alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Pocong Covid-19 Kembali ke Jalan

Sosialisasikan Protokol Kesehatan kepada Masyarakat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beragam cara terus diupayakan oleh berbagai pihak untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan, guna menghindari dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso. Mereka kembali membawa boneka pocong sebagai sarana sosialisasi kepada setiap masyarakat yang melintas di simpang tiga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Rabu (7/7) siang.

Terlihat aparat kepolisian juga membawa sejumlah tulisan yang berisi imbauan serta penjelasan terkait pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat selama 3-20 Juli mendatang. Selain itu, mereka juga membawa keranda mayat lengkap dengan penutup kain berwarna hijau bertuliskan “Korban Covid-19”. Sebuah boneka pocong juga terlihat diletakkan di samping keranda tersebut.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bondowoso Ipda Suminar mengatakan, agenda tersebut dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa ketika lalai dalam penerapan prokes, maka bisa saja tertular virus ini. Akhirnya, yang akan terjadi nasibnya akan sama seperti pocong tersebut. “Pocong ini menggambarkan korban Covid-19,” tegasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, dia juga menerangkan bahwa adanya boneka pocong yang diikutkan dalam upaya memberikan pemahaman itu bukan dalam rangka untuk memberikan efek takut di masyarakat. Tapi, murni untuk mengedukasi agar masyarakat tertib, sehingga Bondowoso bisa cepat pulih seperti semula.

Pihaknya mengaku, biasanya kegiatan semacam ini dilakukan di simpang tiga atau simpang empat yang berada di wilayah kota. Kegiatan itu akan berlangsung setiap hari, selama masa PPKM darurat berlangsung.

Melalui langkah ini, dia berharap setiap masyarakat bisa sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Khususnya bagi para pengendara yang melakukan perjalan. “Sehingga nantinya bisa menekan angka jumlah kasus Covid-19 di Bondowoso,” imbuh Suminar.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beragam cara terus diupayakan oleh berbagai pihak untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan, guna menghindari dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso. Mereka kembali membawa boneka pocong sebagai sarana sosialisasi kepada setiap masyarakat yang melintas di simpang tiga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Rabu (7/7) siang.

Terlihat aparat kepolisian juga membawa sejumlah tulisan yang berisi imbauan serta penjelasan terkait pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat selama 3-20 Juli mendatang. Selain itu, mereka juga membawa keranda mayat lengkap dengan penutup kain berwarna hijau bertuliskan “Korban Covid-19”. Sebuah boneka pocong juga terlihat diletakkan di samping keranda tersebut.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bondowoso Ipda Suminar mengatakan, agenda tersebut dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa ketika lalai dalam penerapan prokes, maka bisa saja tertular virus ini. Akhirnya, yang akan terjadi nasibnya akan sama seperti pocong tersebut. “Pocong ini menggambarkan korban Covid-19,” tegasnya.

Selain itu, dia juga menerangkan bahwa adanya boneka pocong yang diikutkan dalam upaya memberikan pemahaman itu bukan dalam rangka untuk memberikan efek takut di masyarakat. Tapi, murni untuk mengedukasi agar masyarakat tertib, sehingga Bondowoso bisa cepat pulih seperti semula.

Pihaknya mengaku, biasanya kegiatan semacam ini dilakukan di simpang tiga atau simpang empat yang berada di wilayah kota. Kegiatan itu akan berlangsung setiap hari, selama masa PPKM darurat berlangsung.

Melalui langkah ini, dia berharap setiap masyarakat bisa sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Khususnya bagi para pengendara yang melakukan perjalan. “Sehingga nantinya bisa menekan angka jumlah kasus Covid-19 di Bondowoso,” imbuh Suminar.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Beragam cara terus diupayakan oleh berbagai pihak untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan, guna menghindari dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso. Mereka kembali membawa boneka pocong sebagai sarana sosialisasi kepada setiap masyarakat yang melintas di simpang tiga Jalan Diponegoro, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Rabu (7/7) siang.

Terlihat aparat kepolisian juga membawa sejumlah tulisan yang berisi imbauan serta penjelasan terkait pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat selama 3-20 Juli mendatang. Selain itu, mereka juga membawa keranda mayat lengkap dengan penutup kain berwarna hijau bertuliskan “Korban Covid-19”. Sebuah boneka pocong juga terlihat diletakkan di samping keranda tersebut.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bondowoso Ipda Suminar mengatakan, agenda tersebut dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa ketika lalai dalam penerapan prokes, maka bisa saja tertular virus ini. Akhirnya, yang akan terjadi nasibnya akan sama seperti pocong tersebut. “Pocong ini menggambarkan korban Covid-19,” tegasnya.

Selain itu, dia juga menerangkan bahwa adanya boneka pocong yang diikutkan dalam upaya memberikan pemahaman itu bukan dalam rangka untuk memberikan efek takut di masyarakat. Tapi, murni untuk mengedukasi agar masyarakat tertib, sehingga Bondowoso bisa cepat pulih seperti semula.

Pihaknya mengaku, biasanya kegiatan semacam ini dilakukan di simpang tiga atau simpang empat yang berada di wilayah kota. Kegiatan itu akan berlangsung setiap hari, selama masa PPKM darurat berlangsung.

Melalui langkah ini, dia berharap setiap masyarakat bisa sadar akan pentingnya protokol kesehatan. Khususnya bagi para pengendara yang melakukan perjalan. “Sehingga nantinya bisa menekan angka jumlah kasus Covid-19 di Bondowoso,” imbuh Suminar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/