alexametrics
26 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Stok Tabung Oksigen Cukup Aman

Tenda Darurat untuk Pasien yang Belum Swab

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Membeludaknya jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso setiap hari membuat pihak rumah sakit setempat harus memastikan ketersediaan oksigen memadai. Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna memastikan, hingga kini ketersediaan oksigen bagi para pasien Covid-19 masih tercukupi.

Menurut dia, jika terjadi keterlambatan pengiriman, pihaknya langsung melakukan jemput bola ke salah satu perusahaan penyedia gas oksigen di Kabupaten Jember. “Sementara ini masih aman. Kami jemput bola mengambil tabung oksigen ke Jember,” terangnya, saat dikonfirmasi (7/7) kemarin.

Pihaknya menerangkan, seiring banyaknya pasien yang masuk, semakin banyak pula kebutuhan oksigen di rumah sakit. Menurutnya, rata-rata jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit terbesar di Kota Tape tersebut mencapai 80-100 orang per hari. “Kami selalu bekerja sama dengan PT Samator Gas Industri, baik yang liquid ataupun cair, atau yang tabung gas berukuran 6 meter kubik atau 1 meter kubik,” urainya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, pihaknya secara intensif berkoordinasi dengan bagian farmasi rumah sakit, UGD, dan unit-unit pelayanan penanganan Covid-19 untuk melakukan laporan setiap hari mengenai ketersediaan oksigen. Hal tersebut bertujuan agar tidak sampai ada pasien kehabisan oksigen dalam penanganan virus asal Tiongkok tersebut.

Dari hasil rekapitulasi, RSUD dr Koesnadi Bondowoso saat ini menyediakan oksigen berukuran 1 meter kubik sebanyak 50 tabung dan belum terpakai. Adapun oksigen ukuran 6 meter kubik terdapat 56 tabung dan telah terpakai 35 tabung. Sementara itu, oksigen cair saat ini tersedia 2.416.000 liter dan telah terpakai 1.611.000 liter.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Membeludaknya jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso setiap hari membuat pihak rumah sakit setempat harus memastikan ketersediaan oksigen memadai. Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna memastikan, hingga kini ketersediaan oksigen bagi para pasien Covid-19 masih tercukupi.

Menurut dia, jika terjadi keterlambatan pengiriman, pihaknya langsung melakukan jemput bola ke salah satu perusahaan penyedia gas oksigen di Kabupaten Jember. “Sementara ini masih aman. Kami jemput bola mengambil tabung oksigen ke Jember,” terangnya, saat dikonfirmasi (7/7) kemarin.

Pihaknya menerangkan, seiring banyaknya pasien yang masuk, semakin banyak pula kebutuhan oksigen di rumah sakit. Menurutnya, rata-rata jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit terbesar di Kota Tape tersebut mencapai 80-100 orang per hari. “Kami selalu bekerja sama dengan PT Samator Gas Industri, baik yang liquid ataupun cair, atau yang tabung gas berukuran 6 meter kubik atau 1 meter kubik,” urainya.

Selain itu, pihaknya secara intensif berkoordinasi dengan bagian farmasi rumah sakit, UGD, dan unit-unit pelayanan penanganan Covid-19 untuk melakukan laporan setiap hari mengenai ketersediaan oksigen. Hal tersebut bertujuan agar tidak sampai ada pasien kehabisan oksigen dalam penanganan virus asal Tiongkok tersebut.

Dari hasil rekapitulasi, RSUD dr Koesnadi Bondowoso saat ini menyediakan oksigen berukuran 1 meter kubik sebanyak 50 tabung dan belum terpakai. Adapun oksigen ukuran 6 meter kubik terdapat 56 tabung dan telah terpakai 35 tabung. Sementara itu, oksigen cair saat ini tersedia 2.416.000 liter dan telah terpakai 1.611.000 liter.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Membeludaknya jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bondowoso setiap hari membuat pihak rumah sakit setempat harus memastikan ketersediaan oksigen memadai. Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna memastikan, hingga kini ketersediaan oksigen bagi para pasien Covid-19 masih tercukupi.

Menurut dia, jika terjadi keterlambatan pengiriman, pihaknya langsung melakukan jemput bola ke salah satu perusahaan penyedia gas oksigen di Kabupaten Jember. “Sementara ini masih aman. Kami jemput bola mengambil tabung oksigen ke Jember,” terangnya, saat dikonfirmasi (7/7) kemarin.

Pihaknya menerangkan, seiring banyaknya pasien yang masuk, semakin banyak pula kebutuhan oksigen di rumah sakit. Menurutnya, rata-rata jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit terbesar di Kota Tape tersebut mencapai 80-100 orang per hari. “Kami selalu bekerja sama dengan PT Samator Gas Industri, baik yang liquid ataupun cair, atau yang tabung gas berukuran 6 meter kubik atau 1 meter kubik,” urainya.

Selain itu, pihaknya secara intensif berkoordinasi dengan bagian farmasi rumah sakit, UGD, dan unit-unit pelayanan penanganan Covid-19 untuk melakukan laporan setiap hari mengenai ketersediaan oksigen. Hal tersebut bertujuan agar tidak sampai ada pasien kehabisan oksigen dalam penanganan virus asal Tiongkok tersebut.

Dari hasil rekapitulasi, RSUD dr Koesnadi Bondowoso saat ini menyediakan oksigen berukuran 1 meter kubik sebanyak 50 tabung dan belum terpakai. Adapun oksigen ukuran 6 meter kubik terdapat 56 tabung dan telah terpakai 35 tabung. Sementara itu, oksigen cair saat ini tersedia 2.416.000 liter dan telah terpakai 1.611.000 liter.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca