpinannya yang cemerlang sebagai Ketua DPRD, Ahmad Dhafir dipercaya penuh menjadi Ketua DPRD Bondowoso selama empat periode. Hingga saat ini, kepemimpinan Dhafir masih tak terganti. Dia masih dipercaya menjadi nakhoda DPRD untuk mendengar aspirasi rakyat.

Meskipun usianya tak lagi muda, tahun ini menginjak usia 61 tahun, tetapi bagi Dhafir, perjuangan harus selalu muda. Partai yang dipimpinnya berkomitmen merangkul kaum muda. Ya, generasi milenial. Sebagai partai kader dan partai modern, Dhafir siap merangkul kaum milenial.

Mengingat, pada 2020-2030 mendatang, Indonesia diprediksi akan mengalami era bonus demografi. Di saat penduduk usia produktif (15 -64 tahun) lebih besar dibanding usia nonproduktif (65 tahun ke atas). “Di jajaran kepengurusan, justru banyak teman-teman muda. Bagaimanapun teman-teman muda akan kami rekrut,” tegasnya.

Menurutnya, kelompok milenial sangat berpotensi untuk diajak bersama-sama. Sehingga PKB Bondowoso siap memenuhi tuntutan keadaan. “Tidak harus di pengurusan, tapi boleh di badan otonomnya,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/